Breaking News
light_mode
Beranda » Tech & Edu » Daftar Spesies yang Terancam Punah dan Dilindungi di Hutan Tesso Nilo Riau

Daftar Spesies yang Terancam Punah dan Dilindungi di Hutan Tesso Nilo Riau

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Hutan Tesso Nilo di Kabupaten Pelalawan, Riau termasuk salah satu hutan yang memiliki keanekaragaman hayatinya terkaya di dunia. Kawasan Tesso Nilo adalah hutan hujan tropika dataran rendah yang ditetapkan sebagai Taman Nasional oleh Menteri Kehutanan melalui KepMenHut No. 255/Menhut-II/2004 pada 19 Juli 2024.

Kawasan hutan Tesso Nilo menjadi perwakilan ekosistem transisi dataran tinggi dan rendah yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi.

Namun, adanya ancaman yang nyata terhadap kawasan hutan Tesso Nilo menjadi hal yang perlu diperhatikan, misalnya pembalakan liar dan penjarahan lahan.

Selain itu, degradasi hutan Tesso Nilo yang terus menerus dapat mengancam kekayaan hayati yang dikandungnya.

Menurut penelitian LIPI dan WWF Indonesia pada 2003, pada petak berukuran 1 hektar, ditemukan 360 jenis flora yang tergolong dalam 165 marga dan 57 suku. Secara umum kondisi habitat di kawasan Tesso Nilo cukup baik dengan penutupan vegetasi lebih dari 90 persen.

Taman Nasional Tesso Nilo juga mempunyai daerah yang basah dan kering sehingga memungkinkan untuk berkembangnya kehidupan satwa liar.

Dari sekian banyak spesies tanaman dan hewan yang ada di Taman Nasional Tesso Nilo, beberapa di antaranya dilindungi dan terancam punah. Beberapa jenis tumbuhan dan hewan yang ada di Taman Nasional Tesso Nilo terancam punah dan masuk dalam daftar merah Badan Pengelola Konservasi Alam (IUCN).

1. Spesies Mamalia

Kawasan Tesso Nilo memiliki indeks keanekaragaman mamalia yang tinggi namun beberapa di antaranya berstatus terancam punah dan dilindungi, yakni:


– Rusa sambar (Cervus unicolor)
– Kijang mencek (Muntiacus muntjak)
– Pelanduk kancil (Tragulus javanicus)
– Pelanduk napu (Tragulus napu)
– Tapir cipan (Tapirus indicus)
– Gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus)
– Trenggiling peusing (Manis javanica)
– Beruang madu (Helarctos malayanus)
– Berang-berang (Lutrogale perspiciliata)
– Macan dahan (Neofelis nebulosa)
– Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae)
– Kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis)
– Kucing emas (Prionailurus planiceps)
– Binturung muntu (Arctictis binturong)
– Landak sumatera (Hystrix brachyura)
– Lutung budeng (Trachypithecus auratus)
– Owa (Hylobates agilis).

2. Spesies Burung

Beberapa jenis burung di Taman Nasional Tesso Nilo yang langka dan atau dilindungi antara lain:


– Elang ular bido (Spilornis cheela)
– Alap-alap capung (Microchierax fringillarius)
– Kuau (Argusianus argus)
– Raja udang punggung merah (Ceyx rufidorsa)
– Cekakak batu (Lacedo pulchella)
– Cekakak China (Halcyon pileata)
– Julang jambul hitam (Aceros corrugatus)
– Enggang klihingan (Anorrhinus galeritus)
– Kangkareng hitam (Anthracoceros malayanus)
– Rangkong badak (Buceros rhinoceros)
– Rangkong papan (Buceros bicornis)
– Burung madu rimba (Hypogramma hypogrammicum)
– Pijantung kampung (Arachnothera crassirostris)
– Pijantung kecil (Arachnothera longirostra)
– Empuloh paruh kait (Setornis criniger).

3. Spesies Tanaman


Beberapa jenis tumbuhan yang ada di Tesso Nilo terancam punah dan masuk dalam daftar merah IUCN, antara lain:


– Kayu Batu (Irvingia malayana)
– Kempas (Koompasia malaccensis)
– Jelutung (Dyera polyphylla)
– Kulim (Scorodocarpus borneensis)
– Tembesu (Fagraea fragrans)
– Gaharu (Aquilaria malaccensis)
– Ramin (Gonystylus bancanus)
– Keranji (Dialium spp.)
– Meranti-merantian (Shorea spp.)
– Keruing (Dipterocarpus spp.)
– Sindora leiocarpa
– Sindora velutina
– Sindora Brugemanii
– Beberapa jenis durian (Durio spp.)
– Beberapa jenis Aglaia spp.

Demikian daftar spesies terancam punah dan dilindungi yang ada di Taman Nasional Tesso Nilo

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Ingin Tarik Cukai dari Popok Bayi dan Tisu Basah

    Purbaya Ingin Tarik Cukai dari Popok Bayi dan Tisu Basah

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri Keuangan Purbaya  Yudhi Sadewa tengah mengutarakan pengeluaran  bea masuk dari  popok hingga tisu basah.Rencana itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029. Alasan kajian dilakukan untuk melihat seberapa besar potensi penerimaan negara apabila barang-barang tersebut dikenakan bea masuk. “Penggalian potensi penerimaan […]

  • Dukung Program Pemerintah, Asosiasi Pengembang Bagi-bagi Rumah Gratis

    Dukung Program Pemerintah, Asosiasi Pengembang Bagi-bagi Rumah Gratis

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Himpunan pengembang rumah subsidi yang tergabung dalam Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) menyatakan siap mendukung program 3 juta rumah. Salah satu bentuknya adalah dengan membagi-bagikan rumah gratis.Pembagian rumah gratis itu juga dilakukan dalam rangka peringatan hari jadi HIMPERRA ke-7. Menurut Ketua Umum HIMPERRA Ari Tri Priyono, hal ini dilakukan sebagai […]

  • UU BUMN Baru: Modal Danantara Ditetapkan Rp 1.000 Triliun

    UU BUMN Baru: Modal Danantara Ditetapkan Rp 1.000 Triliun

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News- Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mendapatkan modal besar dari pemerintah. Hal ini tertuang dalam Pemerintah resmi menerbitkan Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2025 tentang perubahan keempat UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam perubahan pasal 3G yang ada di beleid tersebut, dikutip Rabu (15/10/2025), […]

  • Geger! Penobatan Raja Baru Keraton Solo Diwarnai Perdebatan Panas

    Geger! Penobatan Raja Baru Keraton Solo Diwarnai Perdebatan Panas

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Berebut tahta raja, dinamika internal Keraton Kasunanan Surakarta kembali memanas. Mahapatih KGPH Tedjowulan bersama Lembaga Dewan Adat (LDA) menggelar pertemuan tertutup dengan seluruh putra-putri dalem Pakubuwono (PB) XII dan PB XIII di Sasana Handrawina, Kamis (13/11/2025). Kegiatan tersebut dibenarkan oleh GPH Suryo Wicaksono, salah satu putra dalem PB XII sekaligus adik PB […]

  • Groundbreaking Peternakan Ayam Rakyat Rp20 T Dimulai Pekan Depan

    Groundbreaking Peternakan Ayam Rakyat Rp20 T Dimulai Pekan Depan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id  – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman menyatakan akan mulai membangun 12 unit pabrik peternakan ayam pedaging dan petelur terintegrasi, dengan nilai investasi mencapai Rp20 triliun, mulai 28 Januari 2026. Pembiayaan proyek tersebut berasal dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Dia berharap tahapan awal proyek tersebut dapat […]

  • Arab Saudi Sambut Baik Pengakuan Palestina oleh Inggris, Australia hingga Kanada

    Arab Saudi Sambut Baik Pengakuan Palestina oleh Inggris, Australia hingga Kanada

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Riyadh – Kerajaan Arab Saudi pada Minggu (21/9/2025) menyatakan apresiasi atas langkah Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal yang secara resmi mengakui Negara Palestina. Riyadh menilai pengakuan ini sebagai bentuk komitmen nyata negara-negara sahabat untuk mendukung proses perdamaian serta mendorong terwujudnya solusi dua negara sesuai dengan resolusi internasional yang berlaku, dikutip dari laman Qatar News Agency, […]

expand_less