Breaking News
light_mode
Beranda » News » Menhut Bicara soal Strategi Putus Kepala Api dalam Karhutla Sebangau

Menhut Bicara soal Strategi Putus Kepala Api dalam Karhutla Sebangau

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palangka Raya. Strategynews.id – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni terus memperkuat strategi penanganan karhutla di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah. Penanganan tidak hanya diarahkan untuk memadamkan titik api, tetapi juga memutus pergerakan api agar tidak meluas.

Menhut menyampaikan soal itu usai melakukan pengecekan pemadaman di lapangan, tepatnya di KM 23 TN Sebangau, Selasa (13/10/2026). Pengecekan dilakukan bersama Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran, bersama jajaran TNI, Polri, BPBD.

Menhut bersama rombongan masuk ke lokasi dan melihat langsung pemadaman yang tengah dilakukan oleh Manggala Agni Kemenhut. Ia mengatakan pemerintah pusat dan daerah memiliki empati yang mendalam terhadap masyarakat yang telah terdampak asap selama beberapa bulan terakhir. Pemerintah pusat tidak lepas tangan dan terus melakukan upaya konkret di lapangan bersama TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan unsur lainnya.

“Bukan sama sekali kita lepas tangan, cuci tangan, sama sekali tidak. Tentu bisa dilihat di lapangan, Pak Gubernur, Pak Wali Kota, TNI Polri, Manggala Agni, Kemenhut. Teman-teman lihat itu bagaimana mata mereka? Sudah merah, sudah lelah tapi karena ini tugas mereka tetap ada di lapangan untuk bekerja secara real secara konkret,” ujar Menhut.

Dalam penanganan di Sebangau, strategi pemadaman kini diperkuat dengan upaya memutus kepala api menggunakan alat berat. Strategi tersebut dilakukan untuk mencegah api bergerak lebih jauh dan menimbulkan dampak yang lebih besar. Pemerintah juga akan menambah sekitar 4 hingga 5 ekskavator untuk memperkuat penyekatan di area yang menjadi jalur pergerakan api.

“Bukan lagi hanya sekadar memadamkan di titik api yang ada, tapi sekarang kita coba memutus ya, kepala apinya. Kalau api yang kita putus ya dengan kecepatan mempergunakan alat berat supaya menghindari mudarat yang lebih besar lagi,” imbuhnya.

Selain alat berat, penanganan juga diperkuat dengan pembangunan sumur bor. Menhut menyebut kebutuhan tambahan mencapai sekitar 30 sumur bor, yang akan ditempatkan di sekitar kepala-kepala api dengan jarak sekitar 50 meter untuk mendukung proses pemadaman.

“Jadi bukan lagi mengejar api, tapi sudah menghadap api dengan risiko yang gak sederhana,” ujarnya.

Upaya pemadaman juga dilakukan dari udara melalui operasi modifikasi cuaca (OMC) dan water bombing. Namun, penerbangan helikopter water bombing masih menghadapi kendala visibilitas.

“Sementara OMC terus dilakukan ketika terdapat bibit awan, sebagai bagian dari upaya membasahi wilayah dan membantu penanganan karhutla. Di sisi darat, pasukan dan peralatan juga terus diperkuat untuk menghadapi kondisi lapangan yang dinamis,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Ke-1 Kemenimipas, Komitmen Layanan Transparan dan Humanis

    HUT Ke-1 Kemenimipas, Komitmen Layanan Transparan dan Humanis

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Dalam rangka peringatan Hari Bakti atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kemenimipas yang terbentuk pada 19 November tahun 2024. Direktorat Jenderal Imigrasi menyelenggarakan Festival Imigrasi (IMIFEST) 2025. Acara dimeriahkan dengan kegiatan olahraga hingga layanan pembuatan paspor ke 1.000 pendaftar, Minggu (16/11/2025). Rangkaian HUT Kemenimipas ini diawali dengan IMIPAS RUN lari Jarak 5K […]

  • Dody Menteri PU minta uji geoteknik pada titik longsor di Aceh Tengah

    Dody Menteri PU minta uji geoteknik pada titik longsor di Aceh Tengah

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Banda Aceh. Strategynews – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meminta dilakukan uji geoteknik di lokasi longsor Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, untuk memastikan kestabilan tanah dan menentukan langkah penanganan terhadap delapan rumah warga sekitar. “Supaya yang kita kerjakan ke depan itu lebih komprehensif, saya minta dilakukan uji geoteknik dulu,” kata […]

  • Update Regulasi Hukum Bisnis Terbaru di Indonesia: 3 Fakta Penting

    Update Regulasi Hukum Bisnis Terbaru di Indonesia: 3 Fakta Penting

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pemerintah Indonesia baru‑baru ini mengesahkan revisi Undang‑Undang Perseroan Terbatas serta menambahkan ketentuan e‑commerce dalam RUU Perdagangan Digital, yang mempercepat proses perizinan dan memperluas perlindungan konsumen. Selain itu, Omnibus Law Cipta Kerja terus disempurnakan dengan pedoman pelaksanaan yang menekankan kepatuhan ESG bagi perusahaan. Praktisi hukum menyarankan pelaku usaha meninjau kembali kontrak dan kebijakan internal […]

  • Strategi Menghadapi Burnout Pekerja Sektor Kreatif dan Startup 2024

    Strategi Menghadapi Burnout Pekerja Sektor Kreatif dan Startup 2024

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Menetapkan batas kerja yang realistis dan menyisipkan istirahat terstruktur—misalnya teknik Pomodoro atau jeda pendek tiap jam—bisa menurunkan tekanan mental. Selain itu, melibatkan hobi kreatif di luar pekerjaan serta membangun jaringan dukungan internal membantu mengembalikan motivasi dan mencegah kelelahan berlarut. Strategi Menghadapi Burnout Pekerja Sektor Kreatif dan Startup menuntut pendekatan yang menyelaraskan beban kerja, […]

  • Kronologi KA Argo Bromo dan KRL Tabrakan di Bekasi, Bermula Tabrak Taksi

    Kronologi KA Argo Bromo dan KRL Tabrakan di Bekasi, Bermula Tabrak Taksi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bekasi, Strategynews.id – Kereta Api Argo Bromo Anggrek terlibat kecelakaan dengan Kereta Listrik (KRL) rute Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026). Salah satu penumpang Commuter Line, Munir, mengatakan peristiwa itu bermula saat kereta yang ia tumpangi dari arah Jakarta menuju Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Kereta itu berhenti lantaran terdapat […]

  • Cara Mengatasi Work-Life Balance di Lingkungan Kerja High-Stress FAQ

    Cara Mengatasi Work-Life Balance di Lingkungan Kerja High-Stress FAQ

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Fokuskan pada batasan waktu kerja: tetapkan jam mulai dan selesai yang konsisten, matikan notifikasi pekerjaan di luar jam tersebut, serta manfaatkan istirahat singkat tiap beberapa jam untuk mengatur napas atau gerakan ringan. Di luar kantor, prioritaskan aktivitas yang memberi energi—seperti olahraga ringan, hobi, atau waktu berkualitas bersama keluarga—sehingga otak dapat beralih dari tekanan […]

expand_less