Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kemenko PMK Raih Predikat WTP ke-16 Kali Berturut-turut: Kemenko PMK Komitmen Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel

Kemenko PMK Raih Predikat WTP ke-16 Kali Berturut-turut: Kemenko PMK Komitmen Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan dilakukan di Ruang Rapat Lantai 8 Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada Jumat (26/9/2025).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, didampingi pejabat tinggi madya dan pratama Kemenko PMK, menerima langsung Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Tahun 2024 dari Anggota III BPK RI Akhsanul Khaq bersama jajaran tim pemeriksa di Kantor Kemenko PMK. Dengan pencapaian ini, Kemenko PMK berhasil mempertahankan opini WTP sebanyak 16 kali berturut-turut sejak tahun 2009.

“Alhamdulillah hasil audit laporan keuangan kita opini WTP ini yang ke-16 kali. Hal ini tentu tidak lepas dari Arah dan masukan konstruktif BPK yang selalu kami tindaklanjuti,” ujar Menko PMK.

Menko PMK menegaskan bahwa Kemenko PMK menyadari betul peran BPK sebagai pilar utama akuntabilitas kinerja pemerintah. Oleh karena itu, setiap saran dan rekomendasi BPK menjadi pedoman penting yang terus ditindaklanjuti.

Ia menjelaskan bahwa tugas Kemenko PMK adalah melaksanakan Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian (SKP) pada urusan pembangunan manusia dan Kebudayaan. Kemenko PMK juga mengawal sejumlah program prioritas nasional, termasuk lima dari tujuh program PHTC Presiden, yakni Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Penuntasan TBC, Peningkatan Kualitas Rumah Sakit, Revitalisasi Sekolah, dan Sekolah Unggulan Garuda.

Sebagai tindak lanjutnya, Kemenko PMK menyusun program-program unggulan untuk menjalankan fungsi SKP secara lebih terukur dan tepat sasaran terhadap prioritas nasional tersebut. Menko PMK menambahkan, Kemenko PMK berupaya menjadi SMART Ministry yang memberikan manfaat luas melalui pelaksanaan SKP yang presisi: presisi kebijakan, presisi perencanaan, presisi anggaran, dan presisi eksekusi.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi dengan BPK RI untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel dalam pelaksanaan tugas Kemenko PMK.

“Terima kasih atas dukungan BPK. Mohon terus dukung kami apa yang bisa dibantu dalam menjalankan tugas pembangunan manusia dan kebudayaan ini demi mewujudkan negara maju dengan SDM kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Anggota III BPK RI Akhsanul Khaq mengapresiasi pencapaian dari Kemenko PMK. Menurutnya, hasil pemeriksaan laporan keuangan Kemenko PMK tidak menemukan permasalahan yang signifikan.

“Berdasarkan hasil pembahasan kami, dengan penyajian standar akuntansi pemerintah, efektivitas pengendalian internal, pengungkapan laporan keuangan, maupun kepatuhan terhadap regulasi, kami melihat laporan keuangan Kemenko PMK telah menunjukkan wajar atas transaksi yang ada. Sehingga kami menyimpulkan opini WTP,” terangnya.

  • Penulis: Jamil F.J.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamentan Sudaryono: Ketahanan Pangan Adalah Kunci Kesaktian Pancasila

    Wamentan Sudaryono: Ketahanan Pangan Adalah Kunci Kesaktian Pancasila

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Jakarta (1/10) – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan garda terdepan dalam mewujudkan swasembada dan kedaulatan pangan nasional. Hal ini disampaikan saat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Rabu (1/10). Dalam amanatnya, Wamentan yang akrab disapa Mas Dar menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan pembangunan […]

  • Istana Respons Purbaya yang Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN

    Istana Respons Purbaya yang Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mencari jalan keluar untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini disampaikan Prasetyo merespons sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak menggunakan APBN untuk membayar utang proyek kereta cepat. […]

  • Berebut Takhta Keraton Surakarta: Tedjowulan vs Putra Mahkota

    Berebut Takhta Keraton Surakarta: Tedjowulan vs Putra Mahkota

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Perebutan takhta Keraton Surakarta mencuat beberapa hari setelah  SISKS Pakubuwono XIII Hangabehi  wafat, pada Minggu (2/11) lalu. Maha Menteri Keraton Surakarta, Kanjeng Gusti Panembahan Agung (KGPA) Tedjowulan mengklaim menjalankan fungsi ad interim Raja Keraton Surakarta sejak Pakubuwono XIII mangkat. “Untuk sementara Maha Menteri akan menjalankan fungsi ad interim hingga penerus Pakubuwono XIII […]

  • 5 Tips: Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Freelancer dan Pengusaha

    5 Tips: Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Freelancer dan Pengusaha

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Mulailah mencatat semua pemasukan dan pengeluaran secara rutin, misalnya lewat aplikasi atau spreadsheet, supaya kamu selalu tahu arus kas bulanan. Sisihkan bagian dari pendapatan untuk dana darurat, pajak, dan investasi, lalu susun anggaran yang realistis dan patuhi. Lakukan evaluasi berkala serta sesuaikan alokasi bila pendapatan berubah, agar keuangan tetap stabil meski penghasilan tidak […]

  • Langkah Hukum Menghadapi Wanprestasi dalam Kerjasama Bisnis Litigasi/Med

    Langkah Hukum Menghadapi Wanprestasi dalam Kerjasama Bisnis Litigasi/Med

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Jika pihak lain tidak memenuhi kewajiban, pertama kirim somasi tertulis berisi batas waktu pemenuhan dan konsekuensi hukum. Bila tidak ada respons, upayakan mediasi atau arbitrase sesuai klausul kontrak untuk menghindari proses panjang. Jika penyelesaian di luar pengadilan gagal, ajukan gugatan ke Pengadilan Niaga dengan bukti perjanjian dan dokumen pendukung untuk menuntut ganti rugi […]

  • KPK OTT Oknum Jaksa di Banten, Sita 900 Juta

    KPK OTT Oknum Jaksa di Banten, Sita 900 Juta

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Banten. Ada sejumlah orang yang diamankan, salah satunya oknum Jaksa. OTT dilakukan KPK pada Rabu (17/12/2025) sore kemarin. Awalnya lima orang diamankan KPK, namun hasil pengembangan ada penambahan orang yang ditangkap. Jubir KPK Budi Prasetyo menjelaskan para pihak yang diamankan masih diperiksa secara intensif. […]

expand_less