Breaking News
light_mode
Beranda » News » TLDN Masuk Daftar Forbes Asia ‘Best Under A Billion’ 2025

TLDN Masuk Daftar Forbes Asia ‘Best Under A Billion’ 2025

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) terus berupaya menjaga kinerja keuangan perusahaan di tengah berbagai tantangan industri kelapa sawit dan perekonomian. Komitmen ini berhasil membawa TLDN masuk dalam daftar Best Under A Billion 2025 dari Forbes Asia yang dirilis pada 4 Agustus 2025.

Daftar tahunan ini menampilkan 200 perusahaan publik di kawasan Asia-Pasifik dengan nilai penjualan tahunan antara US$10 juta hingga US$1 miliar, yang dinilai memiliki kinerja keuangan solid, pertumbuhan konsisten, dan tata kelola yang baik. Dari lebih dari 19.000 perusahaan publik yang disaring, hanya 10 berasal dari Indonesia, dan kurang dari lima dari sektor agrikultur — salah satunya TLDN.

“Perusahaan-perusahaan dalam daftar ini dipilih berdasarkan skor komposit menggunakan ukuran-ukuran seperti pertumbuhan utang, penjualan/ pendapatan, laba bersih, laba per saham selama periode fiskal satu dan tiga tahun terakhir, serta rata-rata pengembalian ekuitas satu dan lima tahun terkuat.

Selain kriteria kuantitatif, penyaringan kualitatif juga diterapkan, seperti mengecualikan perusahaan-perusahaan dengan masalah tata kelola yang serius, praktik akuntansi yang dipertanyakan, masalah lingkungan, masalah manajemen, atau masalah hukum dalam beberapa tahun terakhir,” sebagaimana dikutip dalam penjelasan Forbes Asia di laman resminya.

Pencapaian ini mencerminkan bahwa TLDN mampu menjaga pertumbuhan penjualan dan laba bersih dengan konsisten di tengah banyaknya isu dan tantangan perekonomian yang berlangsung. Adapun TLDN telah melaporkan kinerja keuangannya pada tahun 2024 dengan pendapatan sebesar Rp 4,21 triliun serta laba bersih sebesar Rp 825,59 miliar, masing-masing tumbuh 5,1% dan 82,7% secara tahunan. Perusahaan terus berkomitmen menjaga pertumbuhan kinerja keuangan pada tahun ini. Perkembangannya pada periode semester I-2025, pendapatan tumbuh 36,7% dan laba bersih tumbuh 108,6% secara tahunan.

“Masuknya TLDN dalam daftar ini merupakan hasil kerja keras seluruh karyawan dan manajemen dalam menjalankan tata kelola dan bisnis yang berkelanjutan. Sebagai perusahaan terbuka, kami berupaya menjaga pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional secara akuntabel, serta mematuhi regulasi yang berlaku. Kami terus berinovasi untuk memberikan output terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Wishnu Wardhana, Direktur Utama PT Teladan Prima Agro Tbk.

Sebagai informasi pada tahun lalu, TLDN melakukan inovasi dengan memperkuat kapasitas operasional melalui pengembangan kernel crushing plant (KCP) dan biogas power plant (BPP). Beroperasinya kedua fasilitas ini tidak hanya memaksimalkan efisiensi sumber daya dan hasil yang dicapai, tetapi juga berperan aktif dalam pengurangan emisi dan pengelolaan limbah secara bertanggung jawab.

KCP mengoptimalkan pemanfaatan inti sawit menjadi produk bernilai tinggi, sementara BPP mengubah limbah cair pabrik kelapa sawit (POME) menjadi energi terbarukan, yang mengurangi emisi metana dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Inovasi ini menjadi fondasi penting dalam strategi jangka panjang TLDN untuk memperkuat ekonomi sirkular, berkontribusi pada pengurangan dampak perubahan iklim, dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi generasi mendatang.

  • Penulis: Jamil F.J.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapi Gama Ditetapkan Pemerintah sebagai Rumpun Baru Sapi Pedaging

    Sapi Gama Ditetapkan Pemerintah sebagai Rumpun Baru Sapi Pedaging

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Bogor, Sapi Gama (Gagah dan Macho) yang dikembangkan oleh Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada beserta PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) resmi ditetapkan sebagai rumpun sapi pedaging baru (Galur) di Indonesia oleh Kementerian Pertanian, seperti yang tertera dalam Keputusan Menteri Pertanian RI No 840/Kpts/HK.150/M/09/2025. Kegiatan pelepasan yang dilaksanakan pada Minggu (21/9) lalu ini diserahkan langsung […]

  • Mengungkap Pola Pertumbuhan Melalui Analisis Industri yang Tepat

    Mengungkap Pola Pertumbuhan Melalui Analisis Industri yang Tepat

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Analisis industri adalah proses evaluasi sistematis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dan persaingan dalam suatu industri. Umumnya, analisis ini melibatkan penilaian terhadap 5 faktor utama, yaitu para pemain, pembeli, pemasok, pendatang baru, dan produk pengganti. Berdasarkan data, analisis industri dapat membantu perusahaan meningkatkan keunggulan kompetitifnya. Analisis industri adalah proses sistematis untuk memahami pola […]

  • BPK RI Siap Menjadi Tuan Rumah Kongres Badan Pemeriksa Sedunia Tahun 2028

    BPK RI Siap Menjadi Tuan Rumah Kongres Badan Pemeriksa Sedunia Tahun 2028

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) menyampaikan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah XXVI International Congress of Supreme Audit Institutions (INCOSAI) atau Kongres Badan Pemeriksa Sedunia ke-26 yang akan diselenggarakan pada tahun 2028, di Bali, Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua BPK, Isma Yatun, dalam sesi pleno kedua INCOSAI ke-25 yang berlangsung […]

  • Kemenperin Tagih BYD dkk Produksi Lokal Mobil Listrik Minimal TKDN 40 Persen

    Kemenperin Tagih BYD dkk Produksi Lokal Mobil Listrik Minimal TKDN 40 Persen

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta kepada produsen otomotif yang sudah menikmati insentif impor berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) untuk memenuhi kewajiban produksinya dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sesuai aturan yang berlaku, seusai masa impor tersebut berakhir. Masa impor CBU peserta program bakal berakhir pada 31 Desember 2025. Setelah itu, insentif berupa pembebasan Bea Masuk dan PPnBM yang sudah […]

  • Pertumbuhan ekonomi

    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang Tersembunyi: 5 Fakta Mengenai Angka-angka yang Membuat Kamu Tidak Percaya

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pertumbuhan ekonomi merujuk pada kenaikan jumlah barang dan jasa yang diproduksi dan dikonsumsi dalam suatu ekonomi dalam waktu tertentu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 mencapai 5,23% y.o.y., menunjukkan kemajuan ekonomi yang positif. Kenaikan ini umumnya dipengaruhi oleh meningkatnya investasi, ekspor, dan konsumsi domestik. Pembukaan Pertumbuhan ekonomi […]

  • PNM Kembali Terbitkan Orange Bond dan Orange Sukuk Rp2,59 Triliun, Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

    PNM Kembali Terbitkan Orange Bond dan Orange Sukuk Rp2,59 Triliun, Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Bagi perempuan pengusaha ultra mikro, tambahan modal bukan sekadar angka. Di baliknya ada kesempatan untuk menambah stok dagangan, memperluas usaha, hingga menjaga roda ekonomi keluarga tetap berjalan. Semangat inilah yang kembali dibawa PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui penerbitan kembali Orange Bond dan Orange Sukuk pada September 2026.   PNM kembali menghimpun […]

expand_less