Breaking News
light_mode
Beranda » News » Mulai Oktober 2026 Menkum Terapkan Layanan Publik Berbasis Digital

Mulai Oktober 2026 Menkum Terapkan Layanan Publik Berbasis Digital

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta. Strategynews.id – Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas segera menerapkan dan memberlakukan digitalisasi penuh 100 persen pada 470 jenis layanan publik di Kementerian itu mulai 1 Oktober 2026.

“Ini merupakan bentuk efisiensi termasuk memangkas pelayanan manual berbasis kertas atau paperless di Kementerian Hukum,” kata Supratman di Kota Palu, Minggu.

Menurut dia di Kementerian Hukum saat ini tidak boleh ada lagi menerima permohonan layanan publik maupun dokumen fisik dalam bentuk kertas.

“Ke depan seluruh produk layanan, termasuk surat keputusan, akan diterbitkan dan diserahkan dalam bentuk format digital,” ucapnya.

Ia mengatakan efisiensi yang didapatkan dari penghapusan penggunaan kertas dan Alat Tulis Kantor (ATK) sangat signifikan.

Menurut dia, kebijakan paperless ini juga diterapkan pada proses harmonisasi serta sinkronisasi peraturan perundang-undangan dari pemerintah daerah seperti dokumen rancangan dari Walikota, Bupati, hingga Gubernur yang kini diwajibkan dalam bentuk soft copy.

“Tentunya ini satu-satunya jalan untuk memangkas efisiensi, menghemat anggaran, dan menghindari praktik-praktik koruptif adalah dengan digitalisasi layanan publik,” sebutnya.

Supratman menyebutkan transformasi digital ini terinspirasi dari efisiensi industri perbankan yang mampu memindahkan hampir seluruh aktivitas transaksi dan pelayanan nasabah ke dalam aplikasi genggaman atau mobile banking.

Penerapan sistem digital terpadu juga memudahkan pengawasan kinerja aparatur sipil negara (ASN) secara real time.

“Melalui digitalisasi, sebanyak 8.000 pegawai Kementerian Hukum dapat terpantau kinerjanya setiap hari, siapa yang bekerja dan siapa yang tidak. Kami mendorong pemerintah daerah, termasuk Pemkot Palu, untuk terus melangkah menuju pemerintahan digital atau e-government,” kata dia.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Logo Resmi HUT Ke-81 RI, Buatan Pemuda Asal Padang dengan Makna Penuh Filosofi

    Logo Resmi HUT Ke-81 RI, Buatan Pemuda Asal Padang dengan Makna Penuh Filosofi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Pemerintah mengumumkan logo karya Fajar Novario asal Padang, Sumatera Barat, menjadi pemenang sayembara logo HUT ke-81 RI. Ada makna di balik logo bikinan Fajar tersebut. Wamensesneg Juri Ardiantoro mengumumkan logo karya Fajar Novario menjadi pemenang polling publik yang dibuka pada 24-28 Juni 2026. Fajar mendapat suara 44,73% dari total 68.569 suara. Dilihat […]

  • Prabowo Beri Lampu Hijau Sikat Anak Buah yang Salah, Ini Respon KPK

    Prabowo Beri Lampu Hijau Sikat Anak Buah yang Salah, Ini Respon KPK

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernah didatangi oleh KPK, yang membawa laporan akan menindak anak buahnya. Presiden mengatakan saat itu juga mempersilakan KPK melakukan penindakan dengan catatan harus sudah memiliki bukti yang kuat terhadap kesalahan anak buahnya. Merespons cerita presiden, pihak KPK pun memberikan penjelasan. Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan sikap presiden dalam […]

  • Prabowo Panggil Bahlil dan beberapa Menteri Kabinet Merah Putih ke Kertanegara

    Prabowo Panggil Bahlil dan beberapa Menteri Kabinet Merah Putih ke Kertanegara

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta,  Strategy News – Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025) sore. Sejumlah menteri telah berdatangan ke rumah Prabowo, meski sedang hari libur. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tampak menjadi menteri yang datang lebih awal. Bahlil, yang mengenakan kemeja putih, hanya melambaikan tangan […]

  • Menpora Erick Tekankan Pentingnya Persatuan Pemuda dan Olahraga untuk Membangun Bangsa

    Menpora Erick Tekankan Pentingnya Persatuan Pemuda dan Olahraga untuk Membangun Bangsa

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 September 2025 — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI periode 2023–2025, Dito Ariotedjo, secara resmi menyerahkan jabatannya kepada Menpora baru, Erick Thohir, dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Auditorium Kemenpora, Jakarta, Kamis (18/9). Dalam sambutannya, Menpora Erick Thohir menekankan pentingnya persatuan nasional dalam membangun sektor kepemudaan dan olahraga. Menurutnya, kekuatan […]

  • Bos Baru Garuda, Wamildan Tsani Lengser, Glenny Kairupan Jadi Dirut Baru Garuda

    Bos Baru Garuda, Wamildan Tsani Lengser, Glenny Kairupan Jadi Dirut Baru Garuda

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News- PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) resmi mengumumkan jajaran direksi dan dewan komisaris berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Gedung Manajemen Garuda, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (15/10/2025). Berdasarkan hasil RUPSLB yang diterima detikcom, Garuda menunjuk Glenny H Kairupan sebagai Direktur Utama (Dirut) mengganti Wamildan Tsani. Selain itu, RUPSLB juga […]

  • Dampak Kebijakan Impor Terhadap Industri Tekstil Nasional untuk UMKM

    Dampak Kebijakan Impor Terhadap Industri Tekstil Nasional untuk UMKM

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan impor yang ketat cenderung melindungi produsen tekstil domestik dengan mengurangi persaingan harga murah dari luar negeri, sehingga membantu menjaga lapangan kerja dan menguatkan rantai pasok lokal. Namun, pembatasan yang berlebihan juga dapat membatasi akses bahan baku berkualitas dan menambah biaya produksi, yang pada akhirnya menurunkan daya saing produk Indonesia di pasar global. […]

expand_less