Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pemprov Jakarta dan Banten Teken MoU Studi MRT Rute Kembangan-Balaraja

Pemprov Jakarta dan Banten Teken MoU Studi MRT Rute Kembangan-Balaraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemprov Banten menandatangani nota kesepahaman (MoU) studi pengembangan MRT Lintas Timur-Barat Fase 2 rute Kembangan-Balaraja.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan MoU ini menjadi langkah penting untuk mewujudkan konektivitas transportasi massal lintas wilayah Jakarta dan Banten.
Penandatanganan itu disaksikan langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Menurut Pramono, kerja sama ini berpotensi menjadi sejarah baru dalam sistem transportasi kawasan aglomerasi.

“Kalau apa yang ditandatangani tadi terwujud, ini sejarah banget dan tidak akan pernah terlupakan. MRT Jakarta bisa melayani wilayah yang jauh lebih luas, termasuk masuk ke Banten,” kata Pramono.

Pramono menjelaskan, MRT Timur-Barat Fase 2 Kembangan-Balaraja akan memperkuat sistem transportasi Jakarta dan wilayah aglomerasi yang saat ini dihuni sekitar 42 juta penduduk.

Ia menilai pengembangan MRT lintas provinsi tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan harus melalui kolaborasi antardaerah dan swasta.

“Ini simbiosis mutualisme. Jakarta diuntungkan, Banten diuntungkan, pengembang juga diuntungkan,” ujarnya.

Pramono berharap MoU ini tidak berhenti pada kesepakatan di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan dalam pembangunan nyata. Ia menargetkan, jika studi berjalan lancar, pembangunan MRT Kembangan-Balaraja bisa dimulai dalam satu hingga dua tahun ke depan.

“Yang paling penting bukan hanya MoU, tapi realisasinya,” tegasnya.

Gubernur Banten Andra Soni juga menyambut baik penandatanganan MoU tersebut. Andra mengatakan Banten dan Jakarta saling membutuhkan, terutama dalam hal mobilitas pekerja yang setiap hari melintasi batas wilayah.

“Warga Banten, khususnya Tangerang Raya, sebagian besar bekerja di Jakarta. Karena itu, transportasi massal yang terintegrasi menjadi kebutuhan bersama,” kata Andra.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat menjelaskan MoU ini difokuskan pada penyusunan kajian awal yang meliputi aspek kelembagaan, keuangan, serta teknis trase. Kajian tersebut diperkirakan akan rampung dalam waktu 8 hingga 10 bulan.

“Setelah studi selesai, baru nanti diputuskan skema pembiayaan dan teknis pembangunan lebih lanjut,” ujar Tuhiyat.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Teknologi 5G Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Digital: ROI Praktis

    Dampak Teknologi 5G Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Digital: ROI Praktis

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: 5G meningkatkan kecepatan dan menurunkan latensi jaringan, sehingga aplikasi AI, IoT, serta streaming real‑time menjadi lebih feasible. Kemampuan tersebut mendorong perusahaan digital mempercepat transformasi, menciptakan model bisnis baru, dan menarik investasi yang pada gilirannya memperluas PDB sektor teknologi. Kecepatan jaringan yang dapat mengirimkan data dalam hitungan milidetik, menurunkan biaya per‑gigabyte, dan membuka ruang […]

  • Regulasi Ketenagakerjaan Terbaru: Aturan Pesangon dan Kontrak – Pilih

    Regulasi Ketenagakerjaan Terbaru: Aturan Pesangon dan Kontrak – Pilih

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peraturan terbaru menurunkan standar pesangon menjadi satu bulan upah untuk setiap tahun masa kerja, ditambah tunjangan hari tua 2 % dari total upah. Sementara itu, jenis kontrak kerja menjadi lebih fleksibel: PKWT dapat berlanjut hingga tiga tahun dengan perpanjangan otomatis, dan aturan pemutusan hubungan kerja (PHK) kini mengharuskan prosedur mediasi terlebih dahulu. Kedua perubahan […]

  • PNM Kembali Terbitkan Orange Bond dan Orange Sukuk Rp2,59 Triliun, Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

    PNM Kembali Terbitkan Orange Bond dan Orange Sukuk Rp2,59 Triliun, Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Bagi perempuan pengusaha ultra mikro, tambahan modal bukan sekadar angka. Di baliknya ada kesempatan untuk menambah stok dagangan, memperluas usaha, hingga menjaga roda ekonomi keluarga tetap berjalan. Semangat inilah yang kembali dibawa PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui penerbitan kembali Orange Bond dan Orange Sukuk pada September 2026.   PNM kembali menghimpun […]

  • Ketum PBNU Rangkul Seluruh Pengurus NU Siapkan Muktamar Ke-35 sesuai Konstitusional

    Ketum PBNU Rangkul Seluruh Pengurus NU Siapkan Muktamar Ke-35 sesuai Konstitusional

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengajak seluruh pengurus NU di semua tingkatan untuk bersama-sama menyiapkan Muktamar ke-35 NU secara sah, bermartabat, dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Ajakan tersebut disampaikan Gus Yahya saat membacakan Surat Pernyataan Nomor: 4937/PB.23/A.II.07.08/99/12/2025 tentang […]

  • Kebijakan Insentif Pajak Mobil Listrik dan Sepeda Motor Listrik 2024

    Kebijakan Insentif Pajak Mobil Listrik dan Sepeda Motor Listrik 2024

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pemerintah memberi keringanan pajak bagi kendaraan listrik, meliputi pembebasan atau penurunan PPnBM, PPN, dan pajak kendaraan bermotor tahunan untuk mobil serta sepeda motor listrik. Selain itu, ada subsidi harga pembelian dan fasilitas tarif listrik khusus yang mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan. Insentif ini dirancang untuk mempercepat transisi ke transportasi bersih dan mengurangi emisi […]

  • Tren Kendaraan Listrik (EV) di Indonesia dan Fasilitas SPKLU Bandingkan

    Tren Kendaraan Listrik (EV) di Indonesia dan Fasilitas SPKLU Bandingkan

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Permintaan kendaraan listrik di Indonesia terus melambung, dipacu oleh kebijakan insentif pajak dan target pemerintah menyiapkan jutaan unit EV dalam beberapa tahun ke depan. Bersamaan dengan itu, jaringan SPKLU berkembang pesat; hingga akhir 2023 sudah ada lebih dari tiga ratus stasiun yang tersebar di kota‑kota besar, dengan rencana penambahan ribuan titik baru menjelang […]

expand_less