Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kemenhut Gelar Festival PeSoNa 2025, Perkuat Perhutanan Sosial Sebagai Proyek Strategis Nasional

Kemenhut Gelar Festival PeSoNa 2025, Perkuat Perhutanan Sosial Sebagai Proyek Strategis Nasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggelar Festival Perhutanan Sosial Nasional (PeSoNa) Tahun 2025, dengan tema “Merawat Hutan, Mewariskan Harapan” di Kompleks Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. Acara yang digelar pada 20–22 Agustus 2025 merupakan agenda tahunan sekaligus rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya pada Puncak Acara PeSoNa 2025 (21/8), Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut), Sulaiman Umar Shiddiq menegaskan bahwa Perhutanan Sosial merupakan implementasi Inpres Nomor 14 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional.

”Perhutanan sosial adalah jalan kemandirian bangsa di mana swasembada pangan, energi, air didorong melalui salah satu proyek strategis nasional yaitu ketahanan pangan dan energi melalui perhutanan berbasis masyarakat melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025,” ungkap Wamenhut.

Lebih lanjut, Wamenhut menjelaskan sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto sebelumnya untuk mendorong perhutanan sosial sebagai kebijakan strategis. Tak hanya sekadar membuka akses kelola hutan secara legal, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi pengangguran, dan menurunkan angka kemiskinan.

“Hingga saat ini, telah tercapai distribusi akses kelola Perhutanan Sosial seluas 8.323.671 hektare meliputi 11.065 SK dengan penerima manfaat sebanyak 1.420.189 kepala keluarga, serta terbentuk 15.754 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Ini menunjukkan bahwa masyarakat bukan lagi sekadar penjaga hutan, melainkan pelaku utama ekonomi hijau,” sambung Wamenhut.

Plt. Direktur Jenderal Perhutanan Sosial, Dr. Ir. Mahfudz, MP, dalam laporannya menyampaikan Festival PeSoNa 2025 memiliki tujuan strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam percepatan pengelolaan Perhutanan Sosial yang berkualitas. Festival ini menjadi sarana komunikasi, edukasi, sekaligus promosi hasil-hasil usaha Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), membuka ruang jejaring lintas sektor, serta peran generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian hutan.

“Festival PeSoNa 2025 memberikan ruang kolaborasi bagi masyarakat, milenial, pemerintah, pelaku usaha, swasta, akademisi, hingga mitra pembangunan. Tujuannya antara lain untuk meningkatkan kapasitas pelaku perhutanan sosial, membuka akses pasar, serta mempertemukan KUPS dengan calon pembeli (offtaker) guna membangun kerja sama yang berkelanjutan,” ungkap Mahfudz di agenda Puncak Acara PeSoNa 2025.

Pada agenda Puncak Acara PeSoNa 2025, Wamenhut turut menyerahkan sejumlah penghargaan kepada kepala daerah, KUPS, dan pendamping perhutanan sosial terbaik, antara lain:

  1. Kategori pendamping terbaik: Arkilaus Kladit (Papua Barat Daya), Radios Simanjuntak (Maluku Utara), Tri Endah Anggraeni (Lampung).
  2. KUPS terbaik: KUPS Jasling CMC Tiga Warna (Jawa Timur), KUPS Mawar Bodas (Lampung), KUPS Serbuk Jaboi (Aceh).
  3. Kategori pemerintah daerah terbaik tingkat kabupaten/kota: Kabupaten Berau, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Pesawaran.
  4. Kategori pemerintah daerah terbaik tingkat provinsi: Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sumatra Barat, Provinsi Sulawesi Selatan.

Festival PeSona 2025 juga memiliki agenda lainnya, yakni Gelar Karya PeSoNa berupa pameran produk unggulan KUPS dan hasil hutan, Coaching Clinic Pengelolaan Perhutanan Sosial, talkshow, temu usaha tematik “Kopi Agroforestry”, podcast tematik Ngopi, aneka lomba, dan hiburan.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menghadapi Dinamika Global dengan Kebijakan Luar Negeri yang Adaptif

    Menghadapi Dinamika Global dengan Kebijakan Luar Negeri yang Adaptif

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan luar negeri adalah sekumpulan keputusan dan tindakan yang diambil oleh suatu negara untuk mengatur hubungannya dengan negara lain. Umumnya, kebijakan ini mencakup aspek diplomatik, ekonomi, dan pertahanan. Berdasarkan data, lebih dari 70% kebijakan luar negeri suatu negara dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Kebijakan luar negeri adalah sebuah framework yang sistematis untuk memandu interaksi […]

  • Optimalkan Rantai Pasok Global dengan 5 Langkah Efektif

    Optimalkan Rantai Pasok Global dengan 5 Langkah Efektif

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Rantai pasok global adalah jaringan yang kompleks yang menghubungkan produsen, distributor, dan konsumen secara global. Umumnya, rantai pasok ini melibatkan lebih dari 10 pihak dalam satu jalur pasok. Berdasarkan data, rata-rata waktu pengiriman barang melalui rantai pasok global mencapai 30 hari. Rantai pasok global adalah jaringan yang kompleks yang menghubungkan produsen, penyedia jasa, […]

  • MoU ditandatangani, PT Berdikari Kebut Realisasi Hilirisasi Ayam Terintegrasi

    MoU ditandatangani, PT Berdikari Kebut Realisasi Hilirisasi Ayam Terintegrasi

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Langkah nyata untuk memperkuat kesejahteraan pangan dan memastikan setiap masyarakat mendapatkan akses protein hewani yang terus digulirkan secara merata. PT Berdikari (Persero), bagian dari Holding Pangan BUMN (ID FOOD), resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kemitraan strategis dengan tiga pemerintah daerah di Hotel Bidakara, Jakarta. Sinergi besar ini merangkul Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah […]

  • Cara Membangun Budaya Kerja Inklusif dan Kolaboratif lewat Cerita Tim

    Cara Membangun Budaya Kerja Inklusif dan Kolaboratif lewat Cerita Tim

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan kolaboratif dimulai dengan kebijakan yang jelas tentang keberagaman serta kepemimpinan yang memberi contoh nyata, seperti mengundang semua suara dalam rapat dan menghargai kontribusi tiap orang. Selanjutnya, bangun mekanisme umpan balik terbuka dan program pelatihan lintas‑tim sehingga setiap anggota merasa dihargai, aman untuk berinovasi, dan termotivasi bekerja bersama. […]

  • Demo Hari Tani Nasional di Jakarta, Massa Aksi Menyuarakan Reforma Agraria Sejati, Menolak Praktik Perampasan Tanah.

    Demo Hari Tani Nasional di Jakarta, Massa Aksi Menyuarakan Reforma Agraria Sejati, Menolak Praktik Perampasan Tanah.

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Peringatan Hari Tani Nasional (HTN) ke-65 pada Rabu (24/9/2025) ditandai dengan demonstrasi massa dari berbagai organisasi di Jakarta. Kelompok tani, buruh, mahasiswa, hingga elemen masyarakat lainnya mulai berkumpul sejak pagi di sekitar Lapangan Ikada, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Aksi ini menjadi momentum untuk menyuarakan reforma agraria sejati sekaligus menolak praktik perampasan tanah. […]

  • Analisis Geopolitik Konflik Rusia Ukraina

    Analisis Geopolitik Konflik Rusia Ukraina

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Analisis geopolitik adalah studi tentang pengaruh faktor geografis dan politik terhadap hubungan internasional. Umumnya, analisis ini melibatkan 70% faktor strategis seperti keamanan, ekonomi, dan kekuasaan. Berdasarkan data, faktor ini mempengaruhi keputusan negara dalam kancah internasional. Analisis geopolitik adalah proses mempelajari dan menganalisis dinamika hubungan antara negara-negara dan aktor-aktor lainnya di tingkat global untuk […]

expand_less