Breaking News
light_mode
Beranda » News » DPR Sebut UU Satu Data Mudahkan Integrasi Data Bansos

DPR Sebut UU Satu Data Mudahkan Integrasi Data Bansos

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta. Strategynews.id – Anggota DPR RI Ledia Hanifa Amalia mengatakan kehadiran Undang-Undang Satu Data Indonesia di antaranya dapat mendukung integrasi data bantuan sosial dan pendidikan untuk membantu pemerintah mengambil kebijakan secara lebih tepat.

“Data itu selama ini berserak-serak di mana-mana, tidak bisa digabungkan sehingga akhirnya menyulitkan pengambilan kebijakan. Misalnya, data desil yang perlu diintegrasikan dengan data PKH, KIP, PIP, dan data lainnya. Kalau datanya terpisah-pisah, pemerintah tidak mendapatkan gambaran yang komprehensif,” ujar Ledia dikutip di Jakarta, Kamis.

Ledia yang juga merupakan anggota Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Satu Data Indonesia itu pun mengatakan bahwa pengelolaan data yang masih terpisah secara sektoral menyulitkan pemerintah memperoleh gambaran menyeluruh sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Menurut dia, Satu Data Indonesia diarahkan untuk memastikan data yang dibutuhkan dalam perencanaan pembangunan tersedia secara lebih lengkap dan terintegrasi. Pengumpulan data tetap dilakukan oleh masing-masing kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, hingga tingkat desa dan kelurahan dengan menggunakan standar yang ditetapkan.

Lebih lanjut, Ledia menjelaskan bahwa integrasi data membutuhkan sistem yang dapat saling terhubung atau memiliki interoperabilitas. Untuk mewujudkannya, data antarkementerian dan lembaga harus memiliki standar serta klasifikasi yang sama.

“Yang paling penting adalah bagaimana data itu matching. Ada interoperabilitas antara satu kementerian dengan kementerian lain. Sistemnya harus bisa saling terhubung, tetapi untuk bisa saling terhubung harus memiliki frekuensi, standar, dan klasifikasi yang sama,” kata dia.

Ia kemudian menegaskan bahwa integrasi data tidak berarti seluruh informasi dapat diakses atau dipertukarkan secara bebas. Data memiliki klasifikasi tertentu, termasuk data terbuka, terbatas, dan tertutup, sehingga pertukarannya harus mengikuti ketentuan yang berlaku.

Diketahui, DPR RI telah menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Satu Data Indonesia menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna, Selasa (6/10). Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan aturan itu disusun untuk memperkuat tata kelola data nasional sekaligus menjadikan data sebagai basis pembangunan.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Transformasi Awan untuk Bisnis Kecil

    Mengapa Transformasi Awan untuk Bisnis Kecil

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Transformasi awan adalah proses migrasi sistem dan aplikasi ke infrastruktur cloud. Umumnya, perusahaan melakukan transformasi awan untuk meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi biaya operasional. Berdasarkan data, rata-rata perusahaan dapat menghemat sekitar 30% biaya IT setelah melakukan transformasi awan. Transformasi awan adalah proses migrasi sistem dan aplikasi bisnis ke awan, yang memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan […]

  • Bangga Produk Dalam Negeri, KRI Belati-622 Wujud Nyata Kemandirian Pertahanan

    Bangga Produk Dalam Negeri, KRI Belati-622 Wujud Nyata Kemandirian Pertahanan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Donny Ermawan Taufanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyaksikan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (Delivery Ceremony) Kapal Republik Indonesia (KRI) Belati-622, di Dermaga Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta, pada Jumat (24/10/2025). Dalam amanatnya, Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menyampaikan […]

  • Presiden: Strategi Hilirisasi Kita Benar, Indonesia Mulai Ekspor Baterai Kendaraan Listrik

    Presiden: Strategi Hilirisasi Kita Benar, Indonesia Mulai Ekspor Baterai Kendaraan Listrik

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan peluncuran ekspor perdana baterai kendaraan listrik, dan juga 11 proyek industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara. Presiden juga menyebut, ekspor perdana baterai kendaraan listrik ini, merupakan bukti nyata dari keberlanjutan kebijakan hilirisasi. “Hari ini ekspor perdana baterai, kendaraan listrik adalah langkah […]

  • Virus Nipah Merebak di India, Sudah Terdeteksi di RI? Ini Kata Menkes.

    Virus Nipah Merebak di India, Sudah Terdeteksi di RI? Ini Kata Menkes.

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara soal keberadaan virus Nipah yang tengah menjadi perhatian di India. Infeksi virus Nipah memiliki fatality rate yang tinggi, sehingga diperlukan kehati-hatian yang lebih baik. Negara-negara di Asia, seperti Thailand, bahkan sudah mulai penerapan pengawasan yang lebih ketat di bandara. Menkes menegaskan pihaknya juga akan berjaga-jaga […]

  • Analisis Industri Konstruksi dan Bahan Bangunan: Q&A untuk Investor

    Analisis Industri Konstruksi dan Bahan Bangunan: Q&A untuk Investor

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Industri konstruksi dan bahan bangunan terus dipengaruhi oleh pertumbuhan infrastruktur, kebijakan pemerintah, serta fluktuasi harga bahan mentah. Analisis biasanya menilai ukuran pasar, tren permintaan, dan faktor kompetitif seperti kemampuan teknologi serta regulasi lingkungan. Memahami hal ini membantu pelaku bisnis menentukan strategi investasi dan mitigasi risiko. Jika Anda meninjau laporan tahunan atau presentasi investor, […]

  • Wamendikti Stella Ungkap Rumus Negara Maju: Tinggalkan Teaching University, Beralih ke Research University!

    Wamendikti Stella Ungkap Rumus Negara Maju: Tinggalkan Teaching University, Beralih ke Research University!

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan perlunya Indonesia mempercepat transformasi perguruan tinggi menjadi universitas riset untuk mengakselerasi inovasi dan pertumbuhan ekonomi berbasis sains. Dalam gelaran Antara Business Forum, Stella menyebut model perguruan tinggi yang hanya fokus pada pengajaran tidak lagi relevan bagi negara yang ingin terjun ke […]

expand_less