Breaking News
light_mode
Beranda » Tech & Edu » Wamendikti Stella Ungkap Rumus Negara Maju: Tinggalkan Teaching University, Beralih ke Research University!

Wamendikti Stella Ungkap Rumus Negara Maju: Tinggalkan Teaching University, Beralih ke Research University!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan perlunya Indonesia mempercepat transformasi perguruan tinggi menjadi universitas riset untuk mengakselerasi inovasi dan pertumbuhan ekonomi berbasis sains.

Dalam gelaran Antara Business Forum, Stella menyebut model perguruan tinggi yang hanya fokus pada pengajaran tidak lagi relevan bagi negara yang ingin terjun ke tingkat ekonomi lebih tinggi.

“Di negara-negara yang berkembang sangat cepat, model universitas bukan hanya untuk mengajar. Bukan universitas pengajaran , tetapi universitas riset. Tujuan utamanya: inovasi,” ujar Stella dikutip dari Antara.

Transformasi Research University Terbukti Dongkrak Ekonomi Negara Maju

Stella mencontohkan tiga negara yang berhasil menjadi kekuatan ekonomi dan teknologi setelah mengadopsi konsep Research University:

Jerman pada 1810-an → panen hasil pada kemenangan Perang Prusia 1870-an.

Amerika Serikat pada tahun 1940-an → unggul dalam Perang Dingin pada tahun 1989.

China pada 1980-an → tampil sebagai raksasa teknologi pada era 2020-an.

“Ini bukan opini, ini data. Transformasinya dimulai puluhan tahun sebelumnya. Hasilnya bisa kita lihat,” tegasnya.

Di Tiongkok, ujar Stella, klaster teknologi dan inovasi kini menyumbang 13,4 persen PDB, menunjukkan korelasi kuat antara riset dan pertumbuhan ekonomi.

Riset Naikkan PDB 0,2 Persen Jangka Pendek, 0,9 Persen Jangka Panjang

Stella mengutip penelitian Fryman dan Balina (2016) yang menunjukkan penelitian memiliki dampak langsung terhadap peningkatan perekonomian.

0,2 persen peningkatan PDB jangka pendek.
0,9 persen peningkatan PDB jangka panjang.

“Kalau kita ingin mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen, maka penelitian harus menjadi perhatian utama. Angkanya sudah membuktikan,” kata Stella.

Pemerintah, lanjutnya, telah meningkatkan anggaran riset sebesar 218 persen, dari Rp1,47 triliun pada pemerintahan sebelumnya menjadi Rp3,2 triliun saat ini.

Stella mengajak seluruh pemangku kepentingan kampus, industri, pemerintah, dan lembaga penelitian untuk bergerak bersama menciptakan ekosistem inovasi nasional.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tren Harga Properti di Kawasan Penyangga Jakarta: Beli atau Sewa?

    Tren Harga Properti di Kawasan Penyangga Jakarta: Beli atau Sewa?

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kawasan penyangga Jakarta kini menunjukkan kenaikan harga properti yang stabil, dipicu oleh meningkatnya permintaan dari pekerja yang mencari alternatif hunian lebih terjangkau namun tetap dekat dengan pusat kota. Proyek infrastruktur seperti jalur kereta cepat dan jalan tol baru memperkuat daya tarik daerah‑daerah ini, sehingga nilai properti cenderung naik secara bertahap. Tren harga properti […]

  • Rencana Besar Purbaya: Ubah Rp1.000 jadi Rp1, Aturan Rampung 2026

    Rencana Besar Purbaya: Ubah Rp1.000 jadi Rp1, Aturan Rampung 2026

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan kerangka regulasi terkait redenominasi dalam Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029.Rencana strategis itu ia tetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025. PMK 70/2025 ini ia tetapkan sejak 10 Oktober 2025 dan diundangkan pada 3 November 2025. Penyiapan kerangka regulasi untuk menyederhanakan mata uang […]

  • Wapres Gibran Bahas Transisi Energi, AI, hingga QRIS di KTT G20

    Wapres Gibran Bahas Transisi Energi, AI, hingga QRIS di KTT G20

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu penggerak utama kerja sama negara-negara berkembang dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2025 di Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu (22/11/2025). Hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto, Wapres menyampaikan komitmen Indonesia untuk memperjuangkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan akses pembiayaan global yang lebih […]

  • Kelakar Trump ke Prabowo yang Entakkan Meja Saat Pidato di Sidang PBB.

    Kelakar Trump ke Prabowo yang Entakkan Meja Saat Pidato di Sidang PBB.

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berkelakar kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang mengentakkan meja berkali-kali saat pidato di Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di Markas PBB, New York, Amerika Serikat (AS). Momen ini terjadi di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, ketika Prabowo menghadiri Multilateral Meeting on the […]

  • Cara Memilih KPR Syariah vs Konvensional untuk Rumah Pertama – Solusi

    Cara Memilih KPR Syariah vs Konvensional untuk Rumah Pertama – Solusi

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Bandingkan dulu struktur biaya: KPR konvensional biasanya memakai suku bunga tetap atau mengambang, sementara KPR syariah menggunakan margin profit yang dihitung atas nilai properti. Selanjutnya periksa persyaratan tambahan seperti asuransi, denda pelunasan, serta kepatuhan terhadap prinsip syariah; pilih yang paling cocok dengan toleransi risiko dan nilai pribadi Anda. Memilih KPR untuk rumah pertama […]

  • Mentan/Kabapanas setujui permohonan 10 ribu ton beras Gubernur Aceh

    Mentan/Kabapanas setujui permohonan 10 ribu ton beras Gubernur Aceh

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyetujui permohonan tambahan beras sebanyak 10 ribu ton yang diajukan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) untuk kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di wilayah itu. “Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Pusat kami menyetujui permohonan 10 ribu ton beras dari Pak Gubernur Mualem untuk […]

expand_less