Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kepala BGN Buka Kartu Penyebab Keracunan MBG

Kepala BGN Buka Kartu Penyebab Keracunan MBG

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara soal kasus keracunan yang sempat menimpa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkapkan, ada dua faktor utama yang menjadi penyebab insiden tersebut.


Dadan menjelaskan, salah satunya terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang baru beroperasi. Karena itu, dia menyarankan agar SPPG yang baru mulai beroperasi untuk memulai secara bertahap.

“Satu penyebabnya disebabkan oleh baru beroperasinya SPPG seperti yang di Bengkulu. Makanya kami kemudian sarankan untuk SPPG baru, itu mulainya bertahap karena ibu-ibu yang biasa masak 4 orang sampai 10 orang itu belum tentu bisa untuk masak langsung 1.000 sampai 3.000 (porsi). Jadi baiknya kalau ada 20 sekolah yang dilayani, untuk hari pertama ya 2 sekolah dulu, nanti 2 hari kemudian bertahap menjadi 4 sekolah. Nah itu yang kami sarankan,” kata Dadan saat ditemui usai penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Penetapan Daftar Lokasi Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Daerah di Kantornya.

Selain itu, Dadan mengungkapkan ada juga kasus keracunan di Maluku Barat Daya yang muncul karena pergantian pemasok bahan baku.

“Yang kejadian di Maluku Barat Daya atau di Baubau itu sudah 8 bulan berjalan jadi sebenarnya sudah biasa. Tapi kemarin kejadian karena mendapat informasi baru ganti supplier. Jadi bahan baku yang biasa dipasok oleh supplier yang rutin, karena ingin meningkatkan kearifan lokal diganti oleh supplier lokal yang mungkin belum siap,” jelasnya.

Dadan mengakui kasus-kasus keracunan dalam program MBG masih terjadi. Karenanya, dia berupaya agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi.

“Jadi hal-hal yang seperti itu masih terjadi. Jadi kami terus upayakan agar kejadian itu tidak terjadi. Alhamdulillah sampai sekarang Badan Gizi sudah membuat 1 miliar porsi makan, 1 miliar porsi makan,” ucap dia.

Meski demikian, Dadan menegaskan target pemerintah tetap tidak berubah, yakni program MBG harus bebas dari insiden keracunan.

“Ya tetap lah, MBG itu harus zero incident. Kita kan ingin membuat anak cerdas, sehat, kuat, ya harus makanannya dikonsumsi dengan baik dan tidak menimbulkan gangguan pencernaan,” pungkasnya.

  • Penulis: Jamil F.J.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diagram langkah menghitung ROI investasi sewa properti dengan rumus pendapatan bersih dibagi total biaya

    Cara Investasi Reksadana untuk Pemula yang Aman dan Cuan: 3 Fakta Kunci

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Mulailah dengan menetapkan tujuan keuangan dan toleransi risiko, lalu pilih reksadana yang memiliki rekam jejak stabil serta biaya pengelolaan rendah lewat platform investasi resmi. Diversifikasi dana ke beberapa jenis aset (saham, obligasi, pasar uang) dapat menurunkan volatilitas, sementara memantau kinerja secara periodik membantu menyesuaikan alokasi bila diperlukan. Dengan disiplin menabung secara rutin, peluang […]

  • Polri Akan Gelar Operasi Gabungan, Cegah Peredaran Narkoba Jelang Nataru

    Polri Akan Gelar Operasi Gabungan, Cegah Peredaran Narkoba Jelang Nataru

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Polri bakal menggelar operasi gabungan yang rutin dilakukan di tempat hiburan malam menjelang masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, operasi gabungan itu dilakukan untuk mencegah peredaran narkoba. “Menggelar operasi gabungan di tempat hiburan malam, termasuk diskotik, club, […]

  • PT SGI Dorong Keterlibatan Anak Muda Kembangkan Pembangkit Panas Bumi di Flores

    PT SGI Dorong Keterlibatan Anak Muda Kembangkan Pembangkit Panas Bumi di Flores

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – PT Sokoria Geothermal Indonesia (PT SGI) melibatkan anak muda dalam industri energi terbarukan. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sokoria membuka peluang bagi pemuda di Kabupaten Ende terlibat langsung dalam pengembangan panas bumi atau geothermal di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Teknisi operasi PLTP Sokoria asal Ende, Servinus Seko Poa, menjadi salah […]

  • Peluang Bisnis Sektor Energi Terbarukan di Indonesia: 8 Usaha Praktis

    Peluang Bisnis Sektor Energi Terbarukan di Indonesia: 8 Usaha Praktis

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Indonesia memiliki potensi besar di bidang energi terbarukan karena kebijakan pemerintah yang mendukung, seperti target 23 % bauran energi pada 2025. Hal ini membuka ruang bagi investasi di pembangkit tenaga surya, angin, dan bioenergi, terutama di daerah dengan sumber daya alam melimpah. Pelaku usaha yang menggabungkan teknologi lokal dengan kemitraan internasional biasanya lebih cepat […]

  • Penerima Bansos Bakal di Buka Registrasi Ulang , Warga Diminta Daftar Melalui Perlinsos

    Penerima Bansos Bakal di Buka Registrasi Ulang , Warga Diminta Daftar Melalui Perlinsos

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta masyarakat melakukan registrasi ulang sebagai penerima bantuan sosial (bansos) melalui Perlinsos Digital. Hal ini disampaikan Gus Ipul usai menggelar rapat koordinasi dan percepatan digitalisasi bantuan sosial (Bansos) bersama Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) dan kementerian terkait. “Digitalisasi bansos ini untuk meregistrasi ulang […]

  • Gubernur BI Tegaskan Rupiah Telah Undervalued

    Gubernur BI Tegaskan Rupiah Telah Undervalued

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id- Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar rupiah saat ini berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued. Namun, masihkah ada peluang untuk rupiah kembali menguat? Berdasarkan data BI, nilai tukar rupiah berada di level Rp 17.140 per dollar AS pada 21 April 2026. Rupiah melemah 0,87 persen (point to point) dibandingkan dengan level akhir […]

expand_less