Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ratas di Istana, Gus Ipul: Mengusulkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas

Ratas di Istana, Gus Ipul: Mengusulkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap penguatan program pemberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan ini Mensos Gus Ipul mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lansia dan penyandang disabilitas, sebagai bagian dari perluasan perlindungan sosial.

“Jadi tadi rapat terbatas ya bidang pemberdayaan masyarakat tapi juga yang ada kaitannya dengan Kemenko PMK, Kemendiktisaintek, juga Kemendikdasmen. Ini dalam kerangka memperkuat pemberdayaan, intinya itu,” ujar Gus Ipul usai menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden dengan para menteri di bawah kordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Rapat juga dihadiri oleh Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menko PMK Pratikno, Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto, serta sejumlah menteri terkait.

Gus Ipul menegaskan bahwa bantuan sosial (bansos) tetap dijalankan sebagai bentuk perlindungan dan jaminan sosial, namun arah kebijakan kini didorong untuk memperkuat program pemberdayaan agar masyarakat yang produktif bisa mandiri.

“Bansos itu sifatnya perlindungan dan jaminan sosial, maka sekarang didorong pemberdayaan. Program pemberdayaan itu bisa dilakukan bersinergi dengan berbagai kementerian,” jelas Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, bentuk program pemberdayaan ini sangat beragam, tergantung pada kebutuhan masyarakat.

“Bentuk programnya macam-macam. Ada pelatihan, bantuan modal usaha, memperkuat aset. Nanti sesuai hasil asesmen. Ada yang ingin membuka usaha, ada yang ingin bekerja, ada juga yang ingin keluar negeri. Jadi nanti sesuai dengan tugas dan fungsi kementerian masing-masing,” terangnya.

Gus Ipul menambahkan, sinergi ini menjadi bagian dari komitmen Presiden untuk membangun masyarakat mandiri melalui data yang terintegrasi.

“Pemberdayaan ini dimulai dari data. Datanya sekarang dimutakhirkan terus,” jelas Gus Ipul.

Selain memperkuat pemberdayaan, Kemensos juga mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lansia dan penyandang disabilitas.

“Kami juga tadi masih mengusulkan kepada Pak Presiden untuk memberikan makan bergizi gratis khusus untuk lansia dan penyandang disabilitas. Kita akan dalami lagi dan laporkan pada kesempatan lain,” kata Gus Ipul.

Ia menambahkan, program MBG bagi lansia dan disabilitas merupakan transformasi dari program permakanan Kemensos yang telah berjalan.

“Selama ini kan sudah ada, cuma kita ingin memperbaiki datanya supaya diterima oleh mereka yang berhak. Kalau nanti semuanya lancar, tahun depan akan ada MBG untuk lansia dan penyandang disabilitasnya. Kira-kira untuk lansia menyasar 100 ribu, untuk penyandang disabilitas 30 ribu lebih,” katanya.

Menurut Gus Ipul, perhatian Presiden terhadap pemberdayaan ini menunjukkan arah baru kebijakan sosial nasional.

“Sangat besar atensi Presiden Prabowo, karena baru di era Pak Presiden ini ada Kemenko Pemberdayaan. Ini menandai adanya komitmen kuat dari Presiden untuk memperkuat pemberdayaan. Jangan semata-mata bansos, karena kalau tidak diiringi pemberdayaan, orang akhirnya demotivasi, hanya berharap datangnya bansos,” ujarnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa keluarga penerima manfaat (KPM) yang berada pada usia produktif akan terus didorong untuk mengikuti program pemberdayaan agar dapat mandiri dan keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial.

“Bagi yang usia produktif, yang sehat, mari kita sama-sama melakukan pemberdayaan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga penerima manfaat. Intinya, bansos itu perlindungan sosial, tapi pemberdayaan itu jalan menuju kemandirian,” tegas Gus Ipul.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Suku Bunga yang Menguntungkan Investasi Anda

    Mengenal Suku Bunga yang Menguntungkan Investasi Anda

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Suku bunga adalah tingkat bunga yang dikenakan pada pinjaman atau tabungan, umumnya sekitar 6-12% per tahun. Berdasarkan data, rata-rata suku bunga di Indonesia sekitar 7-8% per tahun. Suku bunga yang kompetitif dapat mempengaruhi keputusan keuangan. Suku bunga adalah suatu konsep dalam keuangan yang merujuk pada persentase bunga yang dikenakan pada pinjaman atau investasi. […]

  • Panduan Legalitas Sertifikat Tanah (SHM, HGB, dan Girik): Fakta Langka

    Panduan Legalitas Sertifikat Tanah (SHM, HGB, dan Girik): Fakta Langka

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Untuk memastikan kepemilikan yang sah, penting memahami perbedaan antara Sertifikat Hak Milik (SHM), Hak Guna Bangunan (HGB), dan Girik. SHM memberikan hak penuh atas tanah, HGB memperbolehkan pembangunan dengan jangka waktu terbatas, sementara Girik biasanya berlaku pada lahan pertanian dengan hak pakai terbatas. Memeriksa keabsahan dokumen di Kantor Pertanahan setempat dan memastikan tidak […]

  • Bank Mandiri Fokus Salurkan Rp55 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Bank Mandiri Fokus Salurkan Rp55 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Kabar BUMN – Bank Mandiri menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional melalui penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp55 triliun, sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No. 276 Tahun 2025. Dana ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah bersama bank-bank Himbara untuk menjaga ketahanan likuiditas perbankan, memperkuat kolaborasi strategis dalam mendukung […]

  • Ramai Bensin Bobibos, Ini Kata Gaikindo dan Pakar Energi

    Ramai Bensin Bobibos, Ini Kata Gaikindo dan Pakar Energi

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Munculnya bahan bakar baru bermerek Bobibos yang diklaim ramah lingkungan dan setara RON 98 menimbulkan tanda tanya dari kalangan industri otomotif dan pakar energi. Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menyebut, pihaknya menyambut positif inovasi hasil PT Inti Sinergi Formula (Sultan Sinergi Indonesia Grup) yang dapat menjadi alternatif […]

  • Menghadapi Krisis Bisnis dengan Manajemen Krisis Efektif

    Menghadapi Krisis Bisnis dengan Manajemen Krisis Efektif

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Manajemen krisis adalah proses mengidentifikasi, menganalisis, dan mengatasi krisis yang dapat mempengaruhi organisasi. Umumnya, 70% perusahaan mengalami krisis dalam 5 tahun pertama operasional. Berdasarkan pengalaman di lapangan, manajemen krisis yang efektif dapat membantu organisasi pulih lebih cepat. Manajemen Krisis: Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya Dalam menghadapi krisis bisnis, memiliki pemahaman yang mendalam tentang […]

  • Menkeu Purbaya: KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

    Menkeu Purbaya: KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga pada triwulan III tahun 2025 dan terus mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi dengan terus mewaspadai berbagai risiko global. KSSK yang terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan […]

expand_less