Breaking News
light_mode
Beranda » News » Politik » Pastikan Dampak Nyata, Kementerian PANRB Terus Perkuat Tata Kelola Program MBG

Pastikan Dampak Nyata, Kementerian PANRB Terus Perkuat Tata Kelola Program MBG

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus memperkuat tata kelola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui penyusunan Rancangan Peraturan Presiden tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG dan Rancangan Perpres Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian PANRB memastikan sistem penyelenggaraan program prioritas nasional ini berjalan efektif, terintegrasi, dan berdampak nyata.

Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat implementasi kebijakan lintas kementerian agar program MBG dijalankan secara terukur dan kolaboratif.

“Kementerian PANRB memastikan tata kelola bisa dilaksanakan secara seksama. Karena dalam pelaksanaan MBG itu ada dua hal utama, yaitu pemberian makan bergizi gratisnya, dan bagaimana dukungan ekosistemnya dari kementerian serta lembaga,” ujarnya pada Rapat Koordinasi Terbatas Program Makan Bergizi Gratis, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Menteri Rini menuturkan, rancangan Peraturan Presiden tentang Tata Kelola MBG sedang disiapkan sebagai instrumen utama untuk mengatur keterpaduan antarinstansi dari perencanaan hingga pengawasan. Melalui rancangan tersebut, tata kelola MBG tidak hanya mengatur mekanisme pemberian makanan bergizi, tetapi juga memperkuat sistem pendukung seperti infrastruktur, kemitraan, serta koordinasi lintas sektor.

Kementerian PANRB juga mendorong penguatan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga pelaksana yang memiliki mandat strategis dalam penyediaan dan distribusi makanan bergizi. Salah satu fokusnya adalah memperkuat Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (KPPG) agar benar-benar menjadi ujung tombak pelaksanaan program MBG di daerah.

“KPPG harus menjadi motor utama di daerah. Dengan memperkuat fungsi dan kapasitasnya, akuntabilitas bisa meningkat, layanan menjadi lebih dekat dengan masyarakat, proses pencairan anggaran lebih cepat, dan pengawasan semakin jelas,” ungkap Menteri Rini.

Ia menambahkan, penguatan kelembagaan dilakukan melalui penataan struktur organisasi BGN dan pembagian peran yang lebih terarah di setiap lini pelaksana. Desentralisasi pengelolaan keuangan dan penguatan unit pelaksana teknis di daerah diharapkan mempercepat layanan sekaligus meningkatkan transparansi.

“Penataan kelembagaan ini bukan sekadar restrukturisasi, tapi upaya agar setiap bagian bekerja lebih efektif. Kita ingin tata kelola yang adaptif, kolaboratif, dan mampu memastikan kebijakan gizi nasional benar-benar sampai kepada masyarakat,” tegas Menteri Rini.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam pengawasan dan pelaksanaan program. Kepala BGN diminta memperkuat kerja sama dengan Kementerian Kesehatan dalam aspek pengawasan kesehatan, BPOM dalam mutu dan keamanan pangan, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kementerian Agama untuk pelaksanaan MBG di satuan pendidikan.

“Tata kelola yang baik bukan hanya soal prosedur, tapi tentang bagaimana koordinasi bisa berjalan cepat dan tepat. Kuncinya ada pada kolaborasi antarinstansi dari pusat hingga daerah,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG melalui Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025 merupakan langkah penting untuk mengawal efektivitas program yang berdampak luas.

“Ada 82,9 juta penerima manfaat MBG. Kita tidak ingin ada risiko apapun. Ini bukan soal angka, tapi soal anak-anak kita. Karena itu, tim ini akan bekerja terus-menerus menyempurnakan pelaksanaan MBG agar tertib, transparan, dan berprinsip good governance,” tuturnya.

Melalui penyempurnaan tata kelola dan penguatan kelembagaan, Kementerian PANRB juga memastikan setiap tahapan penyelenggaraan MBG berjalan efektif, terukur, dan berdampak.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Sebut Koperasi-UMKM Kelola Tambang Harus Berlokasi di Daerah Asal

    Bahlil Sebut Koperasi-UMKM Kelola Tambang Harus Berlokasi di Daerah Asal

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan, ketentuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan koperasi dapat mengelola tambang tidak berlaku bagi badan usaha yang berada di Jakarta. Bahlil menyampaikan, UMKM dan koperasi yang mengelola tambang benar-benar beroperasi di daerah lokasi tambang tersebut. “Koperasi juga itu yang ada di […]

  • Menkeu Purbaya: KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

    Menkeu Purbaya: KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga pada triwulan III tahun 2025 dan terus mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi dengan terus mewaspadai berbagai risiko global. KSSK yang terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan […]

  • Grande Coffee & Food Hadirkan Pengalaman Ngopi dan Kuliner Sekaligus Tempat Kerja Kreatif

    Grande Coffee & Food Hadirkan Pengalaman Ngopi dan Kuliner Sekaligus Tempat Kerja Kreatif

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Di tengah maraknya industri kopi dan gaya hidup urban, Grande Coffee & Food tampil menawarkan sesuatu yang berbeda. Bukan sekadar kedai kopi biasa, tempat ini memadukan suasana santai, menu kuliner kekinian, serta fasilitas kerja modern seperti coworking space dan ruang podcast. Terletak strategis di kawasan Ciputat, Grande Coffee & Food buka setiap Senin hingga Sabtu, […]

  • Sepakat Kerja Sama, Untirta dan Bank Banten Teken Kontrak

    Sepakat Kerja Sama, Untirta dan Bank Banten Teken Kontrak

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Serang, Strategy News- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman ( MoU) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk dan PT  Krakatau Daya Tirta Pada tanggal 13-Oktober 2025 di Gedung Rektorat Ruang Multimedia Kampus Untirta Sindangsari Kab. Serang. Hadir pada acara ini Rektor Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T.,  Wakil Rektor […]

  • Kemdiktisaintek Luncurkan Layanan Satu Beasiswa, Cegah Duplikasi Data

    Kemdiktisaintek Luncurkan Layanan Satu Beasiswa, Cegah Duplikasi Data

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkenalkan layanan digital Satu Beasiswa Indonesia, untuk merangkum seluruh informasi bantuan pendidikan dari berbagai sumber ke dalam satu wadah yang terintegrasi, guna mencegah duplikasi data “Ini adalah inisiatif dari pemerintah untuk mengajak seluruh sektor bahu-membahu, bergotong-royong, bersama-sama membantu anak-anak bangsa yang memang membutuhkan beasiswa,” kata […]

  • Tren Smart Home System pada Perumahan Modern: Apa yang perlu diketahui

    Tren Smart Home System pada Perumahan Modern: Apa yang perlu diketahui

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Smart home kini menjadi standar kenyamanan di perumahan modern, dengan integrasi lampu, keamanan, dan kontrol suhu lewat satu aplikasi. Penghuni dapat menyesuaikan setting secara otomatis berdasarkan pola aktivitas atau jadwal, sehingga mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan keamanan. Karena kemudahan instalasi serta harga perangkat yang semakin terjangkau, adopsi sistem ini terus melaju cepat di […]

expand_less