Breaking News
light_mode
Beranda » News » Bisnis » Bank Mandiri Fokus Salurkan Rp55 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bank Mandiri Fokus Salurkan Rp55 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

  • account_circle Azam
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabar BUMN – Bank Mandiri menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional melalui penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp55 triliun, sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No. 276 Tahun 2025.

Dana ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah bersama bank-bank Himbara untuk menjaga ketahanan likuiditas perbankan, memperkuat kolaborasi strategis dalam mendukung pembiayaan sektor riil, sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja baru.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menegaskan bahwa tambahan likuiditas tersebut memberikan ruang yang lebih luas bagi perseroan dalam menyalurkan kredit ke sektor-sektor prioritas yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

“Dengan tambahan Rp55 triliun, kapasitas pembiayaan kami semakin kuat untuk menopang sektor-sektor produktif yang meningkatkan daya saing ekspor dan memperluas lapangan kerja, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan,” ujar Novita dalam keterangan resminya, Selasa (16/9).

Bank Mandiri berfokus menyalurkan pembiayaan pada sektor-sektor strategis, di antaranya perkebunan dan ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam dan energi terbarukan, infrastruktur, layanan kesehatan, manufaktur, kawasan industri, hingga UMKM untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.

Secara bank only, Bank Mandiri mencatat rata-rata pencairan kredit untuk nasabah baru mencapai Rp24,63 triliun dari total Rp45 triliun per bulan.

Hal ini mencerminkan tingginya kebutuhan pembiayaan serta prospek pertumbuhan sektor riil yang semakin terbuka dengan adanya dukungan kebijakan Pemerintah.

Hingga saat ini, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp960,2 triliun ke sektor riil yang berorientasi pada ekspor dan padat karya, atau setara dengan 71,88% dari total portofolio.

Capaian tersebut menunjukkan komitmen Bank Mandiri sebagai mitra Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

  • Penulis: Azam

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Ke-1 Kemenimipas, Komitmen Layanan Transparan dan Humanis

    HUT Ke-1 Kemenimipas, Komitmen Layanan Transparan dan Humanis

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Dalam rangka peringatan Hari Bakti atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kemenimipas yang terbentuk pada 19 November tahun 2024. Direktorat Jenderal Imigrasi menyelenggarakan Festival Imigrasi (IMIFEST) 2025. Acara dimeriahkan dengan kegiatan olahraga hingga layanan pembuatan paspor ke 1.000 pendaftar, Minggu (16/11/2025). Rangkaian HUT Kemenimipas ini diawali dengan IMIPAS RUN lari Jarak 5K […]

  • Prabowo Singgung Pembabatan Hutan Saat Bicara Banjir dan Longsor di Aceh hingga Sumbar

    Prabowo Singgung Pembabatan Hutan Saat Bicara Banjir dan Longsor di Aceh hingga Sumbar

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto menyinggung masalah pembabatan hutan saat membicarakan masalah banjir hingga longsor di sejumlah wilayah. Adapun wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Mulanya, Prabowo menyampaikan bahwa bencana alam juga menjadi pengingat bahwa dunia kini mengalami perubahan iklim dan pemanasan global akibat kerusakan lingkungan. “(Musibah) ini mengingatkan kita bahwa […]

  • Penampakan Radiasi Matahari Memerah di RI Hari Ini, Hati-hati beraktivitas diluar rumah

    Penampakan Radiasi Matahari Memerah di RI Hari Ini, Hati-hati beraktivitas diluar rumah

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Suhu di beberapa wilayah di Jakarta ada yang mencapai 37 derajat Celcius di siang hari. Bagi Anda yang tinggal atau bekerja di Jakarta, pasti merasakan cuaca panas yang sangat menyengat dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, kondisi ini pun masih akan berlangsung setidaknya hingga akhir Oktober 2025. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaporkan berdasarkan data […]

  • Sepakat Kerja Sama, Untirta dan Bank Banten Teken Kontrak

    Sepakat Kerja Sama, Untirta dan Bank Banten Teken Kontrak

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Serang, Strategy News- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman ( MoU) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk dan PT  Krakatau Daya Tirta Pada tanggal 13-Oktober 2025 di Gedung Rektorat Ruang Multimedia Kampus Untirta Sindangsari Kab. Serang. Hadir pada acara ini Rektor Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T.,  Wakil Rektor […]

  • IFSRC Diluncurkan, Dorong Diplomasi People-to-People dan Dialog Peradaban Indonesia–Tiongkok

    IFSRC Diluncurkan, Dorong Diplomasi People-to-People dan Dialog Peradaban Indonesia–Tiongkok

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Jakarta, 15 September 2026 — Indonesia Friends of Silk Road Club (IFSRC) resmi diluncurkan dalam Seminar Nasional dan Peluncuran Indonesia Friends of Silk Road Club (IFSRC) yang mengangkat tema “Memahami Global Civilization Initiative (GCI) dari Perspektif Hubungan Indonesia–Tiongkok”. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, di Hotel Borobudur Jakarta ini diselenggarakan oleh Sino-Nusantara Institute, sebuah […]

  • 5 Tren Prospek Industri Otomotif Nasional di Tengah Isu Lingkungan 2024

    5 Tren Prospek Industri Otomotif Nasional di Tengah Isu Lingkungan 2024

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Meskipun tekanan regulasi hijau semakin kuat, industri otomotif Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan lewat elektrifikasi dan produksi bersih. Pemerintah serta produsen kini berkolaborasi meningkatkan investasi pada kendaraan listrik dan material ramah lingkungan, yang diperkirakan akan memperluas pangsa pasar domestik dalam beberapa tahun ke depan. Prospek industri otomotif nasional di tengah isu lingkungan kini […]

expand_less