Breaking News
light_mode
Beranda » Tech & Edu » Dunia Berebut Harta Karun Baru, Rela Keluar Uang Triliunan

Dunia Berebut Harta Karun Baru, Rela Keluar Uang Triliunan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kini menjadi harta karun baru yang banyak diburu perusahaan raksasa global. Mereka berlomba untuk membangun infrastruktur AI dengan modal besar, hingga mencapai triliunan dolar.
Ledakan investasi ini menunjukkan tidak ada tanda-tanda perlambatan meski banyak yang menilai fenomena ini bisa menjadi gelembung ekonomi baru.

Nvidia, produsen chip yang menjadi tulang punggung revolusi AI, telah menembus kapitalisasi pasar lebih dari US$5 triliun atau sekitar Rp81.000 triliun. Microsoft dan OpenAI pun memperkuat kemitraan strategis yang memungkinkan pembuat ChatGPT itu menggalang dana lebih besar, bahkan tengah menyiapkan langkah menuju IPO dengan valuasi hingga US$1 triliun.

Ada juga Amazon yang mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap 14.000 karyawan korporat, hanya beberapa hari sebelum unit cloud-nya mencatat pertumbuhan tercepat dalam tiga tahun terakhir.

Fenomena ini menegaskan satu hal, yakni AI telah menjadi mesin baru investasi global sekaligus penggerak utama reli pasar saham dunia.

Raksasa teknologi seperti Microsoft, Alphabet, hingga Apple terus mencatat lonjakan pendapatan dari layanan berbasis AI. Namun bukan hanya perusahaan teknologi, industri lain juga ikut terjun ke “demam data center.”

Lebih dari 100 perusahaan lintas sektor, mulai dari Honeywell, GE Vernova, hingga Caterpillar, menyinggung bisnis pusat data dalam laporan keuangannya pekan ini. Divisi Caterpillar yang memasok perangkat pusat data bahkan melonjak 31% pada kuartal terakhir.

Menurut Goldman Sachs, belanja global untuk infrastruktur AI bisa mencapai US$3 triliun-US$4 triliun hingga tahun 2030. Sementara Microsoft, Amazon, Meta, dan Alphabet diperkirakan menghabiskan US$350 miliar hanya dalam tahun ini.

AI juga ikut menopang perdagangan global. Sekitar 60% dari total belanja pusat data di AS digunakan untuk peralatan impor, terutama semikonduktor dari Taiwan, Korea Selatan, dan Vietnam.

Sedikitnya puluhan perusahaan besar dengan nilai pasar gabungan US$21 triliun mengaku sudah mulai merasakan dampak produktivitas dari penggunaan AI.

“Kami yakin kontribusi AI terhadap penelitian dan inovasi akan terus meningkat,” kata Paolo Compagna, CEO Schindler, pembuat lift dan eskalator asal Swiss yang baru saja menaikkan proyeksi margin tahunan.

Data LSEG menunjukkan sektor teknologi AS mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan lebih dari 15%, mengungguli seluruh sektor lainnya. Apple bahkan menyatakan akan meningkatkan investasi besar-besaran di bidang AI, sementara Amazon menargetkan belanja modal mencapai US$125 miliar pada 2025.

Gelembung AI Pecah

Namun di balik euforia, sejumlah analis memperingatkan tanda-tanda overvaluasi. Sejak peluncuran ChatGPT pada 2022, nilai ekuitas global telah melonjak 46% atau setara US$46 triliun, dan sepertiganya berasal dari saham-saham terkait AI.

Umur ekonomis chip AI kini makin pendek, hanya sekitar lima tahun, memaksa perusahaan mengganti perangkat lebih cepat dan melakukan penyusutan aset lebih besar.

Belanja modal perusahaan teknologi besar kini tumbuh lebih cepat dibanding pendapatan. Microsoft misalnya, mencatat capex rekor US$35 miliar dalam satu kuartal dan berencana terus menaikkannya.

CFO Microsoft Amy Hood bahkan mengakui, bahwa mereka kira akan bisa mengejar permintaan itu, tapi ternyata tidak.

Sementara itu, sejumlah perusahaan mulai menutupi kebutuhan investasi AI lewat utang. Oracle menerbitkan obligasi senilai US$18 miliar, dan Meta Platforms berencana menjual obligasi hingga US$30 miliar, yang langsung menekan sahamnya hingga turun 11%.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun Infrastruktur Digital untuk Bisnis Online yang Scalable

    Membangun Infrastruktur Digital untuk Bisnis Online yang Scalable

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Infrastruktur digital adalah sistem yang mendukung penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, umumnya mencakup jaringan, server, dan perangkat lunak. Berdasarkan data, rata-rata 70% bisnis menggunakan infrastruktur digital untuk meningkatkan efisiensi. Ini membantu meningkatkan produktivitas. Infrastruktur digital merupakan fondasi penting bagi bisnis online yang ingin berkembang dan scalable. Infrastruktur digital adalah sistem terintegrasi yang mencakup […]

  • Inovasi Digital Menguntungkan di Era 5G

    Inovasi Digital Menguntungkan di Era 5G

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Inovasi digital adalah penerapan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kreativitas dalam berbagai sektor. Umumnya, perusahaan yang menerapkan inovasi digital dapat meningkatkan pendapatannya sebesar 20-30%. Berdasarkan data, inovasi digital telah menjadi kunci kesuksesan bagi banyak bisnis. Inovasi digital adalah kemampuan untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi digital dalam menciptakan nilai tambah dan meningkatkan efisiensi dalam […]

  • Analisis Peta Politik Ekonomi Pasca-Pemilu: Kebijakan vs Dampak Bisnis

    Analisis Peta Politik Ekonomi Pasca-Pemilu: Kebijakan vs Dampak Bisnis

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Setelah pemilu, analisis peta politik‑ekonomi menilai bagaimana aliansi partai, kebijakan fiskal, dan prioritas investasi berubah, serta dampaknya pada pertumbuhan regional. Dengan melihat distribusi kursi, kebijakan anggaran, dan dinamika koalisi, kita dapat memperkirakan arah kebijakan makro serta peluang bisnis di tiap provinsi. Setelah hasil pemilu diumumkan, para pengusaha biasanya langsung memetakan bagaimana kebijakan baru […]

  • Kapolri Lantik dan Sertijab 27 Pejabat dan Kapolda Baru

    Kapolri Lantik dan Sertijab 27 Pejabat dan Kapolda Baru

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melantik dan melakukan serah terima jabatan (sertijab) terhadap 27 perwira tinggi yang akan mengisi jabatan pejabat utama dan kepala kepolisian daerah (Kapolda) di Mabes Polri, Sabtu malam. Karopenmas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa kegiatan itu dilakukan sebagaimana Surat […]

  • Otomatisasi Industri: Pilihan Tepat untuk Efisiensi

    Otomatisasi Industri: Pilihan Tepat untuk Efisiensi

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Otomatisasi industri adalah penggunaan teknologi untuk menggantikan pekerjaan manusia dalam proses produksi, umumnya dengan meningkatkan efisiensi sekitar 20%. Berdasarkan data, ini dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya. Otomatisasi industri mencakup penggunaan robot dan sistem kendali. Perbedaan Otomatisasi Industri dan Automatisasi: Mana yang Tepat untuk Anda? Dalam konteks Otomatisasi industri, sering kali kita mendengar […]

  • Mengubah Impian Jadi Kenyataan dengan Pendanaan Startup yang Tepat

    Mengubah Impian Jadi Kenyataan dengan Pendanaan Startup yang Tepat

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pendanaan startup adalah proses penggalangan dana untuk membiayai operasional dan pertumbuhan bisnis startup. Umumnya, startup membutuhkan sekitar 10-20 juta dolar AS untuk fase awal. Berdasarkan data, banyak startup sukses mendapatkan pendanaan dari investor ventura. Pendanaan startup adalah proses menghimpun dana untuk memulai atau mengembangkan bisnis, yang dilakukan dengan cara mencari investor, mengajukan proposal, […]

expand_less