Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Wapres Gibran Dorong Santri Jadi Pengembang AI, Bukan Hanya Pengguna

Wapres Gibran Dorong Santri Jadi Pengembang AI, Bukan Hanya Pengguna

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta. Strategynews.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong santri untuk menguasai teknologi kecerdasan buatan (AI) dan robotika agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi untuk menjawab tantangan zaman.

“Kita ingin ke depan, para santri ini juga akan dapat menjawab tantangan zaman. Jadi, kita berpacu, jangan sampai ketinggalan dengan negara lain,” kata Gibran saat meninjau pelatihan AI dan robotika di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat.

Gibran mengatakan kesempatan mempelajari teknologi masa depan harus terbuka bagi seluruh generasi muda, termasuk santri, agar mereka mampu berperan dalam pengembangan teknologi.

Menurut dia, pembelajaran AI dan robotika tidak semata-mata bertujuan membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, berpikir komputasional, dan memecahkan masalah.

“Mempelajari AI/robotic bukan berarti harus jadi programer, tapi justru melatih berfikir kritis, berfikir komputasional, dan terbiasa melakukan ‘problem solving’,” ujarnya.

Gibran menilai pembelajaran teknologi perlu dilakukan secara praktis dan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas pekerjaan.

Selain penguasaan teknologi, Wapres mengingatkan para santri agar tetap mengutamakan akhlak dan karakter dalam memanfaatkan perkembangan digital.

Ia menekankan pentingnya kemampuan memilah informasi, mengenali hoaks, melindungi data pribadi, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

“Gunakan teknologi dengan bijak. Jaga kerahasiaan data. Jaga diri dari hoaks, dan jangan gunakan untuk merugikan orang lain,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran berinteraksi dengan sejumlah santri yang memperlihatkan hasil percobaan mereka, termasuk aplikasi pengenalan wajah untuk pencatatan kehadiran.

Ia mengapresiasi inovasi para santri yang baru beberapa hari mempelajari dasar-dasar pemrograman dan kecerdasan buatan.

Salah seorang santri kelas XII SMA bernama Reyhan mengaku pelatihan tersebut memotivasinya untuk mendalami teknologi dan mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Walaupun saya baru empat hari menerima pelajaran tentang robotik ini, ini sangat memotivasi saya untuk bisa mendalami lebih jauh tentang teknologi, dan menciptakan sesuatu yang bisa bermanfaat bagi banyak orang,” kata Reyhan.

Pelatihan AI dan robotika di Pondok Pesantren Dalwa menjadi salah satu kegiatan pengenalan teknologi kepada santri untuk mengembangkan keterampilan digital tanpa meninggalkan pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Analisis Hubungan Diplomatik Indonesia dan Dampak Dagangnya 2023 Studi

    Analisis Hubungan Diplomatik Indonesia dan Dampak Dagangnya 2023 Studi

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Hubungan diplomatik Indonesia secara umum memperkuat akses pasar dan menciptakan iklim investasi yang lebih stabil, sehingga volume perdagangan dengan mitra utama—seperti negara‑negara ASEAN, Uni Eropa, dan China—cenderung meningkat. Kebijakan luar negeri yang menekankan kerjasama ekonomi, perjanjian perdagangan bebas, serta dialog bilateral seringkali menghasilkan penurunan tarif dan penyederhanaan prosedur bea cukai, yang pada gilirannya […]

  • Pertumbuhan ekonomi

    Membuat Kebijakan Publik Efektif dengan 5 Langkah Praktis

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan publik adalah keputusan yang diambil oleh pemerintah untuk mengatasi masalah sosial. Umumnya, kebijakan ini dibuat berdasarkan data dan analisis untuk mencapai tujuan tertentu. Berdasarkan data, sekitar 70% kebijakan publik di Indonesia difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perbedaan Kebijakan Publik dan Kebijakan Privat: Mana yang Tepat untuk Anda? Kebijakan publik dan kebijakan privat […]

  • Perkuat Pendidikan Vokasi,Indonesia–Swiss MOUKerja Sama Strategis

    Perkuat Pendidikan Vokasi,Indonesia–Swiss MOUKerja Sama Strategis

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Bandung – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Kedutaan Besar Konfederasi Swiss menyelenggarakan Ministerial Visit & Signing Ceremony: Advancing Skills for Indonesia Sustainable and Competitive Future di Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung, Kamis (2/10). Acara ini dihadiri Wakil Presiden dan Anggota Dewan Federal Konfederasi Swiss, Guy Parmelin, serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan […]

  • Perkembangan Pembangunan IKN dan Peluang Investasi Daerah Ener vs Pari

    Perkembangan Pembangunan IKN dan Peluang Investasi Daerah Ener vs Pari

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Sejak fase konstruksi utama IKN berjalan, infrastruktur transportasi, energi, dan teknologi digital sudah menunjukkan progres signifikan, sehingga menarik minat investor regional. Para praktisi menilai peluang investasi di sektor properti, logistik, serta layanan publik di sekitar IKN masih terbuka lebar, terutama bagi daerah yang dapat menyediakan dukungan regulasi dan kemitraan publik‑swasta. Perkembangan Pembangunan IKN […]

  • KLH/BPLH Ajak Kolaborasi Tokoh Agama dan Masyarakat Jadi Kunci Atasi Krisis Lingkungan

    KLH/BPLH Ajak Kolaborasi Tokoh Agama dan Masyarakat Jadi Kunci Atasi Krisis Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 September 2025 – Krisis lingkungan kini tidak lagi sekadar isu ekologi, melainkan krisis kemanusiaan yang berdampak langsung pada kesehatan dan kehidupan masyarakat. Untuk itu, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan pentingnya peran tokoh agama, adat, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif menjaga bumi sebagai warisan generasi mendatang. Diskusi lintas agama dan […]

  • UU BUMN Baru: Modal Danantara Ditetapkan Rp 1.000 Triliun

    UU BUMN Baru: Modal Danantara Ditetapkan Rp 1.000 Triliun

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News- Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mendapatkan modal besar dari pemerintah. Hal ini tertuang dalam Pemerintah resmi menerbitkan Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2025 tentang perubahan keempat UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam perubahan pasal 3G yang ada di beleid tersebut, dikutip Rabu (15/10/2025), […]

expand_less