Breaking News
light_mode
Beranda » News » Percepat Program KNMP, Menteri Trenggono Cek Kampung-Kampung Nelayan di Kepri

Percepat Program KNMP, Menteri Trenggono Cek Kampung-Kampung Nelayan di Kepri

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (27/8) – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono meninjau sejumlah calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kepulauan Riau. Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan calon lokasi sekaligus sebagai upaya percepatan realisasi program strategis tersebut.

Adapun calon lokasi yang ditinjau yakni di Desa Cemaga Utara di Kabupaten Natuna; Desa Sembulang, Pulau Rempang, Kota Batam; serta Kelurahan Kasu dan Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam.

Menteri Trenggono menegaskan, peninjauan ini penting agar lokasi yang dipilih benar-benar sesuai kebutuhan dan dapat segera direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Program ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kami harus pastikan program ini berjalan dengan benar dan bermanfaat,” kata Trenggono usai meninjau calon lokasi KNMP di Batam, Rabu (27/8).

KNMP merupakan program terobosan pemerintah untuk mengubah wajah kampung nelayan tradisional menjadi lebih modern dan produktif. Untuk itu, KKP akan membangun sarana prasarana pendukung kegiatan perikanan, hingga infrastruktur sosial bagi nelayan dalam satu kawasan. Seperti dermaga, pasar ikan higienis, cold storage, bengkel kapal, tempat pelelangan ikan (TPI), balai pelatihan, hingga area kuliner.

“Dengan fasilitas ini, kami ingin kawasan pesisir menjadi lebih tertata, produktif menghasilkan produk-produk perikanan berdaya saing tinggi, sehingga rantai pasok hasil laut bisa lebih kuat dan menguntungkan nelayan,” ujar Trenggono.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas di lokasi calon KNMP di Pulau Rempang. Seorang nelayan setempat, Hasan (47), mengungkapkan harapannya atas program ini.


“Kami sangat menunggu adanya kampung nelayan ini. Selama ini banyak kendala, mulai dari tempat tinggal yang kurang memadai sampai kesulitan menyimpan hasil tangkapan. Kalau ada kampung nelayan dengan fasilitas lengkap, tentu akan sangat membantu kehidupan kami,” ungkapnya.

Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pelaksanaan program KNMP  dilaksanakan tahun ini, setelah melaksanakan tahapan-tahapan seleksi calon lokasi pembangunan di berbagai wilayah pesisir Indonesia. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan 30 Ton Beras dari UEA Batal Dikembalikan, Mendagri: Ada di Muhammadiyah

    Bantuan 30 Ton Beras dari UEA Batal Dikembalikan, Mendagri: Ada di Muhammadiyah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, bantuan beras sebanyak 30 ton dari non-government organization milik Uni Emirat Arab (UEA) ke korban banjir Medan, Sumatera Utara tidak jadi dikembalikan. Tito menyampaikan, atas kesepakatan masyarakat, 30 ton beras dari UEA tersebut disalurkan ke Muhammadiyah. “Beras ini diserahkan atas kesepakatan oleh masyarakat, kepada Muhammadiyah […]

  • Satu Tahun Pemerintahan Jadi Momentum Tepat Prabowo Evaluasi Kabinet Merah Putih

    Satu Tahun Pemerintahan Jadi Momentum Tepat Prabowo Evaluasi Kabinet Merah Putih

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News – Satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto menjadi momentum emas bagi kepala negara untuk mengevaluasi secara menyeluruh jajaran Kabinet Merah Putih . Dalam periode singkat ini, tentu ada sejumlah capaian, tapi juga banyak target yang jauh dari harapan. Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, menteri bukan sekadar pembantu […]

  • Menguntungkan atau Tidak Analisis Industri untuk Pengusaha Pemula

    Menguntungkan atau Tidak Analisis Industri untuk Pengusaha Pemula

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Analisis industri adalah proses evaluasi sistematis terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi kinerja dan keunggulan sebuah industri. Umumnya, analisis ini melibatkan penilaian terhadap 5 faktor utama, yaitu ancaman pendatang baru, daya tawar penjual dan pembeli, serta persaingan antar pesaing. Berdasarkan data, rata-rata perusahaan menghabiskan sekitar 10% dari biaya operasional untuk analisis industri. Analisis industri […]

  • Piye Kabare, Enak Zamanku, Toh? Dilema Sejarah Kontroversi Pahlawan Nasional Soeharto

    Piye Kabare, Enak Zamanku, Toh? Dilema Sejarah Kontroversi Pahlawan Nasional Soeharto

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id  – Gelar Pahlawan Nasional bagi Presiden RI ke-2, Soeharto, merupakan salah satu isu paling sensitif dan kompleks dalam kancah politik dan sejarah Indonesia. Setiap kali isu ini muncul, ia memicu polarisasi tajam antara dua kubu yang memiliki dasar argumen kuat. Satu sisi berfokus pada jasa pembangunan dan stabilitas yang signifikan, sementara sisi lain […]

  • 7 Kota Siap Mulai Proyek Sulap Sampah Jadi Listrik Tahun Depan

    7 Kota Siap Mulai Proyek Sulap Sampah Jadi Listrik Tahun Depan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan ada tujuh kota yang dinyatakan telah siap melaksanakan proyek waste to energy (WTE) atau sulap sampah menjadi listrik. Hal ini telah disepakati dari rapat koordinasi terbatas (rakortas) yang diselenggarakan hari ini.Zulhas mengatakan proyek ini akan menggunakan teknologi incinerator. Teknologi ini digunakan di negara-negara […]

  • Suzuki Ganti Logo Baru Setelah 22 Tahun Masuk Era Digitalisasi

    Suzuki Ganti Logo Baru Setelah 22 Tahun Masuk Era Digitalisasi

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Suzuki Motor Corporation ( SMC ) menjelaskan perubahan logo perusahaan setelah 22 tahun adalah bagian dari digitalisasi. Meski perubahannya tidak signifikan, logo baru ini diharapkan bisa membantu mempermudah masyarakat mengidentifikasi merek Suzuki. “Perubahan logo ini adalah bagian dari digitalisasi, kalau kita melihat logo yang lama dari handphone atau website terlihat mepet jadi […]

expand_less