Breaking News
light_mode
Beranda » News » Bisnis » Strategi Manajemen Risiko untuk Pengusaha UMKM yang Efektif

Strategi Manajemen Risiko untuk Pengusaha UMKM yang Efektif

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ringkasan Singkat: Manajemen risiko adalah proses identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko yang dapat mempengaruhi organisasi atau proyek. Umumnya, 60% kegagalan proyek disebabkan oleh ketidakmampuan mengelola risiko. Dengan manajemen risiko yang efektif, organisasi dapat mengurangi potensi kerugian dan meningkatkan kesuksesan.

Manajemen risiko adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis. Manajemen risiko yang efektif dapat membantu pengusaha UMKM menghadapi tantangan dan mencapai kesuksesan. Umumnya, pengusaha UMKM yang memiliki strategi manajemen risiko yang baik dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk menghadapi krisis dan mengambil keputusan yang tepat.

Tahukah kamu bahwa sekitar 60% bisnis UMKM gagal dalam tahun pertama karena tidak memiliki strategi manajemen risiko yang efektif? Umumnya, bisnis UMKM yang tidak memiliki strategi manajemen risiko yang baik lebih rentan terhadap gangguan eksternal dan internal. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha UMKM untuk memahami manajemen risiko dan mengimplementasikan strategi yang efektif untuk menghadapi tantangan bisnis.

Manajemen risiko juga dapat membantu pengusaha UMKM mengidentifikasi peluang dan mengambil keputusan yang tepat. Berdasarkan pengalaman praktisi, manajemen risiko yang efektif dapat meningkatkan kemampuan bisnis untuk beradaptasi dengan perubahan pasar dan meningkatkan keuntungan. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha UMKM untuk memahami manajemen risiko dan mengimplementasikan strategi yang efektif untuk mencapai kesuksesan.

Manajemen risiko yang efektif juga dapat membantu pengusaha UMKM mengelola sumber daya dengan lebih baik. Umumnya, bisnis UMKM yang memiliki strategi manajemen risiko yang baik dapat mengalokasikan sumber daya dengan lebih efektif dan meningkatkan efisiensi operasional. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha UMKM untuk memahami manajemen risiko dan mengimplementasikan strategi yang efektif untuk mengelola sumber daya dengan lebih baik.

Manajemen risiko membantu organisasi mengidentifikasi, mengukur, dan mengendalikan potensi ancaman

Manajemen Risiko: Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya

Manajemen risiko adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis. Manajemen risiko yang efektif dapat membantu pengusaha UMKM menghadapi tantangan dan mencapai kesuksesan. Umumnya, manajemen risiko melibatkan beberapa tahap, including identifikasi risiko, analisis risiko, dan pengelolaan risiko.

Manfaat manajemen risiko yang efektif adalah dapat membantu pengusaha UMKM mengurangi kerugian dan meningkatkan keuntungan. Berdasarkan pengalaman praktisi, manajemen risiko yang efektif dapat membantu bisnis UMKM menghadapi krisis dan mengambil keputusan yang tepat. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha UMKM untuk memahami manajemen risiko dan mengimplementasikan strategi yang efektif untuk mencapai kesuksesan.

Cara kerja manajemen risiko yang efektif adalah dengan mengidentifikasi risiko yang dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis, menganalisis risiko tersebut, dan mengelola risiko dengan strategi yang efektif. Umumnya, bisnis UMKM yang memiliki strategi manajemen risiko yang baik dapat menggunakan beberapa strategi, seperti diversifikasi, hedging, dan mitigasi. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha UMKM untuk memahami manajemen risiko dan mengimplementasikan strategi yang efektif untuk menghadapi tantangan bisnis.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang manajemen risiko, kunjungi website Strategy News untuk mendapatkan informasi dan sumber daya yang berguna untuk pengusaha UMKM.

Cara Mengidentifikasi Risiko yang Terbukti Efektif untuk Pengusaha UMKM

Mengidentifikasi risiko yang terbukti efektif untuk pengusaha UMKM adalah langkah pertama dalam manajemen risiko. Umumnya, pengusaha UMKM dapat menggunakan beberapa metode untuk mengidentifikasi risiko, seperti analisis SWOT, analisis PESTEL, dan analisis Porter’s Five Forces. Berdasarkan pengalaman praktisi, metode-metode ini dapat membantu pengusaha UMKM mengidentifikasi risiko yang dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis.

Langkah-langkah untuk mengidentifikasi risiko yang terbukti efektif untuk pengusaha UMKM adalah sebagai berikut:

  • Mengidentifikasi tujuan dan sasaran bisnis
  • Menganalisis lingkungan internal dan eksternal bisnis
  • Mengidentifikasi risiko yang dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis
  • Menganalisis risiko tersebut dan mengelola risiko dengan strategi yang efektif

Umumnya, pengusaha UMKM yang memiliki strategi manajemen risiko yang baik dapat menggunakan beberapa strategi untuk mengelola risiko, seperti diversifikasi, hedging, dan mitigasi. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha UMKM untuk memahami manajemen risiko dan mengimplementasikan strategi yang efektif untuk menghadapi tantangan bisnis.

Perbedaan Manajemen Risiko dan Manajemen Kualitas: Mana yang Tepat untuk Bisnis Anda?

Dalam dunia bisnis, terdapat beberapa konsep yang sering kali dianggap sama, namun sebenarnya memiliki perbedaan yang signifikan. Salah satu contoh adalah manajemen risiko dan manajemen kualitas. Manajemen risiko adalah proses mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis, sedangkan manajemen kualitas adalah proses memastikan bahwa produk atau jasa memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Tergantung kondisi bisnis, penting untuk memahami perbedaan antara kedua konsep ini untuk menentukan mana yang tepat untuk bisnis Anda. Umumnya, pengusaha UMKM yang memiliki strategi manajemen risiko yang baik dapat menggunakan beberapa strategi untuk mengelola risiko, seperti diversifikasi, hedging, dan mitigasi, dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia di website https://strategynews.id.

Manajemen kualitas lebih fokus pada memastikan bahwa produk atau jasa memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, sedangkan manajemen risiko lebih fokus pada mengidentifikasi dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis. Berdasarkan pengalaman praktisi, perbedaan ini sangat penting, karena manajemen kualitas dapat membantu meningkatkan kepuasan pelanggan, sedangkan manajemen risiko dapat membantu mengurangi kemungkinan kegagalan bisnis. Rata-rata industri menunjukkan bahwa pengusaha UMKM yang memiliki strategi manajemen risiko yang baik dapat mengurangi kemungkinan kegagalan bisnis hingga 30%.

Kesalahan Umum dalam Manajemen Risiko dan Cara Menghindarinya menurut Para Praktisi di Strategy News

Dalam manajemen risiko, terdapat beberapa kesalahan umum yang dapat dilakukan oleh pengusaha UMKM. Salah satu kesalahan yang paling umum adalah tidak mengidentifikasi risiko yang tepat, sehingga strategi manajemen risiko yang digunakan tidak efektif. Tergantung kondisi bisnis, penting untuk memahami kesalahan-kesalahan ini untuk menghindarinya. Berdasarkan pengalaman praktisi, beberapa kesalahan umum dalam manajemen risiko adalah:

  • Tidak mengidentifikasi risiko yang tepat
  • Tidak menganalisis risiko dengan baik
  • Tidak mengelola risiko dengan strategi yang efektif

Umumnya, pengusaha UMKM dapat menghindari kesalahan-kesalahan ini dengan memahami konsep manajemen risiko dan mengimplementasikan strategi yang efektif. Para praktisi di Strategy News merekomendasikan untuk selalu memantau dan mengevaluasi strategi manajemen risiko yang digunakan untuk memastikan bahwa strategi tersebut efektif dalam mengelola risiko.

Dalam manajemen risiko, penting untuk memahami bahwa setiap bisnis memiliki risiko yang unik, sehingga strategi manajemen risiko yang digunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Tergantung kondisi bisnis, strategi manajemen risiko yang digunakan dapat berbeda-beda, namun umumnya, strategi ini harus mempertimbangkan beberapa faktor, seperti kemampuan keuangan, sumber daya manusia, dan teknologi. Dengan memahami kesalahan-kesalahan umum dalam manajemen risiko dan menghindarinya, pengusaha UMKM dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis dan mengurangi kemungkinan kegagalan.

Tips Praktis dari Praktisi Berpengalaman di Strategy News untuk Mengembangkan Strategi Manajemen Risiko yang Efektif

Dalam mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif, penting untuk memahami beberapa tips praktis yang dapat membantu. Berdasarkan pengalaman praktisi di Strategy News, beberapa tips praktis untuk mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif adalah dengan memahami konsep manajemen risiko, mengidentifikasi risiko yang tepat, menganalisis risiko dengan baik, dan mengelola risiko dengan strategi yang efektif. Umumnya, pengusaha UMKM dapat menggunakan beberapa strategi untuk mengelola risiko, seperti diversifikasi, hedging, dan mitigasi, dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia.

Dalam manajemen risiko, penting untuk selalu memantau dan mengevaluasi strategi manajemen risiko yang digunakan untuk memastikan bahwa strategi tersebut efektif dalam mengelola risiko. Tergantung kondisi bisnis, strategi manajemen risiko yang digunakan dapat berbeda-beda, namun umumnya, strategi ini harus mempertimbangkan beberapa faktor, seperti kemampuan keuangan, sumber daya manusia, dan teknologi. Dengan memahami tips praktis untuk mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif, pengusaha UMKM dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis dan mengurangi kemungkinan kegagalan. Manajemen risiko adalah proses yang berkelanjutan, sehingga penting untuk selalu memantau dan mengevaluasi strategi manajemen risiko yang digunakan untuk memastikan bahwa strategi tersebut efektif dalam mengelola risiko.

Langkah Selanjutnya: Mengembangkan Strategi Manajemen Risiko yang Efektif

Dalam mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif, penting untuk memahami beberapa tips praktis yang dapat membantu. Berdasarkan pengalaman praktisi di Strategy News, beberapa tips praktis untuk mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif adalah dengan memahami konsep manajemen risiko, mengidentifikasi risiko yang tepat, menganalisis risiko dengan baik, dan mengelola risiko dengan strategi yang efektif. Contohnya, jika Anda memiliki bisnis UMKM di bidang kuliner, Anda dapat mengidentifikasi risiko keamanan pangan dan mengembangkan strategi untuk mengelola risiko tersebut, seperti dengan memperbarui prosedur kebersihan dan mengadakan pelatihan untuk karyawan.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Manajemen Risiko

Apa itu Manajemen Risiko?

Manajemen risiko adalah proses mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi bisnis. Menurut para pakar, manajemen risiko dapat membantu bisnis mengurangi kemungkinan kegagalan dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan. Dalam konteks bisnis UMKM, manajemen risiko dapat membantu mengidentifikasi risiko keuangan, operasional, dan strategis.

Bagaimana Cara Mengembangkan Strategi Manajemen Risiko yang Efektif?

Mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif dapat dilakukan dengan memahami konsep manajemen risiko, mengidentifikasi risiko yang tepat, menganalisis risiko dengan baik, dan mengelola risiko dengan strategi yang efektif. Contohnya, jika Anda memiliki bisnis UMKM di bidang e-commerce, Anda dapat mengidentifikasi risiko keamanan data dan mengembangkan strategi untuk mengelola risiko tersebut, seperti dengan menggunakan teknologi enkripsi data.

Baca Juga: Danantara Bidik Reformasi Total Pasar Modal Indonesia

Apakah Manajemen Risiko Lebih Penting dari Manajemen Kualitas?

Manajemen risiko dan manajemen kualitas adalah dua konsep yang berbeda, tetapi keduanya sangat penting dalam bisnis. Manajemen risiko berfokus pada mengidentifikasi dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi bisnis, sedangkan manajemen kualitas berfokus pada meningkatkan kualitas produk atau jasa. Dalam konteks bisnis UMKM, keduanya sangat penting, karena manajemen risiko dapat membantu mengurangi kemungkinan kegagalan, sedangkan manajemen kualitas dapat membantu meningkatkan kepuasan pelanggan.

Bagaimana Cara Mengidentifikasi Risiko yang Tepat dalam Bisnis UMKM?

Mengidentifikasi risiko yang tepat dalam bisnis UMKM dapat dilakukan dengan menganalisis lingkungan bisnis, mengidentifikasi potensi ancaman, dan memahami konsep manajemen risiko. Contohnya, jika Anda memiliki bisnis UMKM di bidang kuliner, Anda dapat mengidentifikasi risiko keamanan pangan dan mengembangkan strategi untuk mengelola risiko tersebut, seperti dengan memperbarui prosedur kebersihan dan mengadakan pelatihan untuk karyawan.

Apakah Strategi Manajemen Risiko yang Efektif dapat Meningkatkan Keberhasilan Bisnis UMKM?

Ya, strategi manajemen risiko yang efektif dapat meningkatkan keberhasilan bisnis UMKM. Dengan mengidentifikasi dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi bisnis, UMKM dapat mengurangi kemungkinan kegagalan dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan. Contohnya, jika Anda memiliki bisnis UMKM di bidang e-commerce, Anda dapat mengidentifikasi risiko keamanan data dan mengembangkan strategi untuk mengelola risiko tersebut, seperti dengan menggunakan teknologi enkripsi data.

Kesimpulan

Dalam mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif, penting untuk memahami beberapa tips praktis yang dapat membantu. Dengan memahami konsep manajemen risiko, mengidentifikasi risiko yang tepat, menganalisis risiko dengan baik, dan mengelola risiko dengan strategi yang efektif, UMKM dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis dan mengurangi kemungkinan kegagalan. Manajemen risiko adalah proses yang berkelanjutan, sehingga penting untuk selalu memantau dan mengevaluasi strategi manajemen risiko yang digunakan untuk memastikan bahwa strategi tersebut efektif dalam mengelola risiko.

Sebagai kesimpulan, manajemen risiko adalah konsep yang sangat penting dalam bisnis UMKM. Dengan memahami konsep manajemen risiko dan mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif, UMKM dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis dan mengurangi kemungkinan kegagalan. Oleh karena itu, penting untuk memahami tips praktis untuk mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif dan mengimplementasikannya dalam bisnis UMKM.

Dalam mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif, penting untuk mempertimbangkan beberapa faktor, seperti kemampuan keuangan, sumber daya manusia, dan teknologi. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, UMKM dapat mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis. Kunjungi strategy news untuk layanan serupa dan informasi lebih lanjut tentang manajemen risiko.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Dalam mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif, ada beberapa kesalahan umum yang harus dihindari oleh pengusaha UMKM. Berikut adalah beberapa kesalahan yang umum dilakukan dan cara menghindarinya:

Pertama, kesalahan umum yang dilakukan oleh pengusaha UMKM adalah tidak memiliki rencana manajemen risiko yang jelas. MENGAPA hal ini salah? Karena tanpa rencana yang jelas, UMKM tidak dapat mengidentifikasi dan mengelola risiko dengan efektif. APA yang benar sebagai gantinya? Pengusaha UMKM harus memiliki rencana manajemen risiko yang jelas dan terstruktur, termasuk identifikasi risiko, analisis risiko, dan strategi pengelolaan risiko.

Kedua, kesalahan umum yang dilakukan oleh pengusaha UMKM adalah tidak mempertimbangkan kemampuan keuangan dalam mengembangkan strategi manajemen risiko. MENGAPA hal ini salah? Karena kemampuan keuangan adalah faktor yang sangat penting dalam mengelola risiko, dan tanpa mempertimbangkan kemampuan keuangan, UMKM dapat mengalami kesulitan dalam mengelola risiko. APA yang benar sebagai gantinya? Pengusaha UMKM harus mempertimbangkan kemampuan keuangan dalam mengembangkan strategi manajemen risiko, termasuk menentukan anggaran untuk mengelola risiko dan mempertimbangkan sumber daya keuangan yang tersedia.

Ketiga, kesalahan umum yang dilakukan oleh pengusaha UMKM adalah tidak memantau dan mengevaluasi strategi manajemen risiko secara teratur. MENGAPA hal ini salah? Karena strategi manajemen risiko yang efektif memerlukan pemantauan dan evaluasi secara teratur untuk memastikan bahwa strategi tersebut efektif dalam mengelola risiko. APA yang benar sebagai gantinya? Pengusaha UMKM harus memantau dan mengevaluasi strategi manajemen risiko secara teratur, termasuk melakukan analisis risiko dan mengupdate rencana manajemen risiko jika diperlukan.

Tips Lanjutan dari Praktisi

Dalam mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif, ada beberapa tips lanjutan yang dapat dipertimbangkan oleh pengusaha UMKM. Berikut adalah beberapa tips lanjutan dari praktisi:

Pertama, penting untuk memiliki tim manajemen risiko yang efektif. Tim manajemen risiko harus terdiri dari orang-orang yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam mengelola risiko, serta memiliki pengetahuan tentang industri dan bisnis UMKM. Dengan memiliki tim manajemen risiko yang efektif, UMKM dapat mengelola risiko dengan lebih efektif dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis.

Kedua, penting untuk menggunakan teknologi dalam mengelola risiko. Teknologi dapat membantu UMKM dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko, serta memantau dan mengevaluasi strategi manajemen risiko. Dengan menggunakan teknologi, UMKM dapat mengelola risiko dengan lebih efektif dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis. Salah satu contoh teknologi yang dapat digunakan adalah sistem manajemen risiko yang dapat membantu UMKM dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko, serta memantau dan mengevaluasi strategi manajemen risiko.

Ketiga, penting untuk memiliki rencana kontinjensi yang efektif. Rencana kontinjensi harus disusun untuk menghadapi situasi darurat atau bencana, serta memiliki langkah-langkah yang jelas untuk mengelola risiko dan memulihkan bisnis. Dengan memiliki rencana kontinjensi yang efektif, UMKM dapat mengelola risiko dengan lebih efektif dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang manajemen risiko dan strategi lainnya, kunjungi strategy news untuk mendapatkan informasi dan tips yang lebih lengkap.

Dalam mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan UMKM dalam mengelola risiko. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, UMKM dapat mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis. Manajemen risiko adalah proses yang berkelanjutan, sehingga penting untuk selalu memantau dan mengevaluasi strategi manajemen risiko yang digunakan untuk memastikan bahwa strategi tersebut efektif dalam mengelola risiko. Dengan demikian, UMKM dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis dan mengurangi kemungkinan kegagalan. Oleh karena itu, penting untuk memahami konsep manajemen risiko dan mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis. Manajemen risiko yang efektif dapat membantu UMKM dalam mengelola risiko dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Alba dari Kalimantan: Satu-satunya Orangutan Albino di Dunia

    Kisah Alba dari Kalimantan: Satu-satunya Orangutan Albino di Dunia

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Dunia dihebohkan oleh penemuan orangutan  berbulu putih pucat dengan mata kebiruan pada bulan April 2017, primata yang kini dikenal dengan nama Alba. Simak cerita orangutan albino satu-satunya ini. Pada tanggal 29 April 2017, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan tengah bersama kepolisian Sektor Kapuas Hulu dan Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOS) menyelamatkan […]

  • Pemerintah dan PLN Bakal Hadirkan PLTN sebagai Solusi Energi Andal, Bersih dan Terjangkau

    Pemerintah dan PLN Bakal Hadirkan PLTN sebagai Solusi Energi Andal, Bersih dan Terjangkau

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Jakarta 24 Agustus 2025- PT PLN (Persero) bersama dengan pemerintah berkomitmen untuk menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia demi menghadirkan solusi energi yang andal, bersih dan terjangkau. Komitmen ini tercermin melalui agenda Nusantara Energi Forum yang digelar di Jakarta pada Rabu (20/8). Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman […]

  • Gunung Semeru Erupsi, 178 Pendaki Sempat Terjebak di Ranu Kumbolo

    Gunung Semeru Erupsi, 178 Pendaki Sempat Terjebak di Ranu Kumbolo

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id  – Terjadinya letusan di Gunung Semeru yang berada di kawasan Lumajang, Jawa Timur, Rabu (19/11/2025) petang kemarin membuat warga di kaki gunung tersebut panik. Terlebih lagi dengan debu vulkanik yang terus menyembur setinggi 2.000 meter di atas puncak. Kondisi yang lebih terbayang lagi, dengan adanya 178 pendaki yang tengah berkemah di kawasan Ranu […]

  • UU BUMN Baru: Modal Danantara Ditetapkan Rp 1.000 Triliun

    UU BUMN Baru: Modal Danantara Ditetapkan Rp 1.000 Triliun

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News- Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mendapatkan modal besar dari pemerintah. Hal ini tertuang dalam Pemerintah resmi menerbitkan Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2025 tentang perubahan keempat UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam perubahan pasal 3G yang ada di beleid tersebut, dikutip Rabu (15/10/2025), […]

  • Penerimaan Negara Merosot, OTT KPK Bukti Rendahnya Integritas Pegawai Pajak

    Penerimaan Negara Merosot, OTT KPK Bukti Rendahnya Integritas Pegawai Pajak

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Ketika APBN makin tertekan dan defisit mendekati batas 3 persen. Terciduknya pegawai pajak dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) memantik reaksi keras dari Senayan. Anggota Komisi XI DPR, Amin Ak, menyebut kasus itu alarm keras bahwa integritas aparat perpajakan harus dijaga ketat. “Saya melihat kasus ini sebagai tindakan penegakan […]

  • Sebanyak 297.008 Orang Jadi Korban Online Scam Dalam Setahun

    Sebanyak 297.008 Orang Jadi Korban Online Scam Dalam Setahun

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah mengungkapkan bahwa sebanyak 297.008 masyarakat Indonesia menjadi korban online scam. Edwin menuturkan, data tersebut didapat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait laporan scam online dari November 2024-Oktober 2025. “Jadi OJK periode November 2024 dengan Oktober sampai Oktober 2025, setahun ya, tercatat sejumlah laporan masuk. […]

expand_less