Breaking News
light_mode
Beranda » News » Arab Saudi Sambut Baik Pengakuan Palestina oleh Inggris, Australia hingga Kanada

Arab Saudi Sambut Baik Pengakuan Palestina oleh Inggris, Australia hingga Kanada

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Riyadh – Kerajaan Arab Saudi pada Minggu (21/9/2025) menyatakan apresiasi atas langkah Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal yang secara resmi mengakui Negara Palestina.

Riyadh menilai pengakuan ini sebagai bentuk komitmen nyata negara-negara sahabat untuk mendukung proses perdamaian serta mendorong terwujudnya solusi dua negara sesuai dengan resolusi internasional yang berlaku, dikutip dari laman Qatar News Agency, Senin (22/9).

Mengutip Kantor Berita Saudi (SPA), pemerintah Kerajaan berharap semakin banyak negara mengikuti jejak tersebut dengan memberikan pengakuan kepada Palestina.

Langkah ini dinilai penting untuk membantu rakyat Palestina mewujudkan cita-cita hidup damai di tanah mereka sendiri, sekaligus memperkuat kapasitas Otoritas Palestina dalam menjalankan tanggung jawabnya demi masa depan yang aman, stabil, dan sejahtera.

Prancis dan sejumlah negara lain diperkirakan akan segera menyusul.

Langkah ini memicu kecaman keras dari Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa pengakuan tersebut dianggap sebagai hadiah bagi Hamas.

Amerika Serikat juga menyatakan penolakan tegas, menegaskan posisinya tetap berpihak pada sekutunya.

Melansir BBC, secara internasional, Palestina telah lama diperlakukan layaknya sebuah negara. Ia memiliki misi diplomatik di berbagai belahan dunia dan tim nasional yang berlaga di Olimpiade. Namun, kedaulatannya masih belum nyata.

Palestina tidak memiliki batas yang diakui secara internasional, ibu kota, ataupun angkatan bersenjata. Di Tepi Barat, Otoritas Palestina—yang dibentuk lewat perjanjian perdamaian 1990-an—tidak sepenuhnya mengendalikan wilayah maupun rakyatnya karena pendudukan Israel. Sementara Gaza kini porak-poranda akibat perang yang terus berlangsung.

Kondisi inilah yang membuat pengakuan negara-negara Barat lebih bersifat simbolis. Ia menjadi pernyataan moral dan politik yang kuat, meski tidak serta-merta mengubah kenyataan di lapangan.

  • Penulis: Jamil F.J.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Tak Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan dan Diwakili Gibran

    Prabowo Tak Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan dan Diwakili Gibran

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto berhalangan menghadiri agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Afrika Selatan. Ia menyebutkan, Presiden Prabowo memiliki sejumlah agenda di Tanah Air yang bertepatan dengan KTT G20 sehingga kehadirannya digantikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Iya, betul. Jadwal KTT G20 di […]

  • Istana Respons Purbaya yang Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN

    Istana Respons Purbaya yang Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mencari jalan keluar untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini disampaikan Prasetyo merespons sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak menggunakan APBN untuk membayar utang proyek kereta cepat. […]

  • Pemerintah Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Mulai 2026, Ini Syarat dan Sasarannya

    Pemerintah Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Mulai 2026, Ini Syarat dan Sasarannya

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Pemerintah berencana menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan mulai 2026. Langkah ini diharapkan bisa meringankan beban jutaan masyarakat yang kesulitan membayar iuran, sekaligus memastikan seluruh warga tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan. Rencana ini pertama kali diungkapkan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Ia menyebut, pemerintah sedang menyiapkan mekanisme pembebasan […]

  • Dukung Program Pemerintah, Asosiasi Pengembang Bagi-bagi Rumah Gratis

    Dukung Program Pemerintah, Asosiasi Pengembang Bagi-bagi Rumah Gratis

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Himpunan pengembang rumah subsidi yang tergabung dalam Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) menyatakan siap mendukung program 3 juta rumah. Salah satu bentuknya adalah dengan membagi-bagikan rumah gratis.Pembagian rumah gratis itu juga dilakukan dalam rangka peringatan hari jadi HIMPERRA ke-7. Menurut Ketua Umum HIMPERRA Ari Tri Priyono, hal ini dilakukan sebagai […]

  • Sepakat Kerja Sama, Untirta dan Bank Banten Teken Kontrak

    Sepakat Kerja Sama, Untirta dan Bank Banten Teken Kontrak

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Serang, Strategy News- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman ( MoU) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk dan PT  Krakatau Daya Tirta Pada tanggal 13-Oktober 2025 di Gedung Rektorat Ruang Multimedia Kampus Untirta Sindangsari Kab. Serang. Hadir pada acara ini Rektor Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T.,  Wakil Rektor […]

  • Prabowo Sambut Hangat Presiden Brasil di Istana Merdeka

    Prabowo Sambut Hangat Presiden Brasil di Istana Merdeka

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News – Presiden Prabowo Subianto langsung memberikan pelukan hangat menyambut secara resmi kunjungan kenegaraan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Merdeka , Jakarta, pada Kamis (23/10/2025). Kedatangan Presiden Lula ini juga disambut dalam upacara kenegaraan penuh kehormatan. Upacara tersebut menandai dimulainya kunjungan kenegaraan Presiden Lula ke Indonesia. Rombongan Presiden Lula […]

expand_less