Breaking News
light_mode
Beranda » News » Politik » Sinergi Kementan dan TNI AD Kawal Optimasi Lahan Rawa 2025

Sinergi Kementan dan TNI AD Kawal Optimasi Lahan Rawa 2025

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bogor, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian (Itjen Kementan) bersama Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjen AD) perkuat kerja sama dalam mengawal pengembangan lahan rawa sebagai lahan potensial penyedia pangan masa depan. Upaya ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU tahun 2024 yang bertujuan mendorong tercapainya swasembada pangan nasional.

Plt. Inspektur Jenderal (Irjen) Kementan, Memet Darmawan, menyampaikan target optimasi lahan 2025 telah ditetapkan seluas 500.000 hektare di 24 provinsi dengan melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta petani sebagai ujung tombak.

Berdasarkan data terakhir, lahan dengan survei investigasi desain (SID) tersedia mencapai 417.434 hektare (83%) sedangkan kontrak konstruksi sudah berjalan di 329.539 hektare (66%). Angka ini terus bergerak dan Kementan terus mendorong agar target optimalisasi lahan dapat tercapai.

Memet menekankan pentingnya melakukan rekonsiliasi data, identifikasi kendala di lapangan, sekaligus perumusan solusi untuk percepatan penyelesaian optimasi lahan. Berbagai upaya strategis terus dilakukan termasuk langkah-langkah pengawasan program agar program dan kegiatan tidak hanya dinilai dari ketercapaian target tapi akuntabilitasnya tetap terjaga.

“Dari hasil realisasi saat ini, memang masih belum memenuhi target, dan ini terus kita dorong,” kata Memet dalam Workshop Pengawasan Program Optimasi Lahan Rawa TA 2025 bersama Itjen TNI AD di Bogor, Jawa Barat pada Kamis (25/9/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Inspektur I, Itjen Kementan, Andry Asmara, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan intensif maupun periodik terkait kegiatan oplah di lapangan. Dirinya mengungkapkan, kunjungan ke lapangan telah dilaksanakan setiap dua bulan, sementara itu audit dilakukan pada akhir tahun.

Rencananya kata Andry, pihaknya bersama Itjen TNI AD akan melaksanakan dua kali pengawalan lapangan di berbagai provinsi pelaksana Oplah pada awal Oktober dan pertengahan November 2025.

“Dengan pengawalan bersama, kita ingin memastikan pelaksanaan Oplah sesuai aturan, memberi rekomendasi perbaikan, sekaligus menjadi early warning system bagi program tahun anggaran 2025,” tuturnya.

Senada dengan itu, Wakil Inspektur Jenderal (Wairjen) TNI AD, Mayjen TNI Muhammad Muchidin menyatakan kesiapannya dalam mendukung program optimasi lahan.

“Kami TNI siap mendukung apa yang menjadi program Kementerian Pertanian untuk dapat menyelaraskan percepatan optimasi lahan dengan berpedoman pada parameter swasekola tipe II sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa peran TNI sangat penting karena memiliki kekuatan besar hingga tingkat bawah. Hal ini dapat menjadi motor penggerak bagi pelaksanaan dan peningkatan produktivitas pertanian khusus padi dan jagung dengan melakukan penambahan luas lahan dan optimasi lahan.

  • Penulis: Jamil F.J.

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT JOSAN GLOBAL SEAFOOD MENYAMBUT GEMBIRA DIBUKANYA KEMBALI EKSPOR UDANG INDONESIA KE ARAB SAUDI

    PT JOSAN GLOBAL SEAFOOD MENYAMBUT GEMBIRA DIBUKANYA KEMBALI EKSPOR UDANG INDONESIA KE ARAB SAUDI

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – PT Josan Global Seafood menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, khususnya Otoritas Makanan dan Obat-obatan Saudi (SFDA), atas keputusan pencabutan moratorium atau tindakan impor udang asal Indonesia yang sebelumnya diberlakukan sejak September 2025. Keputusan tersebut menjadi kabar baik bagi industri perikanan nasional sekaligus membuktikan bahwa produk perikanan […]

  • Dukung Percepatan Penanganan Bencana Sumatra, BRIN Kembangkan Platform Integrasi Data Kebencanaan

    Dukung Percepatan Penanganan Bencana Sumatra, BRIN Kembangkan Platform Integrasi Data Kebencanaan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengerahkan 101 personel dari 13 unit kerja untuk mendukung percepatan penanganan banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Seluruh personel tersebut tergabung dalam Task Force Reaksi Cepat Tanggap Bencana, sebuah operasi terpadu yang menggabungkan kemampuan riset, analisis data, serta dukungan teknis lintas […]

  • Kisah Pak Jaka: Inovasi PropTech dalam Mengubah Industri Properti

    Kisah Pak Jaka: Inovasi PropTech dalam Mengubah Industri Properti

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: PropTech menggabungkan data real‑time, AI, dan platform digital untuk mempercepat pencarian, transaksi, serta manajemen aset properti. Otomatisasi verifikasi dokumen dan virtual tour menurunkan biaya operasional sekaligus memberi pembeli pengalaman yang lebih transparan. Akibatnya, pengembang dan agen tradisional terpaksa beradaptasi atau kehilangan pangsa pasar. Inovasi PropTech menggabungkan teknologi digital—seperti kecerdasan buatan, analitik data besar, […]

  • Indonesia Mulai Bangun Proyek Pengganti LPG

    Indonesia Mulai Bangun Proyek Pengganti LPG

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id  – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama PT Pertamina (Persero) memulai pembangunan proyek hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) salah satunya untuk mengurangi Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang berasal dari impor. Proyek yang dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tersebut dirancang untuk memperkuat kedaulatan energi nasional sesuai dengan […]

  • Kerugian RI Akibat Judol Capai Rp134 Triliun,  Prabowo : Kami Sedang Menangani Serius Maraknya Perjudian Online

    Kerugian RI Akibat Judol Capai Rp134 Triliun,  Prabowo : Kami Sedang Menangani Serius Maraknya Perjudian Online

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia telah kehilangan sekitar US$ 8 miliar atau sekitar Rp 134 triliun setiap tahun akibat judi online. Adapun hal tersebut Prabowo sampaikan pada APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) sesi ke-2 di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Republik Korea, Sabtu (1/11). “Kami sedang menangani serius maraknya perjudian online. […]

  • Strategi Membangun Networking Bisnis yang Kuat dan Luas dengan 2 Kunci

    Strategi Membangun Networking Bisnis yang Kuat dan Luas dengan 2 Kunci

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Bangun jaringan bisnis dengan memberi nilai lebih dulu, misalnya berbagi insight atau memperkenalkan peluang yang relevan bagi kontak Anda. Jaga konsistensi melalui follow‑up rutin—baik lewat pesan singkat, email, atau pertemuan langsung—agar hubungan tetap hidup. Manfaatkan kombinasi acara offline (seminar, konferensi) dan platform digital (LinkedIn, grup industri) untuk memperluas jangkauan secara berkelanjutan. Strategi membangun […]

expand_less