Breaking News
light_mode
Beranda » Tech & Edu » Sapi Gama Ditetapkan Pemerintah sebagai Rumpun Baru Sapi Pedaging

Sapi Gama Ditetapkan Pemerintah sebagai Rumpun Baru Sapi Pedaging

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bogor, Sapi Gama (Gagah dan Macho) yang dikembangkan oleh Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada beserta PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) resmi ditetapkan sebagai rumpun sapi pedaging baru (Galur) di Indonesia oleh Kementerian Pertanian, seperti yang tertera dalam Keputusan Menteri Pertanian RI No 840/Kpts/HK.150/M/09/2025. Kegiatan pelepasan yang dilaksanakan pada Minggu (21/9) lalu ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono didampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., selaku Dekan Fakultas Peternakan UGM mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas ditetapkannya sapi gama sebagai rumpun sapi baru di Indonesia. Meski begitu pelepasan sapi gama ini bukan merupakan tujuan akhir dari penelitian ini. Menurutnya kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan harus dilakukan. “Kita ingin  terus melakukan pengembangan populasi sapi gama secara berkelanjutan, dalam rangka mencapai cita-cita kedaulatan pangan,” kata Budi, Rabu (1/10).

Rumpun Sapi Gama sendiri merupakan hasil persilangan antara pejantan Belgian Blue dan induk Brahman Cross terseleksi yang kemudian menghasilkan sapi dengan keunggulan adaptif iklim tropik, berotot ganda dan daging berkualitas premium.  Menurut penuturan ketua tim peneliti, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, penelitian ini sudah berlangsung selama kurang lebih 13 tahun.

Ali Agus menyebutkan sapi gama memiliki keunggulan diantaranya adaptif iklim tropik, berotot ganda dan daging berkualitas premium. Selain dari ketiga keunggulan yang sebelumnya telah disebutkan, Ali mengungkapkan bahwa jenis sapi ini pun memiliki kelebihan lain, yaitu minim mengalami kesulitan pada persalinan. “Kendala kita selama ini di Indonesia, Sapi-sapi kesulitan melahirkan, kemudian harus operasi sesar, sehingga ini banyak tantangan. Nah, kami tidak menyerah terhadap tantangan itu, kami melakukan pilihan-pilihan strategis,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa Belgian Blue memang berotot ganda, namun induk-induknya kerap mengalami kesulitan dalam persalinan dikarenakan ukuran anaknya yang besar dan berat. Oleh karena itu, Sapi Brahman Cross dipilih, dibandingkan jenis-jenis sapi lainnya sebagai induk karena sapi Brahman memiliki badan dan pinggul besar. “Jadinya sapi ini merupakan sapi tropik yang memiliki adaptabilitas baik pada kondisi tropik seperti di Indonesia,” ujarnya.

Jika biasanya anak sapi Belgium Blue yang dilahirkan berbobot, 40 sampai 60 kg, maka Sapi Gama hanya memiliki rata-rata bobot 36 kg saja. Meski demikian, Sapi Gama yang kecil ini mudah besar, dengan catatan pakannya harus baik.  Ia pun menjelaskan bahwa Sapi Gama memiliki tulang yang kecil dan otot yang ganda. “Sehingga dalam umur 30 bulan atau 2,5 tahun, itu sudah layak untuk dipotong, dengan bobot mencapai 700-800 kg. Nah, sehingga kalau memotong sapi satu ekor ini, nah yang kelebihan lainnya karkasnya itu di atas 65 persen,” jelasnya.

Karkas merupakan bagian tubuh hewan setelah disembelih, dikuliti, dikeluarkan darah dan jeroannya, serta dipisahkan dari bagian kepala, kaki, dan organ lain yang tidak dapat dimakan, sehingga yang tersisa hanyalah bagian daging utuh yang siap diolah tinggal. Dari hasil penelitian yang telah dilakukannya, daging dan tulang Sapi Gama itu rata-rata 65% bahkan mencapai 68% yang tertinggi.

Ali berharap bahwa melalui Sapi Gama, Indonesia dapat menghasilkan daging-daging sapi premium secara mandiri. “Mudah-mudahan menjadi salah satu varian baru untuk mendukung kebutuhan daging-daging sapi premium, yang itu produk Indonesia,” harapnya.

  • Penulis: Jamil F.J.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketuk Palu Putusan MK, Prabowo Diharap Tarik Polisi Aktif dari Jabatan Sipil

    Ketuk Palu Putusan MK, Prabowo Diharap Tarik Polisi Aktif dari Jabatan Sipil

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id  – Setelah MK ketuk palu terkait jabatan sipil yang diisi oleh anggota polisi, berharap Presiden Prabowo Subianto segera menarik anggota Polri aktif yang kini masih menduduki jabatan sipil. Harapan itu disampaikan Benny menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan bahwa polisi tak boleh menduduki jabatan sipil tanpa pensiun atau mundur dari institusi Polri […]

  • Gus Irfan: Saya Akan Mengundurkan Diri jika Anak Buah Terbukti Lakukan Pelanggaran

    Gus Irfan: Saya Akan Mengundurkan Diri jika Anak Buah Terbukti Lakukan Pelanggaran

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyatakan siap mengundurkan diri apabila ditemukan anak buahnya terbukti melakukan pelanggaran. Hal ini diucapkan Gus Irfan dalam pidato arahannya saat melantik jajaran pejabat struktural Kementerian Haji dan Umrah, di Masjid Al Ikhlas, Kementerian Haji dan Umrah RI, Thamrin, Jakarta Pusat, […]

  • Allahu Akbar! Respons Warga Gaza Israel-Hamas Resmi Deal Perdamaian

    Allahu Akbar! Respons Warga Gaza Israel-Hamas Resmi Deal Perdamaian

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News – Warga Gaza, Palestina, dilaporkan menyambut gembira atas deal perdamaian yang terjadi antara Israel dan Hamas. Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kedua belah pihak telah menyetujui tahap 1 perdamaian Gaza, melalui akun media sosial miliknya Truth Social. Pengumuman yang sama juga diberikan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed […]

  • Kemenhub Pulihkan Akses Warga Pasca Banjir, Jalur Kereta Api Medan–Binjai Kembali Tersambung

    Kemenhub Pulihkan Akses Warga Pasca Banjir, Jalur Kereta Api Medan–Binjai Kembali Tersambung

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Akses transportasi masyarakat akhirnya kembali pulih. Jalur kereta api Medan–Binjai yang sempat terputus akibat banjir resmi kembali dibuka pada 2 Desember 2025, setelah rangkaian pengujian dan pemeriksaan struktur memastikan kondisi lintasan aman untuk dilewati. Kereta Api Sri Lelawangsa menjadi perjalanan pertama yang kembali beroperasi pada pukul 17.33 WIB, menandai kembalinya konektivitas warga […]

  • Menghadap Presiden, Menteri ESDM Laporkan Target Listrik Desa hingga Swasembada Solar

    Menghadap Presiden, Menteri ESDM Laporkan Target Listrik Desa hingga Swasembada Solar

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta,  Strategynews.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan hasil rangkaian kunjungan kerja ke beberapa daerah, termasuk wilayah Sulawesi. strategis kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11). Laporan tersebut mencakup progres program listrik desa, produksi minyak nasional, serta kesiapan menuju kedaulatan energi. “Tadi saya melapor kepada Bapak Presiden, […]

  • Total tiga prajurit TNI tewas di Lebanon: PBB dan Indonesia mengutuk keras, DPR minta pasukan TNI ditarik

    Total tiga prajurit TNI tewas di Lebanon: PBB dan Indonesia mengutuk keras, DPR minta pasukan TNI ditarik

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Indonesia, seperti diberitakan sejumlah media, telah mengonfirmasi dua prajurit TNI meninggal dunia dalam insiden terbaru pada Senin di Lebanon selatan. Total tiga prajurit TNI meninggal dunia saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan (UNIFIL). Pada Senin (30/03), dua prajurit TNI meninggal setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL, ungkap […]

expand_less