Breaking News
light_mode
Beranda » News » Bisnis » Potensi Wakaf Capai Rp180 Triliun per Tahun, Ma’ruf Amin: Bisa Atasi Kemiskinan

Potensi Wakaf Capai Rp180 Triliun per Tahun, Ma’ruf Amin: Bisa Atasi Kemiskinan

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id  – Wakil Presiden (Wapres) RI ke-13, Ma’ruf Amin, mengungkapkan potensi wakaf di Indonesia sangat besar. Jika dikumpulkan, wakaf uang per tahunnya bisa mencapai Rp180 triliun.

Dana abadi umat ini dinilai Ma’ruf Amin memiliki peran strategis. Dapat menjadi solusi efektif untuk menanggulangi masalah kemiskinan di Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan Ma’ruf Amin dalam acara diskusi Wakafpreneur Forum Jurnalis Wakaf dan Zakat Indonesia (Forjukafi), di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2025).

“Makanya saya terus mendorong, karena wakaf ini potensinya besar sekali. Apalagi sekarang potensi wakaf kita per tahunnya Rp180 triliun,” kata Ma’ruf Amin.

“Dan insyaallah kalau wakaf ini kita bisa kembangkan untuk menanggulangi kemiskinan, saya kira,” lanjutnya.

Ma’ruf Amin menjelaskan, wakaf merupakan instrumen dana abadi umat selain zakat. Bahkan, wakaf memiliki keunggulan karena modalnya tidak boleh hilang, sehingga berpotensi untuk terus berkembang layaknya bola salju.

“Wakaf itulah yang di dalam hadits disebut sebagai sodakoh jariyah. Seseorang kalau meninggal amalnya putus, kecuali tiga hal. Satu sodakoh jariyah yang mengalir, karena modalnya tidak pernah habis, menghasilkan terus,” terang Ma’ruf Amin.

Menurut data yang ia peroleh, Ma’ruf Amin menyebut masih banyak masyarakat Indonesia yang masuk kategori miskin. Karena itu, dana sosial seperti wakaf sangat diperlukan agar penanggulangan kemiskinan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Justru di saat ini kita memerlukan banyak dukungan, karena masyarakat Indonesia kan masih banyak yang miskin. masih mencapai 8 persen, bahkan ada yang ekstrem, walaupun antara 1 atau 0, atau 1 persen itu masih ada,” imbuh Ma’ruf Amin.

“Jadi dana-dana seperti hal sosial seperti (wakaf) ini, itu sangat diperlukan. Sehingga tidak membebani APBN, tapi juga dana umat, dari umat untuk umat,” tukasnya.

  • Penulis: Jamil F.J.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Singgung Pembabatan Hutan Saat Bicara Banjir dan Longsor di Aceh hingga Sumbar

    Prabowo Singgung Pembabatan Hutan Saat Bicara Banjir dan Longsor di Aceh hingga Sumbar

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto menyinggung masalah pembabatan hutan saat membicarakan masalah banjir hingga longsor di sejumlah wilayah. Adapun wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Mulanya, Prabowo menyampaikan bahwa bencana alam juga menjadi pengingat bahwa dunia kini mengalami perubahan iklim dan pemanasan global akibat kerusakan lingkungan. “(Musibah) ini mengingatkan kita bahwa […]

  • Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Prabowo Siap Lawan Korupsi, Komitmen Hilangkan Kemiskinan di Indonesia.

    Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Prabowo Siap Lawan Korupsi, Komitmen Hilangkan Kemiskinan di Indonesia.

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id  – Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). Kehadiran Prabowo disambut antusias puluhan ribu jemaah yang memadati area stadion sejak pagi hari. Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. […]

  • Kepala BGN Buka Kartu Penyebab Keracunan MBG

    Kepala BGN Buka Kartu Penyebab Keracunan MBG

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara soal kasus keracunan yang sempat menimpa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkapkan, ada dua faktor utama yang menjadi penyebab insiden tersebut. Dadan menjelaskan, salah satunya terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang baru beroperasi. Karena itu, dia menyarankan agar SPPG […]

  • Dari Tanah ke Data: Perampasan Baru di Era Digital

    Dari Tanah ke Data: Perampasan Baru di Era Digital

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id  – Sejarah kapitalisme di Indonesia selalu ditandai oleh perebutan kendali atas sumber daya. Pada masa kolonial, yang direbut adalah tanah dan tenaga kerja; pada masa pembangunan Orde Baru, sumber daya alam dan ruang sosial. Kini, di abad ke-21, bentuknya bergeser ke data dan algoritma. Namun logikanya tetap sama, pemisahan masyarakat dari kendali atas […]

  • Grande Coffee & Food Hadirkan Pengalaman Ngopi dan Kuliner Sekaligus Tempat Kerja Kreatif

    Grande Coffee & Food Hadirkan Pengalaman Ngopi dan Kuliner Sekaligus Tempat Kerja Kreatif

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Di tengah maraknya industri kopi dan gaya hidup urban, Grande Coffee & Food tampil menawarkan sesuatu yang berbeda. Bukan sekadar kedai kopi biasa, tempat ini memadukan suasana santai, menu kuliner kekinian, serta fasilitas kerja modern seperti coworking space dan ruang podcast. Terletak strategis di kawasan Ciputat, Grande Coffee & Food buka setiap Senin hingga Sabtu, […]

  • Gus Irfan: Saya Akan Mengundurkan Diri jika Anak Buah Terbukti Lakukan Pelanggaran

    Gus Irfan: Saya Akan Mengundurkan Diri jika Anak Buah Terbukti Lakukan Pelanggaran

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyatakan siap mengundurkan diri apabila ditemukan anak buahnya terbukti melakukan pelanggaran. Hal ini diucapkan Gus Irfan dalam pidato arahannya saat melantik jajaran pejabat struktural Kementerian Haji dan Umrah, di Masjid Al Ikhlas, Kementerian Haji dan Umrah RI, Thamrin, Jakarta Pusat, […]

expand_less