Breaking News
light_mode
Beranda » News » Mendikdasmen Resmikan Sekolah Terpadu Samarinda sebagai Model Sekolah Unggul Non-Asrama

Mendikdasmen Resmikan Sekolah Terpadu Samarinda sebagai Model Sekolah Unggul Non-Asrama

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Samarinda, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan Sekolah Terpadu Samarinda yang terdiri dari tiga jenjang pendidikan, yaitu SD Negeri 028 Sungai Kunjang, SMP Negeri 16 Samarinda, dan SMA Prestasi Samarinda. Sekolah terpadu yang dibangun di atas lahan Pemerintah Kota Samarinda ini diharapkan menjadi model sekolah unggul non-asrama yang mengintegrasikan mutu akademik, karakter, serta fasilitas pendidikan modern.

Dalam sambutannya, Menteri Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun, atas komitmen besar membangun sarana pendidikan terpadu dan gratis bagi masyarakat. “Ini bukan hanya sekolah bertaraf internasional, tapi juga sekolah gratis. Komitmen seperti ini akan melahirkan generasi Samarinda yang unggul, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga tingkat nasional bahkan dunia,” ujar Menteri Mu’ti, di Samarinda, Selasa (30/09/2025).

Menurutnya, keberadaan sekolah terpadu dengan kurikulum bilingual yang menggabungkan Kurikulum Merdeka Nasional dan kurikulum Cambridge adalah langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era global. Menteri Mu’ti menegaskan pentingnya penguasaan bahasa Inggris serta bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) sejak dini. “Bahasa Inggris adalah bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, mulai kelas 3 SD bahasa Inggris sudah kami jadikan mata pelajaran wajib. Begitu juga dengan penguatan sains dan matematika sejak pendidikan anak usia dini,” jelasnya.

Selain itu, Menteri Mu’ti menyinggung prioritas pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia unggul. Ia menekankan pentingnya wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari pendidikan anak usia dini. Hal ini sejalan dengan program nasional pemberian makanan bergizi gratis bagi anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui untuk mendukung tumbuh kembang generasi emas Indonesia.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa sekolah terpadu ini dibangun bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan fisik pendidikan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas dan integritas. “Seleksi guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidik dilakukan secara ketat dan transparan tanpa kompromi. Begitu pula dengan siswa, semua melalui mekanisme seleksi. Karena kualitas hanya bisa lahir dari integritas,” ungkapnya.

Sekolah Terpadu Samarinda berdiri di atas lahan seluas 1,8 hektare dengan target 36 rombongan belajar. Fasilitas modern seperti laboratorium, perpustakaan multimedia, ruang pembelajaran digital, hingga sarana olahraga dan seni melengkapi lingkungan belajar yang kondusif. Ke depan, kawasan ini juga akan dikembangkan menjadi ruang pendidikan terpadu dengan koridor hijau dan akses langsung ke masjid.

Usai acara, Menteri Mu’ti menyampaikan bahwa fasilitas teknologi yang telah tersedia, seperti Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP), merupakan terobosan penting dalam pembelajaran mendalam atau deep learning. “Saya melihat langsung proses belajar dengan IFP, di mana siswa bisa lebih aktif dan termotivasi. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar setiap sekolah minimal memiliki satu perangkat IFP untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menteri Mu’ti menambahkan bahwa sekolah ini akan menjadi salah satu referensi untuk pengembangan sekolah unggul non-asrama di setiap kecamatan. “Presiden menargetkan revitalisasi satuan pendidikan berjalan masif. Tahun ini ada 15.850 sekolah yang direvitalisasi, naik lebih dari 30 persen dari target awal. Semoga inspirasi dari Samarinda bisa kami kembangkan di daerah lain,” ucapnya.

Peresmian sekolah terpadu ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan layanan pendidikan bermutu. “Dengan dukungan sarana pendidikan modern dan semangat kebersamaan, Samarinda siap melahirkan generasi emas Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global,” tutup Menteri Mu’ti.

  • Penulis: Jamil F.J.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Izin 28 Perusahaan Dicabut Gara-gara Garap Hutan Lindung dan tak Bayar Pajak

    Izin 28 Perusahaan Dicabut Gara-gara Garap Hutan Lindung dan tak Bayar Pajak

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap jenis pelanggaran yang dilakukan 28 perusahaan di sektor kehutanan, perkebunan, hingga pertambangan yang izinnya telah dicabut karena terbukti melanggar aturan. Hal tersebut disampaikan Prasetyo kepada wartawan usai konferensi pers terkait pencabutan perizinan Persetujuan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), izin usaha pertambangan (IUP), dan izin […]

  • 5 Tips: Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Freelancer dan Pengusaha

    5 Tips: Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Freelancer dan Pengusaha

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Mulailah mencatat semua pemasukan dan pengeluaran secara rutin, misalnya lewat aplikasi atau spreadsheet, supaya kamu selalu tahu arus kas bulanan. Sisihkan bagian dari pendapatan untuk dana darurat, pajak, dan investasi, lalu susun anggaran yang realistis dan patuhi. Lakukan evaluasi berkala serta sesuaikan alokasi bila pendapatan berubah, agar keuangan tetap stabil meski penghasilan tidak […]

  • Tren Green Technology dan Implikasinya pada Industri: 3 Fakta Kunci

    Tren Green Technology dan Implikasinya pada Industri: 3 Fakta Kunci

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Green technology kini menggeser pola produksi dengan mengutamakan efisiensi energi, penggunaan material daur ulang, dan integrasi sistem digital untuk memantau jejak karbon. Bagi industri, hal ini berarti investasi pada mesin berbasis listrik, adopsi proses produksi bersirkular, serta penyesuaian rantai pasok agar memenuhi regulasi lingkungan yang semakin ketat. Tren green technology kini memaksa industri […]

  • Tokoh Bangsa Dorong Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional Sumatra

    Tokoh Bangsa Dorong Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional Sumatra

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Gerakan Nurani Bangsa mendorong bencana banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra ditetapkan sebagai darurat bencana nasional. GNB terdiri atas tokoh nasional dari berbagai latar belakang seperti Sinta Nuriyah Wahid, Quraish Shihab, Franz Magnis-Suseno, Gomar Gultom, Kardinal Ignatius Suharyo, hingga Lukman Hakim Saifuddin. GNB menyatakan tragedi kemanusiaan yang menyebabkan […]

  • Grafik menunjukkan prospek pasar kripto Indonesia, menyoroti potensi pertumbuhan dan risiko hukum yang mengiringinya.

    Strategi Ekspor Produk Lokal Menembus Pasar Internasional: 3 Langkah

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Untuk menembus pasar internasional, produsen lokal biasanya memulai dengan riset mendalam tentang regulasi dan preferensi konsumen di negara target, lalu menyesuaikan produk serta sertifikasi yang dibutuhkan. Selanjutnya, membangun jaringan distribusi melalui agen atau platform e‑commerce dan memanfaatkan program pemerintah serta pendanaan ekspor dapat mempercepat penetrasi pasar. Strategi ekspor produk lokal menembus pasar internasional […]

  • DPR Putuskan Semua Layanan BPJS PBI Dibayar Pemerintah Selama 3 Bulan ke Depan

    DPR Putuskan Semua Layanan BPJS PBI Dibayar Pemerintah Selama 3 Bulan ke Depan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, DPR dan pemerintah telah bersepakat bahwa seluruh layanan kesehatan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) harus dibayar pemerintah selama 3 bulan ke depan. Kesimpulan ini diambil usai kisruh penonaktifan BPJS PBI terhadap sejumlah peserta. “DPR dan pemerintah sepakat dalam jangka waktu 3 bulan ke […]

expand_less