Breaking News
light_mode
Beranda » News » Purbaya Ingin Tarik Cukai dari Popok Bayi dan Tisu Basah

Purbaya Ingin Tarik Cukai dari Popok Bayi dan Tisu Basah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Menteri Keuangan Purbaya  Yudhi Sadewa tengah mengutarakan pengeluaran  bea masuk dari  popok hingga tisu basah.
Rencana itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029.

Alasan kajian dilakukan untuk melihat seberapa besar potensi penerimaan negara apabila barang-barang tersebut dikenakan bea masuk.

“Penggalian potensi penerimaan melalui upaya perluasan basis pajak, kepabeanan dan cukai, serta pemetaan potensi PNBP telah dilaksanakan melalui komputasi kajian potensi Barang Kena Cukai (BKC) berupa popok dan alat makan dan minum sekali pakai, serta kajian ekstensifikasi cukai tisu basah,” tulis beleid.

Tak hanya bea cukai pada pupuk dan tisu basah, Purbaya juga mengulas cukai emisi kendaraan bermotor hingga makanan ringan yang mengandung penyedap atau Produk Pangan Olahan Bernatrium (P2OB) yang saat ini beredar bebas di pasar.

“Sasaran strategi yang ingin dicapai dalam tujuan 2 ‘Penerimaan negara yang optimal’ adalah penerimaan negara dari sektor pajak, kepabeanan dan bea cukai serta PNBP yang optimal.”

Poin lainnya dalam aturan ini adalah usulan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) redenominasi yang ditargetkan selesai pada tahun 2027.

“RUU tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi) merupakan RUU yang rencananya akan diselesaikan pada tahun 2027,” bunyi aturan itu.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Wafat Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk Bertambah Jadi 37 Orang

    Korban Wafat Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk Bertambah Jadi 37 Orang

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Surabaya, Korban wafat imbas gedung Pondok Pesantren atau Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, yang runtuh bertambah menjadi 37 orang per Minggu (5/10). Total korban tewas itu bertambah setelah Tim SAR Gabungan menemukan 11 jenazah saat pencarian berlangsung per Minggu dini hari. Kasubdit RPDO (Pengarahan dan Pengendalian Operasi) Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) […]

  • Gus Ipul Ajak Kades Se-Malang Hidupkan Puskesos dan Mutakhirkan Data

    Gus Ipul Ajak Kades Se-Malang Hidupkan Puskesos dan Mutakhirkan Data

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Malang, Strategynews.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak pemerintah daerah Kabupaten Malang khususnya kepala desa, operator data, dan pilar-pilar sosial untuk fokus pada layanan sosial, yaitu dengan menghidupkan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dan ikut memutakhirkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Fokus kepada layanan, terutama layanan sosial. Jadi begini Pak Kades, saya […]

  • INDONESIA HARUS MENJADI NARATOR UTAMA EKONOMINYA SENDIRI DIPANGGUNG MEDIA INTERNASIONAL

    INDONESIA HARUS MENJADI NARATOR UTAMA EKONOMINYA SENDIRI DIPANGGUNG MEDIA INTERNASIONAL

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.i – Dalam beberapa waktu terakhir, publik Indonesia dihadapkan pada berbagai pemberitaan internasional yang menggambarkan kondisi ekonomi nasional secara pesimistis. Sebagian narasi yang berkembang lebih banyak menyoroti tantangan dan risiko yang dihadapi Indonesia, namun kurang memberikan ruang terhadap kekuatan fundamental yang dimiliki bangsa ini sebagai salah satu negara terbesar di dunia. Di era digital […]

  • Virus Nipah Merebak di India, Sudah Terdeteksi di RI? Ini Kata Menkes.

    Virus Nipah Merebak di India, Sudah Terdeteksi di RI? Ini Kata Menkes.

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara soal keberadaan virus Nipah yang tengah menjadi perhatian di India. Infeksi virus Nipah memiliki fatality rate yang tinggi, sehingga diperlukan kehati-hatian yang lebih baik. Negara-negara di Asia, seperti Thailand, bahkan sudah mulai penerapan pengawasan yang lebih ketat di bandara. Menkes menegaskan pihaknya juga akan berjaga-jaga […]

  • Nusron Buka Suara Usai MK Batalkan Hak Guna Lahan di IKN 190 Tahun

    Nusron Buka Suara Usai MK Batalkan Hak Guna Lahan di IKN 190 Tahun

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid buka suara soal Mahkamah Konstitusi ( MK ) membatalkan ketentuan pemberian hak guna lahan bagi para investor di Ibu Kota Negara ( IKN ) hingga 190 tahun. Nusron menekankan bersama Otorita IKN (OIKN) dan kementerian terkait lainnya segera melakukan koordinasi untuk harmonisasi […]

  • Gus Irfan: Saya Akan Mengundurkan Diri jika Anak Buah Terbukti Lakukan Pelanggaran

    Gus Irfan: Saya Akan Mengundurkan Diri jika Anak Buah Terbukti Lakukan Pelanggaran

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyatakan siap mengundurkan diri apabila ditemukan anak buahnya terbukti melakukan pelanggaran. Hal ini diucapkan Gus Irfan dalam pidato arahannya saat melantik jajaran pejabat struktural Kementerian Haji dan Umrah, di Masjid Al Ikhlas, Kementerian Haji dan Umrah RI, Thamrin, Jakarta Pusat, […]

expand_less