ASDP Gerakkan Armada untuk Mempercepat Distribusi Bantuan Bencana di Sumatera
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 3 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Strategynews.id – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengambil langkah cepat ketika bencana beruntun memutus akses darat di sejumlah wilayah Sumatera.
Banjir dan longsor yang melanda Aceh, Singkil, Sumatera Barat, Sibolga, Gunungsitoli, dan kawasan pesisir lainnya membuat jalur laut kembali menjadi penghubung penting.
Dalam situasi genting ini, ASDP menegaskan perannya bukan sekadar operator penyeberangan, tetapi menjadi jembatan harapan bagi ribuan warga yang sedang berusaha bangkit.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan rasa empati mendalam kepada masyarakat yang terdampak.
“Kami menyampaikan rasa prihatin yang sebesar-besarnya bagi para masyarakat yang terdampak.”
“Kami akan terus hadir memberikan dukungan yang terbaik bagi masyarakat, baik bantuan dari segi operasional maupun material guna membantu mempercepat proses pemulihan,” ujarnya.
Sebagai respon darurat, ASDP mengalihkan KMP Jatra II dari Pelabuhan Sibolga untuk memperkuat pengiriman logistik.
Kapal berkapasitas besar ini disiapkan untuk mengangkut bantuan, perlengkapan darurat, hingga kebutuhan bagi tim tanggap bencana.
Keberangkatan dari Sibolga menuju Pelabuhan Teluk Bayur–Padang dilakukan pada Rabu, 3 Desember 2025, selanjutnya kapal akan kembali menjemput bantuan dari Teluk Bayur menuju Sibolga pada Kamis (4/12).
KMP Jatra II merupakan kapal Ro-Ro Ferry ASDP dengan bobot 3.902 GT, panjang 90,79 meter, lebar 15,6 meter, serta daya angkut hingga 570 penumpang. Kapal ini mampu membawa 18 truk besar (Gol VII), 4 truk sedang (Gol VIB) di car deck, dan 27 KK (Gol IVA) di upper deck, dengan tinggi ambang car deck 4,1 meter.
Total kapasitas kendaraan mencapai sekitar 450 ton dan kapasitas penumpang sekitar 50 ton.
Dengan kecepatan 10 knot, kapal ini dirancang untuk pelayaran lintas pulau yang aman dan mendukung distribusi bantuan pada rute strategis.
Jalur Distribusi Laut
Selain menjaga konektivitas antarwilayah, ASDP mendorong masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan untuk memanfaatkan keberangkatan kapal ini dalam menyalurkan bantuan.
“Selain bantuan logistik, kami juga terbuka mengangkut material yang dibutuhkan masyarakat, mulai dari makanan dan minuman, perlengkapan tidur, hingga kebutuhan bayi,” ujar Corporate Secretary ASDP, Windy Andale.
Windy juga menegaskan bahwa pihak keluarga, organisasi kemanusiaan, hingga lembaga sosial dapat mengirimkan bantuan ke daerah terdampak seperti Padang, Banda Aceh, dan Singkil melalui keberangkatan KMP Jatra II.
“Kami ingin memastikan bantuan dapat tiba tanpa hambatan. KMP Jatra II siap menjadi jalur distribusi via laut yang aman dan dapat diandalkan,” tegasnya.
Sementara itu, Divisi TJSL ASDP dan cabang terdampak di Sumatera bekerja bersama regulator, PT Pelindo, serta mitra BUMN lain dalam menyiapkan posko darurat di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang.
Sejumlah bantuan mulai dari sembako, material bangunan, hingga perlengkapan evakuasi disalurkan untuk mendukung operasional cabang ASDP yang juga terkena dampak bencana.
Koordinasi yang ketat dilakukan dengan otoritas lokal dan para pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan terarah, mulai dari kesiapan kapal, pelayanan tambat, hingga perjalanan antarpelabuhan.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar