Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pemerintah Cabut HGU Sugar Group Company di Lahan Milik Kemhan

Pemerintah Cabut HGU Sugar Group Company di Lahan Milik Kemhan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencabut sertifikat hak guna usaha (HGU) perusahaan gula Sugar Group Company (SGC) beserta anak usahanya.

Pencabutan dilakukan karena perusahaan tersebut menggarap lahan milik Kementerian Pertahanan (Kemhan), atas nama Lanud Pangeran M Bun Yamin, Lampung, yang saat ini dikelola di bawah pengawasan Kepala Staf TNI Angkatan Udara.

“Pada hari ini kita ambil keputusan, akan kita cabut HGU tersebut,” ucap Menteri ATR atau Kepala BPN Nusron Wahid di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).

Nusron menjelaskan pencabutan HGU berawal dari temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam LHP BPK tahun 2015, 2019, dan 2022 disebutkan bahwa tanah seluas 85.244,925 hektare di Lampung merupakan milik Kemhan cq TNI AU. Total terdapat 27 bidang HGU di atas lahan tersebut.

“Ada enam entitas lainnya, tapi satu grup di atas tanah milik negara, yaitu atas nama Kemhan, dalam hal ini atas nama Lanud Pangeran M Bun Yamin Lampung yang saat ini dikelola di bawah pengawasan Kepala Staf TNI AU,” katanya.

Nusron menambahkan, langkah selanjutnya adalah menyerahkan kembali tanah tersebut kepada Kemhan cq TNI AU.

“Nanti TNI AU akan melanjutkan tindakan administrasi kepada kami, yaitu mengajukan permohonan pengukuran ulang dan penerbitan sertifikat baru atas nama TNI AU,” ucapnya.

Kepala Staf TNI AU Marsekal Mohamad Tonny Harjono menilai lahan tersebut sebagai aset strategis yang akan dimanfaatkan untuk mendukung pertahanan negara.

“Kami merencanakan membangun Komando Pendidikan di sana dan Satuan Pasgat, pengembangan dari validasi organisasi, sehingga daerah tersebut nanti akan dibangun beberapa satuan dan dijadikan daerah latihan,” ucapnya.

Pemerintah bekerja sama dengan aparat penegak hukum, yakni Bareskrim Polri, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk menindak penggunaan lahan milik TNI AU tersebut. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman.

Pendalaman dilakukan karena adanya perusahaan yang dapat menggunakan lahan negara dengan izin resmi, padahal lahan milik Kemhan tidak dapat dikelola pihak lain selain TNI AU, kecuali untuk kebutuhan pemiliknya.

“Tentunya pertanyaannya sama, kenapa itu bisa diperjualbelikan, dan ini apakah kepemilikannya sah atau tidak?” ucap Asep.

Asep menambahkan, pendalaman dilakukan melalui koordinasi dengan Kejaksaan Agung dan Bareskrim Polri. KPK juga akan menelusuri asal-usul penerbitan HGU tersebut.

“Kita juga harus ingat, bahwa nanti dalam pendalaman itu akan kita lihat tempus-nya, waktunya,” ujar Asep.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (OSS)

    Tips Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (OSS)

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Melalui satu pintu digital, OSS mempermudah pelaku usaha mendapatkan izin mulai dari izin usaha, lingkungan, hingga sektor khusus tanpa harus mengunjungi banyak instansi. Semua data terpusat, sehingga prosesnya lebih cepat, transparan, dan dapat dipantau secara real‑time. Pada praktiknya, perusahaan biasanya hanya mengisi formulir online, kemudian sistem otomatis mengarahkan ke lembaga terkait untuk persetujuan. […]

  • Update Regulasi Hukum Bisnis Terbaru di Indonesia: 3 Fakta Penting

    Update Regulasi Hukum Bisnis Terbaru di Indonesia: 3 Fakta Penting

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pemerintah Indonesia baru‑baru ini mengesahkan revisi Undang‑Undang Perseroan Terbatas serta menambahkan ketentuan e‑commerce dalam RUU Perdagangan Digital, yang mempercepat proses perizinan dan memperluas perlindungan konsumen. Selain itu, Omnibus Law Cipta Kerja terus disempurnakan dengan pedoman pelaksanaan yang menekankan kepatuhan ESG bagi perusahaan. Praktisi hukum menyarankan pelaku usaha meninjau kembali kontrak dan kebijakan internal […]

  • Pemerintah membentuk Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah

    Pemerintah membentuk Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News – Pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Strategis Pemerintah guna memastikan pelaksanaan program prioritas nasional dapat berjalan tepat waktu. “Satgas ini merupakan arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) pada rapat terbatas lalu, tanggal 15 (Oktober 2025), dan ditindaklanjuti dengan rakortas menteri dan tujuannya adalah untuk mengoordinasi dan mengonsolidasikan, menyelaraskan program strategis pemerintah […]

  • Istana Respons Purbaya yang Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN

    Istana Respons Purbaya yang Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mencari jalan keluar untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini disampaikan Prasetyo merespons sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak menggunakan APBN untuk membayar utang proyek kereta cepat. […]

  • Groundbreaking Peternakan Ayam Rakyat Rp20 T Dimulai Pekan Depan

    Groundbreaking Peternakan Ayam Rakyat Rp20 T Dimulai Pekan Depan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id  – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman menyatakan akan mulai membangun 12 unit pabrik peternakan ayam pedaging dan petelur terintegrasi, dengan nilai investasi mencapai Rp20 triliun, mulai 28 Januari 2026. Pembiayaan proyek tersebut berasal dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Dia berharap tahapan awal proyek tersebut dapat […]

  • KPK Tangkap 5 Orang terkait OTT Bupati Lampung Tengah

    KPK Tangkap 5 Orang terkait OTT Bupati Lampung Tengah

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lampung Tengah pada Rabu (10/12/2025). Dalam operasi senyap tersebut, menangkap lima orang. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, operasi senyap ini bermula dari memeriksa beberapa orang di Jakarta dan Lampung pada Selasa, 9 Desember 2025. “Tim kemudian melakukan kegiatan tangkap tangan dugaan […]

expand_less