Breaking News
light_mode
Beranda » News » Politik » Menpora Erick: Olahraga Bukan Sekadar Prestasi, tetapi Warisan Sejarah dan simbol persatuan Indonesia

Menpora Erick: Olahraga Bukan Sekadar Prestasi, tetapi Warisan Sejarah dan simbol persatuan Indonesia

  • account_circle Azam
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 22 September 2025 – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir hadir sebagai narasumber dalam Talkshow Spesial Hari Olahraga Nasional bertajuk “Mencintai Negeri Lewat Prestasi” yang digelar di Studio TvOne.

Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh olahraga nasional, mulai dari mantan atlet hingga pelatih, di antaranya mantan atlet dayung Leni Haini, sprinter legendaris Mardi Lestari, juara dunia bulutangkis Candra Wijaya, pelatih Timnas U-17 Nova Arianto, serta Ketua BTN Bola Basket Indonesia Eda Bakrie.

Dalam kesempatan tersebut, Menpora mendengarkan langsung cerita perjuangan sekaligus keluh kesah para mantan atlet dan pelatih. Erick mengaku terharu mengingat pengorbanan para pahlawan olahraga yang telah meninggalkan keluarga, pendidikan, bahkan kenyamanan hidup demi mengibarkan Merah Putih.

“Banyak yang disanjung saat berjaya, namun terlupakan setelah pensiun. Padahal, bangsa besar harus belajar dari sejarah dan menghargai pengorbanan mereka,” ujarnya.

Erick menekankan bahwa kibaran Merah Putih di ajang internasional sama pentingnya dengan upacara kenegaraan. Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah memberi mandat untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan reformasi total tata kelola olahraga nasional.

“Transformasi ini memang tidak mudah, tetapi harus dijalankan. Saya memohon dukungan semua pihak yang mencintai olahraga. Ini bukan sekadar soal prestasi, melainkan menjadikan olahraga bagian dari sejarah, simbol persatuan, dan kejayaan Indonesia,” tegasnya.

Menpora menambahkan, Kemenpora berkomitmen mengayomi seluruh cabang olahraga tanpa diskriminasi. Menurutnya, keberhasilan hanya dapat diraih bila semua pemangku kepentingan bersatu.

“Atlet kita telah berjuang dengan darah, air mata, dan pengorbanan luar biasa demi Merah Putih. Sudah sepatutnya kita mendukung agar mereka terus berprestasi,” katanya.

Mengakhiri pernyataannya, Erick menyampaikan optimisme bahwa pembangunan ekosistem olahraga yang sehat—baik industri maupun pembinaan prestasi—akan mengangkat posisi Indonesia di level dunia.

“Kita harus mampu. Karena itu, ekosistem olahraga harus sehat, agar industri berkembang dan cabang olahraga bisa berprestasi di panggung internasional,” pungkasnya.

  • Penulis: Azam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Investasi Reksadana untuk Pemula yang Aman dan Cuan: Pilih

    Cara Investasi Reksadana untuk Pemula yang Aman dan Cuan: Pilih

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Mulailah dengan menilai profil risiko Anda, pilih reksadana pasar uang atau pendapatan tetap bila ingin keamanan, dan alokasikan dana yang memang siap diinvestasikan tanpa mengganggu kebutuhan harian. Gunakan platform resmi yang terdaftar di OJK, lakukan diversifikasi antar jenis dana, serta pantau kinerja secara berkala untuk menyesuaikan strategi. Dengan langkah ini, pemula dapat masuk […]

  • Tahun 2045 Kota Lama Semarang Diprediksi Jadi Lautan

    Tahun 2045 Kota Lama Semarang Diprediksi Jadi Lautan

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Semarang, Strategynews.id – Kawasan Kota Lama Semarang diprediksi bakal berubah menjadi lautan pada tahun 2045 mendatang.Prediksi itu diungkapkan oleh Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Tengah (Jateng), Fahmi Bastian. Fahmi mengingatkan bahwa kawasan pesisir utara atau Pantura Jateng sudah berada dalam kondisi kritis. Ia menyebut kawasan Kota Lama Semarang bisa tenggelam dan berubah menjadi lautan […]

  • Panduan Lengkap Manajemen Risiko Keuangan Bisnis lewat Cerita Pak Jaya

    Panduan Lengkap Manajemen Risiko Keuangan Bisnis lewat Cerita Pak Jaya

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Mengelola risiko keuangan bisnis dimulai dengan mengidentifikasi semua potensi ancaman—seperti fluktuasi penjualan, perubahan suku bunga, atau kegagalan pembayaran—lalu menilai dampaknya serta probabilitas terjadinya. Selanjutnya, terapkan kontrol seperti diversifikasi pendapatan, cadangan likuiditas, dan kebijakan kredit yang ketat, sambil memantau indikator keuangan secara rutin agar penyesuaian dapat dilakukan tepat waktu. Mengelola risiko keuangan bisnis berarti […]

  • Jalan Joko: Transparansi Tata Kelola BUMN dan Implikasinya pada Publik

    Jalan Joko: Transparansi Tata Kelola BUMN dan Implikasinya pada Publik

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Ketika BUMN menerapkan tata kelola yang transparan, publik dapat memantau penggunaan dana sehingga kepercayaan dan legitimasi perusahaan meningkat, sekaligus menurunkan risiko korupsi. Akibatnya layanan menjadi lebih berkualitas, investasi lebih menarik, dan kepuasan masyarakat pun ikut naik. Transparansi tata kelola BUMN mengacu pada keterbukaan proses pengambilan keputusan, pelaporan keuangan, dan pelaksanaan kebijakan yang dapat […]

  • Bank Syariah Nasional Resmi Luncurkan Nama & Logo Baru

    Bank Syariah Nasional Resmi Luncurkan Nama & Logo Baru

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Setelah resmi mengantongi izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bank Syariah Nasional (BSN) pada Kamis (2/10/2025) meluncurkan identitas baru sebagai bank syariah hasil spin off Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan akuisisi Bank Victoria Syariah. Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor mengatakan kehadiran BSN bukan sekadar […]

  • Kopdes Merah Putih Beroperasi Oktober, 23.000 Unit Selesai Dibangun

    Kopdes Merah Putih Beroperasi Oktober, 23.000 Unit Selesai Dibangun

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditargetkan mulai masuk tahap operasional yang ditandai dengan soft launching pada Oktober. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyebut saat ini sekitar 23.000 KDKMP yang telah selesai dibangun dan 17.000 di antaranya masih dalam tahap verifikasi dan validasi. “Dan mungkin bulan Oktober ini juga sudah mulai soft launching […]

expand_less