Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kemenko PMK dan UNICEF Inisiasi Penyusunan RAN Indonesia Bebas Timbal

Kemenko PMK dan UNICEF Inisiasi Penyusunan RAN Indonesia Bebas Timbal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama UNICEF Indonesia menginisiasi langkah strategis penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) Indonesia Bebas Timbal melalui kegiatan Kick-Off Meeting dan Pembentukan Technical Working Group (TWG) yang dilaksanakan di Jakarta, pada Senin (10/11/2025).

Kegiatan ini menjadi titik awal penguatan komitmen lintas kementerian dan lembaga dalam menanggulangi paparan timbal yang berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Inisiatif ini bertujuan membangun sinergi kebijakan, riset, dan aksi nyata lintas sektor untuk melindungi masyarakat dari paparan bahan berbahaya tersebut.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK Sukadiono, mengatakan, paparan timbal telah diakui secara global sebagai ancaman kesehatan masyarakat. Menurut data UNICEF, hampir 1 dari 3 anak di dunia memiliki kadar timbal dalam darah di atas ambang batas 5 µg/dL. Di Indonesia, diperkirakan 8,2 juta anak mengalami kondisi serupa. Paparan ini dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf, gangguan perkembangan otak, penurunan IQ, hingga penyakit kronis di masa depan.

“Timbal merupakan persoalan kesehatan lingkungan yang lintas sektor, berdampak pada kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. Karena itu, diperlukan koordinasi nasional yang kuat dan rencana aksi terpadu agar Indonesia benar-benar bebas dari timbal,” ujar Sukadiono.

Ia menegaskan, walau Indonesia telah menghapus bensin bertimbal sejak tahun 2006, paparan dari sumber lain seperti cat, baterai bekas, kosmetik tradisional, dan air dari pipa bertimbal masih menjadi ancaman nyata. Regulasi nasional saat ini belum sepenuhnya membatasi kadar timbal pada produk, di mana standar SNI yang bersifat sukarela masih memperbolehkan hingga 600 ppm, jauh di atas rekomendasi WHO sebesar 90 ppm.

“Pencegahan paparan timbal adalah investasi besar untuk masa depan bangsa. Setiap langkah kecil dalam pengendalian timbal akan menghemat biaya kesehatan dan meningkatkan kualitas generasi penerus,” tambahnya.

Melalui pembentukan Technical Working Group (TWG) ini, Kemenko PMK dan UNICEF Indonesia akan mengonsolidasikan data, menyelaraskan kebijakan, serta menyusun strategi intervensi multisektor yang mencakup edukasi publik, penguatan regulasi, dan peningkatan sistem pemantauan paparan timbal.

“Kami berharap TWG ini tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga motor penggerak penyusunan Rencana Aksi Nasional Indonesia Bebas Timbal. Ini saatnya kita bersama-sama mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan bebas timbal,” pungkas Sukadiono.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Chief of Health UNICEF Indonesia Mrunal Shetye, perwakilan dari Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Perindustrian, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, BPOM bersama organisasi masyarakat sipil, akademisi, dan mitra pembangunan terkait lainnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo Hari Tani Nasional di Jakarta, Massa Aksi Menyuarakan Reforma Agraria Sejati, Menolak Praktik Perampasan Tanah.

    Demo Hari Tani Nasional di Jakarta, Massa Aksi Menyuarakan Reforma Agraria Sejati, Menolak Praktik Perampasan Tanah.

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Peringatan Hari Tani Nasional (HTN) ke-65 pada Rabu (24/9/2025) ditandai dengan demonstrasi massa dari berbagai organisasi di Jakarta. Kelompok tani, buruh, mahasiswa, hingga elemen masyarakat lainnya mulai berkumpul sejak pagi di sekitar Lapangan Ikada, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Aksi ini menjadi momentum untuk menyuarakan reforma agraria sejati sekaligus menolak praktik perampasan tanah. […]

  • Izin 28 Perusahaan Dicabut Gara-gara Garap Hutan Lindung dan tak Bayar Pajak

    Izin 28 Perusahaan Dicabut Gara-gara Garap Hutan Lindung dan tak Bayar Pajak

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap jenis pelanggaran yang dilakukan 28 perusahaan di sektor kehutanan, perkebunan, hingga pertambangan yang izinnya telah dicabut karena terbukti melanggar aturan. Hal tersebut disampaikan Prasetyo kepada wartawan usai konferensi pers terkait pencabutan perizinan Persetujuan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), izin usaha pertambangan (IUP), dan izin […]

  • Kemenag dan Sejumlah K/L Sepakati Pemanfaatan Candi untuk Keagamaan

    Kemenag dan Sejumlah K/L Sepakati Pemanfaatan Candi untuk Keagamaan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Kementerian Agama (Kemenag) beserta Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Kementerian Pariwisata (Kemenpar), BP BUMN, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Provinsi Yogyakarta menyepakati pemanfaatan sejumlah candi untuk kepentingan keagamaan Hindu dan Buddha di Indonesia dan dunia. Kesepakatan tersebut tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk Candi Prambanan, Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon, […]

  • Restrukturisasi Perusahaan Lebih Efektif dengan Pendekatan Berbasis Data

    Restrukturisasi Perusahaan Lebih Efektif dengan Pendekatan Berbasis Data

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Restrukturisasi perusahaan adalah proses mengubah struktur atau operasional perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan keuntungan. Umumnya, proses ini melibatkan pengurangan biaya dan peningkatan manajemen. Berdasarkan data, sekitar 70% perusahaan melakukan restrukturisasi setiap 5 tahun sekali. Restrukturisasi perusahaan adalah proses perubahan strategis dan operasional dalam sebuah perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, profitabilitas, dan daya saing. Proses […]

  • Kisah Nyata: Kebijakan Subsidi Pemerintah dan Dampaknya pada Anggaran

    Kisah Nyata: Kebijakan Subsidi Pemerintah dan Dampaknya pada Anggaran

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pemerintah menggunakan kebijakan subsidi untuk menstabilkan harga barang penting dan melindungi daya beli masyarakat. Namun, alokasi dana subsidi yang signifikan biasanya menambah beban defisit anggaran dan mengurangi ruang fiskal untuk investasi infrastruktur atau program sosial lainnya. Oleh karena itu, para pembuat kebijakan seringkali harus menyeimbangkan antara tujuan sosial dan keberlanjutan fiskal. Kebijakan subsidi […]

  • Menag Perkenalkan Kurikulum Berbasis Cinta di Forum Lintas Iman Asia

    Menag Perkenalkan Kurikulum Berbasis Cinta di Forum Lintas Iman Asia

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar memperkenalkan Kurikulum Berbasis Cintasebagai solusi untuk memperkuat pendidikan inklusif, moderasi beragama, dan perlindungan hak-hak minoritas di Asia. Pesan ini ia sampaikan saat menjadi keynote speaker pada Inter Religious Conference on Freedom of Religion and Rights of Religious Minorities in Asia yang digelar Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) bersama […]

expand_less