Breaking News
light_mode
Beranda » News » Local Government Studies (LOGOS) kritisi kinerja Menteri Pekerjaan Umum

Local Government Studies (LOGOS) kritisi kinerja Menteri Pekerjaan Umum

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

strategynews.id, Jakarta – Kritikan tajam terhadap Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dodi disuarakan oleh Lembaga Local Government Studies setelah kebijakan rotasi dan pemberhentian ratusan pejabat dinilai arogan serta menimbulkan keresahan di internal kementerian.

Dalam dua bulan terakhir, Menteri Dodi tercatat sudah dua kali melakukan perombakan besar-besaran. Pada 26 Mei 2026, sebanyak 520 pejabat eselon II dan III diberhentikan dan digeser. Dua pekan kemudian, pada 18 Juli 2025, langkah serupa kembali dilakukan terhadap 578 pejabat. Dari jumlah itu, 40 pejabat hingga kini belum jelas posisi maupun tugasnya.

Lima pejabat eselon I juga ikut diberhentikan, antara lain Sekjen M. Zainal Fatah, Irjen Dadang Rukmana, Kepala BPSDM Çanka Amprawati Suryadi Putri, Dirjen Bina Konstruksi Abdul Muis, dan Dirjen SDA Lilik Retno Cahyadiningsih. Padahal sebagian dari mereka masih memiliki masa kerja aktif dua tahun lebih.

Kebijakan ini menuai kritik karena dinilai tidak sesuai aturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan menciptakan instabilitas birokrasi hingga ke unit Balai di daerah. Sejumlah pejabat bahkan mengaku diberhentikan tanpa mengetahui jabatan baru saat dilantik.

Lembaga Local Government Studies (LOGOS) mendesak Presiden Prabowo segera mengambil langkah tegas. LOGOS meminta Presiden mengembalikan nama baik ASN yang terdampak, menghentikan kriminalisasi, serta melakukan reshuffle dengan mengganti Menteri Pekerjaan Umum.

“Kementerian PU adalah motor pembangunan nasional. Jika birokrasi di dalamnya kacau akibat kepemimpinan yang arogan, dampaknya akan dirasakan langsung masyarakat,” tegas pernyataan resmi LOGOS.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Sosial Gus Ipul Buka Program Pelatihan Wali Asuh dan Wali Asrama Sekolah Rakyat Gelombang II

    Menteri Sosial Gus Ipul Buka Program Pelatihan Wali Asuh dan Wali Asrama Sekolah Rakyat Gelombang II

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Banjarbaru, 23 September 2025 – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) resmi membuka Pelatihan Tahap II bagi Wali Asuh dan Wali Asrama Sekolah Rakyat Tahun 2025 di Aula Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (23/9). Pelatihan ini berlangsung serentak di enam balai regional pada 22–26 September 2025, dengan total […]

  • Prabowo Bakal Batasi Game Online Buntut Ledakan di SMAN 72 Jakarta?

    Prabowo Bakal Batasi Game Online Buntut Ledakan di SMAN 72 Jakarta?

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto bakal membatasi atau mencari solusi atas pengaruh game online sebagai buntut kasus ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta pada Jumat, 7 November 2025. Hal itu dibahas saat Prabowo berbicara dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat terbatas (ratas) di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu […]

  • Sinergi Kementan dan TNI AD Kawal Optimasi Lahan Rawa 2025

    Sinergi Kementan dan TNI AD Kawal Optimasi Lahan Rawa 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Bogor, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian (Itjen Kementan) bersama Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjen AD) perkuat kerja sama dalam mengawal pengembangan lahan rawa sebagai lahan potensial penyedia pangan masa depan. Upaya ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU tahun 2024 yang bertujuan mendorong tercapainya swasembada pangan nasional. Plt. Inspektur Jenderal (Irjen) Kementan, Memet Darmawan, menyampaikan […]

  • Membangun Hubungan Internasional Efektif Melalui Diplomasi Budaya

    Membangun Hubungan Internasional Efektif Melalui Diplomasi Budaya

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Hubungan internasional adalah interaksi antara negara atau organisasi internasional yang melibatkan diplomasi, perdagangan, dan kerja sama. Umumnya, lebih dari 190 negara terlibat dalam hubungan internasional untuk mempromosikan kepentingan nasional dan regional. Berdasarkan data, rata-rata negara memiliki lebih dari 100 perjanjian internasional. Hubungan internasional adalah suatu bentuk interaksi antara negara-negara atau organisasi internasional yang […]

  • Menperin: Transformasi Industri Hijau Sejalan Asta Cita Pemerintah

    Menperin: Transformasi Industri Hijau Sejalan Asta Cita Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Pemerintah menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada tahun 2029 mendatang harus berjalan beriringan dengan komitmen untuk menurunkan emisi karbon. Hal ini disampaikan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, dalam keterangannya di Jakarta. Hashim menegaskan, percepatan pertumbuhan ekonomi akan secara otomatis meningkatkan emisi karbon, sehingga diperlukan strategi yang jelas agar […]

  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ungkap Ada 7 Perusahaan Asuransi yang Berpotensi Rugi Rp19,34 Triliun.

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ungkap Ada 7 Perusahaan Asuransi yang Berpotensi Rugi Rp19,34 Triliun.

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan  ( OJK ) mengungkap ada 7  perusahaan asuransi berpotensi rugi sebesar Rp19,34 triliun. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan 7 perusahaan asuransi tersebut masuk kategori pengawasan intensif dan khusus. “Tujuh perusahaan berpotensi mengalami kerugian sebesar Rp19,34 triliun, penurunan nilai manfaat sebesar 52,91 persen,” kata Ogi […]

expand_less