Breaking News
light_mode
Beranda » News » Hukum » Pemerintah Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Mulai 2026, Ini Syarat dan Sasarannya

Pemerintah Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Mulai 2026, Ini Syarat dan Sasarannya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Pemerintah berencana menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan mulai 2026. Langkah ini diharapkan bisa meringankan beban jutaan masyarakat yang kesulitan membayar iuran, sekaligus memastikan seluruh warga tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan.

Rencana ini pertama kali diungkapkan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Ia menyebut, pemerintah sedang menyiapkan mekanisme pembebasan tunggakan dan menargetkan kebijakan ini tuntas pada November 2025. 

“Saya sedang terus berusaha agar tunggakan utang seluruh peserta BPJS ini segera dibebaskan. Jadi, tidak dianggap utang lagi. Semoga sukses bulan depan ini (November 2025),” ujar Cak Imin.


Cak Imin menegaskan, kebijakan pemutihan tunggakan ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan.

“Jangan sampai rakyat kecil tidak bisa mengakses layanan kesehatan hanya karena ada tunggakan lama,” katanya.

*Mayoritas penunggak iuran BPJS Kesehatan dari keluarga rentan

Langkah pemerintah ini mendapat dukungan dari Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago. Ia menilai, mayoritas penunggak BPJS Kesehatan berasal dari keluarga setengah mampu dan tidak mampu, namun belum terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Menurut Irma, kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi rentan sering kali kesulitan membayar iuran bulanan, padahal sangat membutuhkan layanan kesehatan.

*Nilai tunggakan capai lebih dari Rp 10 triliun

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, mengungkapkan hingga kini masih ada 23 juta peserta yang memiliki tunggakan dengan total nilai lebih dari Rp 10 triliun.

“Dulunya di Rp 7,6 triliun, tapi sekarang sudah lebih dari Rp 10 triliun,” ujarnya di Yogyakarta, Minggu (19/10/2025).

Namun, tidak semua peserta akan mendapat penghapusan tunggakan BPJS Kesehatan. Program ini difokuskan kepada peserta tidak mampu yang masuk kategori PBI. “Sektor informal banyak yang kesulitan. Sudah masuk PBI, tapi masih ditagih karena ada tunggakan,” kata Ghufron di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Selain itu, kebijakan juga mencakup peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang iurannya ditanggung pemerintah daerah, namun masih memiliki denda. Untuk mendukung kebijakan ini, Kementerian Keuangan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 triliun dalam APBN 2026.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Investasi Reksadana untuk Pemula yang Aman dan Cuan: Pilih

    Cara Investasi Reksadana untuk Pemula yang Aman dan Cuan: Pilih

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Mulailah dengan menilai profil risiko Anda, pilih reksadana pasar uang atau pendapatan tetap bila ingin keamanan, dan alokasikan dana yang memang siap diinvestasikan tanpa mengganggu kebutuhan harian. Gunakan platform resmi yang terdaftar di OJK, lakukan diversifikasi antar jenis dana, serta pantau kinerja secara berkala untuk menyesuaikan strategi. Dengan langkah ini, pemula dapat masuk […]

  • Ilustrasi langkah hukum mengatasi wanprestasi dalam kerjasama bisnis: mediasi, gugatan, dan penyelesaian sengketa

    Bisnis yang Tumbuh Seiring Masa: Analisis Keberlanjutan Toyota yang Mengubah Peta Industri Otomotif

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Keberlanjutan bisnis adalah kemampuan suatu perusahaan untuk tetap relevan, profitable, dan berpengaruh dalam jangka panjang tanpa merugikan lingkungan dan masyarakat. Umumnya, keberlanjutan bisnis dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti perubahan teknologi, globalisasi, dan kebijakan pemerintah. Berdasarkan data, 70% perusahaan global telah menyadari pentingnya keberlanjutan bisnis dan telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi bisnis dan reduksi […]

  • Wamen BUMN Dony Oskaria Ditunjuk Jadi Plt Menteri BUMN

    Wamen BUMN Dony Oskaria Ditunjuk Jadi Plt Menteri BUMN

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta – Wamen BUMN Dony Oskaria ditunjuk Presiden Prabowo jadi Pelaksana tugas Menteri BUMN, setelah Erick Thohir menjabat Menpora. “Atas petunjuk Bapak Presiden dan kami sampaikan kepada pihak terkait untuk Pelaksana Tugas Menteri BUMN ditunjuk Wakil Menteri BUMN atas nama Dony Oskaria,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Jakarta, Jumat (19/9/2025). Penunjukan tertuang dalam surat […]

  • Membangun Stabilitas Makro dengan 5 Langkah Strategis untuk Mengantisipasi Krisis Keuangan.

    Membangun Stabilitas Makro dengan 5 Langkah Strategis untuk Mengantisipasi Krisis Keuangan.

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Stabilitas makro merujuk pada kondisi ekonomi yang stabil dan tidak terganggu, dinikmati oleh suatu negara dalam jangka panjang. Berdasarkan data Bank Dunia, kunci stabilitas makro ini dibagi menjadi tiga aspek utama: inflasi yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang stabil, dan likuiditas pasar keuangan. Sementara rata-rata inflasi tahunan global mencapai 3,5%, beberapa negara maju mampu […]

  • Menteri Sosial Gus Ipul Buka Program Pelatihan Wali Asuh dan Wali Asrama Sekolah Rakyat Gelombang II

    Menteri Sosial Gus Ipul Buka Program Pelatihan Wali Asuh dan Wali Asrama Sekolah Rakyat Gelombang II

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Banjarbaru, 23 September 2025 – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) resmi membuka Pelatihan Tahap II bagi Wali Asuh dan Wali Asrama Sekolah Rakyat Tahun 2025 di Aula Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (23/9). Pelatihan ini berlangsung serentak di enam balai regional pada 22–26 September 2025, dengan total […]

  • Hari Santri Nasional 2025, Dr M Aly Taufiq: Negara Harus Hadir Perhatikan Pesantren Benteng Moral Bangsa

    Hari Santri Nasional 2025, Dr M Aly Taufiq: Negara Harus Hadir Perhatikan Pesantren Benteng Moral Bangsa

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Tangsel, Strategy News – Tepat pada 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri Nasional, sebuah momentum untuk mengenang jasa para santri dan pesantren dalam perjuangan kemerdekaan serta pembangunan moral bangsa. Banyak ucapan selamat dari kepala daerah, tokoh masyarakat, ulama dan juga politikus. Salah satunya yang turut memberikan pandangan adalah Anggota DPRD Provinsi Banten sekaligus Direktur […]

expand_less