Breaking News
light_mode
Beranda » News » Presiden Prabowo Ingin Seluruh Rakyat Indonesia Bisa Makan Ikan Segar Setiap Hari

Presiden Prabowo Ingin Seluruh Rakyat Indonesia Bisa Makan Ikan Segar Setiap Hari

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan cita-citanya ingin masyarakat Indonesia bisa makan lauk protein segar setiap hari.

Hal itu disampaikan saat memberikan taklimat atau arahan dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah daerah tahun 2026 di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Namun sebelum itu, Prabowo menyampaikan soal Koperasi Merah Putih. Dia menyampaikan, sedikitnya bakal ada 28.000 Koperasi Merah Putih di Indonesia.

“Pertama kali dalam sejarah. Dan yang kita ketemukan hasilnya ya lumayan menantang. Nanti beberapa bulan lagi akan kita wujudkan minimal 28 ribu koperasi di tiap desa,” ujar Prabowo, Senin (2/2/2026).

“Dan kooperasi itu kooperasi yang operasional. Punya gudang, punya code storage, dan akan punya 2 truck masing-masing kooperasi. Tidak akan ada panen yang tidak terjual,” sambung dia.

Prabowo lalu mengatakan, nantinya tidak akan ada lagi hasil panen yang tak terjual usai adanya Koperasi Merah Putih.

“Dulu menunggu siapa yang mau ambil. Tengkulaklah, perantara lah, sekarang tidak. Koperasi bisa ngirim sendiri hasil panennya. Kalau belum bisa dijual, dia simpan dalam gudang,” ucap dia.

Menurut Prabowo, nantinya mereka akan punya gudang sendiri. Dia juga akan membuat desa nelayan sehingga masyarakat Indonesia bisa dapat ikan segar setiap harinya.

“Dan kita akan bikin desa-desa nelayan, dan proyek-proyek perikanan sehingga rakyat kita akan dapat ikan segar protein yang harganya mungkin setengah dari daging,” terang dia.

“Setiap keluarga Indonesia harus makan lauk protein tiap hari. Itu cita-cita pemerintah Republik Indonesia. Itu cita-cita saya,” tutup Prabowo.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Siapkan Rp4,3 T Buat PLN Jalankan Program Listrik Desa

    Bahlil Siapkan Rp4,3 T Buat PLN Jalankan Program Listrik Desa

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia  mengalokasikan anggaran tambahan sebesar Rp4,3 triliun kepada PT PLN (Persero) untuk menjalankan program penyugasan  listrik desa akhir tahun ini. Menurut Bahlil, dana tersebut berasal dari tambahan anggaran sebesar Rp6,28 triliun ke pagu Kementerian ESDM yang totalnya saat ini menjadi Rp14,1 triliun sepanjang tahun 2025. “Ada sekitar Rp4.350,95 yang […]

  • Inilah Perpres 92/2025 tentang Kementerian Haji dan Umrah

    Inilah Perpres 92/2025 tentang Kementerian Haji dan Umrah

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id- Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 92 Tahun 2025 tentang Kementerian Haji dan Umrah pada tanggal 8 September 2025. Penerbitan Perpres yang dapat diakses di laman JDIH Kementerian Sekretariat Negara ini merupakan amanat dari Pasal 106A ayat (4) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun […]

  • Kisah Sukses Usaha Saya di Tengah Kebijakan Ekonomi yang Kunjung Mengkhawatirkan

    Kisah Sukses Usaha Saya di Tengah Kebijakan Ekonomi yang Kunjung Mengkhawatirkan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan ekonomi adalah serangkaian keputusan dan strategi yang digunakan pemerintah untuk mengatur dan mengembangkan sistem ekonomi suatu negara. Umumnya, kebijakan ekonomi bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi inflasi, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas. Berdasarkan data, pemerintah Indonesia telah menetapkan kebijakan ekonomi yang berfokus pada pengembangan infrastruktur, peningkatan investasi, dan percepatan pertumbuhan […]

  • Mengenal 12 Shio dalam Astrologi China, “Shio Kelinci Dikenal Sopan”

    Mengenal 12 Shio dalam Astrologi China, “Shio Kelinci Dikenal Sopan”

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Dalam budaya Tionghoa, shio atau zodiak China menjadi bagian penting yang diyakini dapat memengaruhi kepribadian, relasi, hingga peruntungan seseorang. Berbeda dengan zodiak Barat yang dihitung berdasarkan bulan lahir, shio didasarkan pada tahun kelahiran dalam siklus 12 tahunan. Mengutip China Highlights, setiap tahun dalam kalender lunar diberi nama sesuai dengan salah satu dari 12 hewan. Ke-12 […]

  • Inovasi Digital Menguntungkan di Era 5G

    Inovasi Digital Menguntungkan di Era 5G

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Inovasi digital adalah penerapan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kreativitas dalam berbagai sektor. Umumnya, perusahaan yang menerapkan inovasi digital dapat meningkatkan pendapatannya sebesar 20-30%. Berdasarkan data, inovasi digital telah menjadi kunci kesuksesan bagi banyak bisnis. Inovasi digital adalah kemampuan untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi digital dalam menciptakan nilai tambah dan meningkatkan efisiensi dalam […]

  • Apa Itu Bencana Ekologis? Mengenal Perbedaan Bencana Alam dan Bencana Ekologis

    Apa Itu Bencana Ekologis? Mengenal Perbedaan Bencana Alam dan Bencana Ekologis

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Sejumlah wilayah di Indonesia kerap menghadapi berbagai macam bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, gempa bumi, hingga kebakaran hutan. Namun, dalam konteks mitigasi dan penanggulangan, penting untuk memahami perbedaan antara bencana alam dan bencana ekologis. Meski keduanya sama-sama bencana yang menyebabkan kerusakan, namun terdapat perbedaan mendasar pada faktor pemicu utama kejadian tersebut. […]

expand_less