Breaking News
light_mode
Beranda » News » Wapres Tinjau Lokasi Banjir di Bali, Tegaskan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Pengungsi

Wapres Tinjau Lokasi Banjir di Bali, Tegaskan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Pengungsi

  • account_circle Azam
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENKO PMK – Wakil Presiden Republik Indonesia didampingi Kepala BNPB, Wakil Gubernur Bali, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Wali Kota Denpasar, Deputi Kantor Staf Presiden, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK, Staf Khusus Menko PMK, serta Asisten Deputi Penanggulangan Bencana Kemenko PMK, meninjau sejumlah titik terdampak banjir di Provinsi Bali, Jumat (12/9).

Peninjauan diawali di lokasi pengungsian Banjar Tohpati dan Banjar Sedana Mertha. Dalam dialog dengan para pengungsi dan kelompok rentan, Wapres menegaskan agar pemerintah memberikan prioritas pada pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan kesehatan.

“Pemerintah harus memastikan kebutuhan dasar dan layanan kesehatan terpenuhi, terutama bagi lansia, ibu menyusui, dan balita. Fasilitas publik dan sekolah juga harus segera diperbaiki agar anak-anak bisa kembali belajar,” tegas Gibran.

Selanjutnya, Wapres mengunjungi Pasar Badung, khususnya area basement yang terdampak banjir paling parah hingga menyebabkan aktivitas perdagangan lumpuh. Saat berdialog dengan para pedagang, Wapres menekankan komitmen pemerintah untuk memperbaiki fasilitas pasar.

“Aktivitas perdagangan harus segera pulih. Pemerintah berkomitmen untuk membantu pemulihan agar masyarakat bisa kembali bekerja,” ujarnya. Wapres Gibran juga mengapresiasi langkah cepat Pemda Bali yang telah bersinergi dengan berbagai pihak dalam penanganan darurat.

Usai mendampingi Wapres, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK Lilik Kurniawan meninjau Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Bali yang berfungsi sebagai Command Center Gubernur saat krisis darurat.

Menurutnya, keberadaan Pusdalops memperkuat sistem informasi kebencanaan di Bali. “Pusdalops ini menjadi pusat kendali yang strategis, karena bisa memantau kondisi lapangan secara real time melalui laporan digital dan CCTV di berbagai titik,” ujar Lilik.

Selain itu, Deputi Lilik juga mengunjungi Komunitas Pecinta Sungai (KPS) di Tukad Bindu, Denpasar. Ia memberikan apresiasi terhadap inisiatif masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai. “Gerakan komunitas seperti KPS sangat penting karena membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Upaya ini sejalan dengan semangat pencegahan bencana yang berbasis pada kearifan lokal,” ungkapnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan untuk mencegah risiko bencana di masa mendatang.

  • Penulis: Azam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur BI Tegaskan Rupiah Telah Undervalued

    Gubernur BI Tegaskan Rupiah Telah Undervalued

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id- Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar rupiah saat ini berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued. Namun, masihkah ada peluang untuk rupiah kembali menguat? Berdasarkan data BI, nilai tukar rupiah berada di level Rp 17.140 per dollar AS pada 21 April 2026. Rupiah melemah 0,87 persen (point to point) dibandingkan dengan level akhir […]

  • Strategi Manajemen Risiko untuk Pengusaha UMKM yang Efektif

    Strategi Manajemen Risiko untuk Pengusaha UMKM yang Efektif

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Manajemen risiko adalah proses identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko yang dapat mempengaruhi organisasi atau proyek. Umumnya, 60% kegagalan proyek disebabkan oleh ketidakmampuan mengelola risiko. Dengan manajemen risiko yang efektif, organisasi dapat mengurangi potensi kerugian dan meningkatkan kesuksesan. Manajemen risiko adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis. […]

  • BBM langka di Aceh Barat: Warga keluhkan kemacetan dan aksi borong BBM

    BBM langka di Aceh Barat: Warga keluhkan kemacetan dan aksi borong BBM

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Meulaboh, Strategynews.id – Kepanikan warga Meulaboh, Aceh Barat, memuncak sepanjang Sabtu setelah aksi borong dan dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di sejumlah SPBU. Akibatnya, berbagai SPBU di wilayah itu kehabisan stok sejak pagi hingga malam. Deni Setiawan, warga Meulaboh, menuturkan bahwa antrean panjang kendaraan yang mengular hingga ke jalan raya membuat arus lalu […]

  • Menteri ESDM Lantik Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian ESDM

    Menteri ESDM Lantik Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian ESDM

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 September 2025 — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia hari ini melantik beberapa pejabat tinggi di lingkungan Kementerian ESDM. Acara pelantikan berlangsung di Gedung Chairul Saleh, Kantor Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM. Pejabat yang dilantik antara lain: Dengan adanya pejabat baru ini, Kementerian ESDM berharap dapat lebih baik dalam menjalankan program-program […]

  • Menghadapi Dinamika Global dengan Kebijakan Luar Negeri yang Adaptif

    Menghadapi Dinamika Global dengan Kebijakan Luar Negeri yang Adaptif

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan luar negeri adalah sekumpulan keputusan dan tindakan yang diambil oleh suatu negara untuk mengatur hubungannya dengan negara lain. Umumnya, kebijakan ini mencakup aspek diplomatik, ekonomi, dan pertahanan. Berdasarkan data, lebih dari 70% kebijakan luar negeri suatu negara dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Kebijakan luar negeri adalah sebuah framework yang sistematis untuk memandu interaksi […]

  • Analisis Hubungan Diplomatik Indonesia dan Dampak Dagangnya: Data 2023

    Analisis Hubungan Diplomatik Indonesia dan Dampak Dagangnya: Data 2023

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Hubungan diplomatik Indonesia dengan negara‑negara kunci—seperti lewat ASEAN, RCEP, atau perjanjian bilateral—secara konsisten memperluas akses pasar dan menurunkan hambatan tarif, sehingga volume perdagangan meningkat. Praktik diplomasi ekonomi yang mengedepankan dialog regulasi dan kerjasama sektor‑spesifik biasanya menghasilkan diversifikasi komoditas ekspor serta pening‑katan nilai impor yang lebih seimbang. Dengan begitu, stabilitas politik menjadi fondasi utama […]

expand_less