Breaking News
light_mode
Beranda » News » Politik » Menko PM Muhaimin Dorong Program Magang Nasional Terus Berlanjut dan Diperbesar 

Menko PM Muhaimin Dorong Program Magang Nasional Terus Berlanjut dan Diperbesar 

  • account_circle Azam
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, 22 September 2025 – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mendorong agar program magang nasional bagi fresh graduate tidak hanya menjadi uji coba, tetapi berlanjut sebagai program strategis untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja dan mengatasi mismatch di dunia kerja.

Usai memimpin Rapat Tingkat Menteri (RTM) Koordinasi Ketenagakerjaan dan Transformasi PMI di Kantor Kemenko PM, Muhaimin menjelaskan bahwa program 20 ribu magang fresh graduate yang digulirkan pada akhir tahun ini akan dijadikan pilot project. Selanjutnya, program tersebut akan diperluas pada 2026 bersamaan dengan peningkatan kapasitas vokasi.

“Program 20 ribu magang ini akan kita perbesar lagi, semoga sukses di 2026. Pemagangan harus menjadi bagian penting dalam peningkatan kapasitas tenaga kerja,” ujar Muhaimin.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan anggaran lebih besar bagi program pemagangan yang termasuk dalam stimulus ekonomi 8+4+5. Menurutnya, pemagangan akan meningkatkan kualitas SDM Indonesia agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri.

“Semoga ada tambahan anggaran sehingga capacity building dan pemagangan bisa diperluas di berbagai perusahaan,” katanya.

RTM tersebut turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Wakil Menteri P2MI Christina Aryani yang mewakili Menteri P2MI Mukhtarudin.

Menaker Yassierli menambahkan, Kemenaker sedang menyiapkan platform digital untuk memfasilitasi perusahaan mendaftar dalam program magang. Melalui platform ini, perusahaan dapat mengisi data dan informasi yang diperlukan sehingga penempatan 20 ribu peserta magang dapat terdistribusi dengan baik.

Stimulus ekonomi 8+4+5 sendiri merupakan kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja. Skema ini terdiri dari 8 program akselerasi di 2025, 4 program lanjutan di 2026, dan 5 program khusus penyerapan tenaga kerja.

  • Penulis: Azam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan ekonomi

    Membuat Kebijakan Publik Efektif dengan 5 Langkah Praktis

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan publik adalah keputusan yang diambil oleh pemerintah untuk mengatasi masalah sosial. Umumnya, kebijakan ini dibuat berdasarkan data dan analisis untuk mencapai tujuan tertentu. Berdasarkan data, sekitar 70% kebijakan publik di Indonesia difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perbedaan Kebijakan Publik dan Kebijakan Privat: Mana yang Tepat untuk Anda? Kebijakan publik dan kebijakan privat […]

  • Prediksi Resesi: 5 Tanda Bahaya yang Sering Diabaikan

    Prediksi Resesi: 5 Tanda Bahaya yang Sering Diabaikan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Prediksi resesi adalah perkiraan terjadinya resesi ekonomi, yaitu penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan. Umumnya, resesi terjadi ketika pertumbuhan PDB negatif selama dua kuartal berturut-turut. Berdasarkan data, rata-rata resesi global berlangsung sekitar 11 bulan. Prediksi resesi adalah proses analisis untuk memprediksi kemungkinan terjadinya resesi ekonomi, yaitu suatu periode penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan dan […]

  • KUHP Nasional Tak Bisa Berlaku Tanpa KUHAP

    KUHP Nasional Tak Bisa Berlaku Tanpa KUHAP

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Wakil Menteri Hukum (Wamenkum), Edward Omar Sharif Hiariej, mengatakan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional yang baru belum dapat diimplementasikan tanpa adanya Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru pula. Hal ini dikarenakan terdapat ketentuan-ketentuan dalam KUHP Nasional yang belum diatur dalam KUHAP yang lama. “Tanpa KUHAP yang baru, beberapa ketentuan […]

  • Gubernur BI Tegaskan Rupiah Telah Undervalued

    Gubernur BI Tegaskan Rupiah Telah Undervalued

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id- Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar rupiah saat ini berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued. Namun, masihkah ada peluang untuk rupiah kembali menguat? Berdasarkan data BI, nilai tukar rupiah berada di level Rp 17.140 per dollar AS pada 21 April 2026. Rupiah melemah 0,87 persen (point to point) dibandingkan dengan level akhir […]

  • Bobby Nasution Buka Suara soal Kayu Gelondongan Terbawa Banjir Sumut

    Bobby Nasution Buka Suara soal Kayu Gelondongan Terbawa Banjir Sumut

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution buka suara soal kayu gelondongan yang terbawa arus banjir di Sumut. Sebelumnya, video viral di media sosial menampilkan tumpukan gelondongan kayu terbawa saat banjir bandang di sejumlah daerah Sumut. Bobby akan mengecek perihal itu. “Ya nanti kita lihat ya (soal banyaknya gelondongan kayu),” kata Bobby Nasution […]

  • Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025

    Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, pada Rabu (01/10/2025). Upacara ini menjadi momen bersejarah sekaligus perdana bagi Presiden Prabowo sejak dilantik sebagai Kepala Negara. Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB. Setibanya di Monumen Pancasila Sakti, Kepala Negara […]

expand_less