Breaking News
light_mode
Beranda » News » Politik » 7 Kota Siap Mulai Proyek Sulap Sampah Jadi Listrik Tahun Depan

7 Kota Siap Mulai Proyek Sulap Sampah Jadi Listrik Tahun Depan

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategy News – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan ada tujuh kota yang dinyatakan telah siap melaksanakan proyek waste to energy (WTE) atau sulap sampah menjadi listrik.

Hal ini telah disepakati dari rapat koordinasi terbatas (rakortas) yang diselenggarakan hari ini.
Zulhas mengatakan proyek ini akan menggunakan teknologi incinerator. Teknologi ini digunakan di negara-negara lain.

“Nah, 14 kota, kemarin (rakortas) 2 Oktober, sekaligus verifikasi kita putuskan hari ini, nanti Menteri LH akan bersurat, mungkin Senin untuk saya teken untuk ditetapkan, sehingga nanti Danantara untuk mengumumkan pelaksanaan pembangunannya atau groundbreaking 7 (kota),” ujar Zulhas dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (24/10/2025).

Zulhas menerangkan melalui Peraturan Presiden RI Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan ini, sampah yang semula sumber penyakit dapat berubah menjadi energi listrik, membuka lapangan kerja hingga menjadi sumber energi baru terbarukan. Ketujuh kota tersebut, yakni Bali, DIY, Bogor Raya, Tangerang Raya, Kota Semarang, Bekasi Raya, dan Medan Raya.

“Nah, ini yang kita percepat, hari ini sekali lagi 7 (kota), kita akan tadi saya sudah minta dengan Menteri LH untuk mempercepat lagi, mudah-mudahan 10 (kota) lagi bisa ditambah lagi, karena dulu sudah ada masuk PSN 34 gitu, tapi yang sudah siap 7 (kota),” imbuh Zulhas.

Sementara itu, CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani menambahkan ketujuh lokasi ini sudah sesuai dengan kriteria proyek sulap sampah menjadi listrik, mulai dari ketersediaan lahan, proses administrasi, hingga peraturan perundangan. Rosan menerangkan pembangunan proyek ini akan memakan waktu kurang lebih 2 tahun.

“Target groundbreaking-nya bulan Maret akhir. Harapannya di tujuh-tujuhnya (kota). kembali lagi kan tergantung dari kesiapan daerah masing-masing juga gitu ya. Tapi pada intinya kita asumsi kalau semua di daerahnya beres, proses yang kita jalankan, kita Maret sudah bisa groundbreaking. Karena kita akan memberikan waktu cukup lama (buat groundbreaking),” ujar Rosan.

Kendati begitu, Rosan menerangkan belum menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk groundbreaking di 7 kota tersebut. Sebab, hal ini tergantung pada penawaran yang masuk dari investor. Setidaknya, lebih dari 204 perusahaan yang minat menggarap proyek tersebut.

“Dari 204 (perusahaan) itu 66 (perusahaan) itu luar negeri. Ya 66 perusahaan luar negeri, sisanya dalam negeri,” imbuhnya.

Rakortas tersebut dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, hingga Direktur PLN Darmawan Prasodjo.

  • Penulis: Jamil F.J.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirjen Pajak Mengungkap 282 Perusahaan Langgar Aturan Ekspor CPO

    Dirjen Pajak Mengungkap 282 Perusahaan Langgar Aturan Ekspor CPO

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id  – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengatakan 282 perusahaan diduga melakukan praktik penggelapan dokumen atau under-invoicing ekspor minyak kelapa sawit (crude palm oil/ CPO ). Pelanggaran aturan ekspor ini meliputi Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Bimo Wijayanto mengumpulkan hasil temuan 25 wajib pajak yang melanggar sepanjang tahun 2025, dan 257 wajib pajak […]

  • Geger! Penobatan Raja Baru Keraton Solo Diwarnai Perdebatan Panas

    Geger! Penobatan Raja Baru Keraton Solo Diwarnai Perdebatan Panas

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Berebut tahta raja, dinamika internal Keraton Kasunanan Surakarta kembali memanas. Mahapatih KGPH Tedjowulan bersama Lembaga Dewan Adat (LDA) menggelar pertemuan tertutup dengan seluruh putra-putri dalem Pakubuwono (PB) XII dan PB XIII di Sasana Handrawina, Kamis (13/11/2025). Kegiatan tersebut dibenarkan oleh GPH Suryo Wicaksono, salah satu putra dalem PB XII sekaligus adik PB […]

  • TLDN Masuk Daftar Forbes Asia ‘Best Under A Billion’ 2025

    TLDN Masuk Daftar Forbes Asia ‘Best Under A Billion’ 2025

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) terus berupaya menjaga kinerja keuangan perusahaan di tengah berbagai tantangan industri kelapa sawit dan perekonomian. Komitmen ini berhasil membawa TLDN masuk dalam daftar Best Under A Billion 2025 dari Forbes Asia yang dirilis pada 4 Agustus 2025. Daftar tahunan ini menampilkan 200 perusahaan publik di kawasan Asia-Pasifik dengan […]

  • Kepemimpinan Strategis Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan Bisnis

    Kepemimpinan Strategis Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan Bisnis

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kepemimpinan strategis adalah kemampuan untuk memimpin dan mengarahkan organisasi menuju tujuan jangka panjang. Umumnya, kepemimpinan strategis melibatkan pengambilan keputusan yang berbasis data dan analisis. Berdasarkan data, sekitar 70% keputusan strategis memerlukan analisis yang mendalam. Kepemimpinan strategis adalah kemampuan untuk mengintegrasikan visi, misi, dan tujuan perusahaan dengan keputusan dan tindakan yang efektif, sehingga mencapai […]

  • Piye Kabare, Enak Zamanku, Toh? Dilema Sejarah Kontroversi Pahlawan Nasional Soeharto

    Piye Kabare, Enak Zamanku, Toh? Dilema Sejarah Kontroversi Pahlawan Nasional Soeharto

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id  – Gelar Pahlawan Nasional bagi Presiden RI ke-2, Soeharto, merupakan salah satu isu paling sensitif dan kompleks dalam kancah politik dan sejarah Indonesia. Setiap kali isu ini muncul, ia memicu polarisasi tajam antara dua kubu yang memiliki dasar argumen kuat. Satu sisi berfokus pada jasa pembangunan dan stabilitas yang signifikan, sementara sisi lain […]

  • Mengembangkan Strategi Kebijakan Fiskal untuk Meningkatkan Pendapatan Pajak yang Efektif

    Mengembangkan Strategi Kebijakan Fiskal untuk Meningkatkan Pendapatan Pajak yang Efektif

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan fiskal adalah kebijakan pemerintah yang terkait dengan pengelolaan keuangan negara, termasuk perpajakan, pengeluaran belanja negara, dan pengelolaan uang negara. Umumnya, kebijakan fiskal bertujuan untuk mencapai stabilitas ekonomi dan pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data, fiskal mencapai 14,7% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2022. Pembukaan Artikel Tahukah kamu bahwa lebih dari 90% […]

expand_less