Breaking News
light_mode
Beranda » News » Nakhoda Baru BRIN, Bawa Arah Baru Riset Pertanian Indonesia

Nakhoda Baru BRIN, Bawa Arah Baru Riset Pertanian Indonesia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Pelantikan Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si. menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka harapan baru bagi dunia pertanian Indonesia.

Arif bukan hanya seorang ilmuwan dan sosiolog pertanian yang memiliki kedekatan dengan petani, tetapi juga aktifis sosial yang memimpin Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sebagai ketua umum.

Rekam jejak arif menunjukkan dirinya bukan sekadar ilmuwan yang berada di menara gading yang jauh dari masyarakat, tetapi ilmuwan yang turun langsung ke masyarakat memberikan solusi terutama pada isu-isu strategis bangsa. Sosok Arif mungkin mendekati konsep rausyan fikr seperti yang diusulkan filsuf Iran Ali Syari’ati.

Rausyan fikr merupakan sosok cendekiawan ideal karena memiliki kesempurnaan jati diri dan mampu menjadi pembaru masyarakat. Konsep ini menggambarkan sosok yang melampaui ilmuwan biasa, karena memiliki kesempurnaan spiritual dan intelektual.

Rausyan fikr memiliki kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan untuk memperbaiki masyarakat, merumuskan masalah, serta menawarkan solusi dan pembaruan. Semoga penyebutan ini tidak berlebihan.

Kehadiran Arif memimpin BRIN di tengah cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto meraih swasembada pangan nasional, menjadi momentum penting untuk merumuskan kembali arah riset pertanian Indonesia.

Selama beberapa tahun terakhir, ekosistem riset pertanian nasional menghadapi tantangan yang kompleks sehingga membutuhkan ‘imam’ yang tepat dan “ma’mum” yang siap menyokong dengan penuh gairah.

Konsolidasi kelembagaan peneliti pertanian ke dalam BRIN telah membawa semangat efisiensi yang positif serta membuka mata peneliti pertanian bahwa dunia tak selebar daun kelor.

Di sisi lain, integrasi ke dalam BRIN juga melahirkan kekhawatiran mengenai terputusnya mata rantai sejarah penelitian pertanian yang selama puluhan tahun dibangun oleh Kementerian Pertanian.

Saat ini para peneliti pertanian di daerah-daerah terpaksa merapat ke Jakarta dan Cibinong, meninggalkan petani-petani di daerah yang selama ini menjadi mitra dalam membangun pertanian Indonesia.

Para peneliti juga meninggalkan ruang laboratorium di kantor tempat asal dan laboratorium alam di lahan yang sangat spesifik komoditi dan spesifik agroekosistem di setiap daerah.

Arif diharapkan dapat meramu formula yang tepat untuk menjembatani ide integrasi para peneliti dalam satu wadah BRIN yang cemerlang dengan langkah kebijakan pertanian Indonesia di wilayah tropis yang beragam komoditas, beragam agroekosistem, dan beragam sosio-kultur petani.

Keragaman agroekosistem

Tentu kekuatan riset pertanian di negara seperti Indonesia terletak pada kedalaman kajian berbasis lokasi, berbasis komoditas, berbasis agroekosistem, serta berbasis sosio kultur yang spesifik dan beragam. Pada hari-hari pertama kepemimpinannya, Arif pernah mengemukakan rencananya mengembalikan peneliti ke daerah.

Di sinilah kepemimpinan baru Arif Satria akan diuji, apakah mampu menghadirkan arah baru riset pertanian yang tidak ahistoris, tetapi tetap adaptif terhadap kebutuhan zaman?

Keragaman ini bukan hambatan, tetapi merupakan kekuatan strategis ketika riset dapat dilakukan tepat lokasi dan tentu multilokasi.

Pada dua dekade terakhir, berbagai penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan mendongkrak produktivitas pertanian lebih banyak ditentukan oleh kemampuan memahami kondisi spesifik lokasi dibanding sekadar mengadopsi teknologi genetik.

Faktor tanah, iklim mikro, pola musim, sosial-ekonomi petani, hingga budaya lokal, semuanya berperan penting dalam menentukan keberhasilan suatu inovasi.

Arah baru riset pertanian Indonesia idealnya kembali menempatkan keragaman agroekologi dan spesifik lokasi sebagai fondasi.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Percepatan Penanganan Bencana Sumatra, BRIN Kembangkan Platform Integrasi Data Kebencanaan

    Dukung Percepatan Penanganan Bencana Sumatra, BRIN Kembangkan Platform Integrasi Data Kebencanaan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengerahkan 101 personel dari 13 unit kerja untuk mendukung percepatan penanganan banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Seluruh personel tersebut tergabung dalam Task Force Reaksi Cepat Tanggap Bencana, sebuah operasi terpadu yang menggabungkan kemampuan riset, analisis data, serta dukungan teknis lintas […]

  • Prabowo Tak Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan dan Diwakili Gibran

    Prabowo Tak Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan dan Diwakili Gibran

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto berhalangan menghadiri agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Afrika Selatan. Ia menyebutkan, Presiden Prabowo memiliki sejumlah agenda di Tanah Air yang bertepatan dengan KTT G20 sehingga kehadirannya digantikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Iya, betul. Jadwal KTT G20 di […]

  • Menghadap Presiden, Menteri ESDM Laporkan Target Listrik Desa hingga Swasembada Solar

    Menghadap Presiden, Menteri ESDM Laporkan Target Listrik Desa hingga Swasembada Solar

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta,  Strategynews.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan hasil rangkaian kunjungan kerja ke beberapa daerah, termasuk wilayah Sulawesi. strategis kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11). Laporan tersebut mencakup progres program listrik desa, produksi minyak nasional, serta kesiapan menuju kedaulatan energi. “Tadi saya melapor kepada Bapak Presiden, […]

  • Haical Bertahan 2 Hari di Reruntuhan, Gus Ipul Pastikan Kondisinya Baik

    Haical Bertahan 2 Hari di Reruntuhan, Gus Ipul Pastikan Kondisinya Baik

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Sidoarjo — Syehlendra Haical, santri Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran, menjadi simbol ketabahan setelah berhasil diselamatkan usai dua hari tertimbun reruntuhan bangunan pesantren. Ia dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa patah tulang maupun cedera serius, dan kini dirawat intensif di RSUD R.T. Notopuro, Sidoarjo. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang menjenguk langsung Haical pada Rabu (1/10/2025) […]

  • BBM langka di Aceh Barat: Warga keluhkan kemacetan dan aksi borong BBM

    BBM langka di Aceh Barat: Warga keluhkan kemacetan dan aksi borong BBM

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Meulaboh, Strategynews.id – Kepanikan warga Meulaboh, Aceh Barat, memuncak sepanjang Sabtu setelah aksi borong dan dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di sejumlah SPBU. Akibatnya, berbagai SPBU di wilayah itu kehabisan stok sejak pagi hingga malam. Deni Setiawan, warga Meulaboh, menuturkan bahwa antrean panjang kendaraan yang mengular hingga ke jalan raya membuat arus lalu […]

  • Suzuki Ganti Logo Baru Setelah 22 Tahun Masuk Era Digitalisasi

    Suzuki Ganti Logo Baru Setelah 22 Tahun Masuk Era Digitalisasi

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Suzuki Motor Corporation ( SMC ) menjelaskan perubahan logo perusahaan setelah 22 tahun adalah bagian dari digitalisasi. Meski perubahannya tidak signifikan, logo baru ini diharapkan bisa membantu mempermudah masyarakat mengidentifikasi merek Suzuki. “Perubahan logo ini adalah bagian dari digitalisasi, kalau kita melihat logo yang lama dari handphone atau website terlihat mepet jadi […]

expand_less