Breaking News
light_mode
Beranda » News » UMP 2026 Naik, Bentuk Perlindungan Dasar Pada Hak Pengupahan

UMP 2026 Naik, Bentuk Perlindungan Dasar Pada Hak Pengupahan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – UMP berfungsi sebagai batas terendah upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh di wilayah provinsi yang bersangkutan, sebagai bentuk perlindungan dasar terhadap hak pengupahan. 

Kabar yang dinantikan jutaan pekerja di seluruh Indonesia akhirnya terjawab. Menjelang pergantian tahun, pemerintah bersama Dewan Pengupahan Nasional telah menuntaskan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Untuk tahun 2026, keputusan kenaikan UMP menjadi angin segar di tengah tekanan ekonomi dan laju inflasi yang masih dirasakan sepanjang 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga daya beli pekerja sekaligus menjadi bagian dari upaya perlindungan kesejahteraan tenaga kerja.

Secara normatif, pemerintah mewajibkan seluruh gubernur di Indonesia untuk mengumumkan UMP 2026 paling lambat Rabu, 24 Desember 2025 kemarin. Ketentuan tersebut sejalan dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, yang menjadi acuan nasional dalam penetapan upah minimum di seluruh daerah.

Aturan ini bersifat mengikat bagi pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, sejumlah pemerintah provinsi telah resmi menetapkan besaran UMP 2026 yang akan menjadi acuan upah minimum bagi para pemberi kerja di wilayah masing-masing.

Ada tiga variabel utama yang membuat pemerintah memutuskan menaikkan UMP 2026:


1. Pertumbuhan Ekonomi Daerah, yaitu sepanjang tahun 2025, banyak provinsi yang mencatatkan pemulihan ekonomi positif pasca-stagnasi global. Pertumbuhan ini harus dinikmati juga oleh kaum buruh.


2. Tingkat Inflasi, terkait kenaikan harga barang kebutuhan pokok (sembako), bahan bakar, dan biaya tempat tinggal di tahun 2025 menjadi alasan kuat perlunya penyesuaian upah agar daya beli masyarakat tidak tergerus.


3. Indeks Tertentu (Alpha), yaitu koefisien alpha yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi juga menjadi faktor pengali yang menentukan besaran kenaikan.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur yang diterbitkan serentak pada akhir November 2025, rata-rata kenaikan UMP 2026 secara nasional berada di kisaran 5% hingga 8%. Persentase ini tercatat lebih tinggi dibandingkan kenaikan pada tahun sebelumnya, seiring upaya pemerintah menyesuaikan upah minimum dengan dinamika ekonomi dan inflasi.

Sejumlah provinsi dengan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional mencatatkan kenaikan UMP yang lebih signifikan. Maluku Utara dan Sulawesi Tengah, misalnya, mengalami peningkatan yang relatif tinggi, didorong oleh kontribusi sektor hilirisasi terhadap perekonomian daerah.

Sementara itu, provinsi-provinsi di Pulau Jawa mencatatkan kenaikan yang lebih moderat, namun tetap memberikan dampak riil terhadap peningkatan nominal gaji yang diterima pekerja.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Tangkap 5 Orang terkait OTT Bupati Lampung Tengah

    KPK Tangkap 5 Orang terkait OTT Bupati Lampung Tengah

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lampung Tengah pada Rabu (10/12/2025). Dalam operasi senyap tersebut, menangkap lima orang. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, operasi senyap ini bermula dari memeriksa beberapa orang di Jakarta dan Lampung pada Selasa, 9 Desember 2025. “Tim kemudian melakukan kegiatan tangkap tangan dugaan […]

  • Strategi Manajemen Risiko untuk Pengusaha UMKM yang Efektif

    Strategi Manajemen Risiko untuk Pengusaha UMKM yang Efektif

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Manajemen risiko adalah proses identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko yang dapat mempengaruhi organisasi atau proyek. Umumnya, 60% kegagalan proyek disebabkan oleh ketidakmampuan mengelola risiko. Dengan manajemen risiko yang efektif, organisasi dapat mengurangi potensi kerugian dan meningkatkan kesuksesan. Manajemen risiko adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis. […]

  • Kisah Tribhuwana Tunggadewi, Perempuan Pertama Jadi Raja Majapahit Paling Terkenal

    Kisah Tribhuwana Tunggadewi, Perempuan Pertama Jadi Raja Majapahit Paling Terkenal

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Tribhuwana Tunggadewi merupakan raja perempuan pertama di di Kerajaan Majapahit. Saat naik tahta, dia menjadikan perempuan memiliki peran penting. Sejumlah daerah kekuasaan Kerajaan Majapahit mulai dipercayakan kepada para pemimpin perempuan yang di masyarakat Jawa kala itu masih dianggap tabu. Prasasti Waringin Pitu menuturkan mengenai sosok perempuan penguasa daerah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Total […]

  • BGN Kembalikan Anggaran MBG Rp 70 T, Purbaya Buka Suara

    BGN Kembalikan Anggaran MBG Rp 70 T, Purbaya Buka Suara

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan telah mengembalikan anggaran untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 70 triliun. Pengembalian itu dilakukan karena diakui anggaran jumbo MBG belum bisa terserap seluruhnya.Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa anggaran yang dikembalikan oleh BGN adalah sebesar Rp 100 triliun. Anggaran […]

  • Sejarah Gedung DPR RI dan Sosok Arsiteknya

    Sejarah Gedung DPR RI dan Sosok Arsiteknya

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Gedung DPR/MPR RI yang berdiri megah di kawasan Senayan, Jakarta, ternyata memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Bangunan dengan atap hijau berbentuk khas ini awalnya tidak dirancang sebagai kantor parlemen, melainkan sebagai tempat pertemuan internasional. Dari CONEFO ke DPRPembangunan gedung dimulai pada tahun 1965 atas gagasan Presiden Soekarno. Saat itu, ia menggagas forum internasional bernama […]

  • Bahlil Siapkan Rp4,3 T Buat PLN Jalankan Program Listrik Desa

    Bahlil Siapkan Rp4,3 T Buat PLN Jalankan Program Listrik Desa

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia  mengalokasikan anggaran tambahan sebesar Rp4,3 triliun kepada PT PLN (Persero) untuk menjalankan program penyugasan  listrik desa akhir tahun ini. Menurut Bahlil, dana tersebut berasal dari tambahan anggaran sebesar Rp6,28 triliun ke pagu Kementerian ESDM yang totalnya saat ini menjadi Rp14,1 triliun sepanjang tahun 2025. “Ada sekitar Rp4.350,95 yang […]

expand_less