Breaking News
light_mode
Beranda » News » Laskar Santri Nusantara Dukung Kritikan Konstruktif terhadap Kebijakan Kehutanan: Kecam Alih Fungsi Kawasan Hutan Tanpa Kajian, Apresiasi Sikap Tegas Cak Imin

Laskar Santri Nusantara Dukung Kritikan Konstruktif terhadap Kebijakan Kehutanan: Kecam Alih Fungsi Kawasan Hutan Tanpa Kajian, Apresiasi Sikap Tegas Cak Imin

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,Strategynews.id – Dewan koordinasi nasional laskar santri nusantara menyoroti bencana yang terjadi di Sumatera dan Aceh. Dalam momentum meningkatnya tekanan terhadap kawasan hutan di Indonesia akibat alih fungsi lahan untuk pertanian dan industri.

Laskar Santri Nusantara mengeluarkan pernyataan sikap resmi sebagai bentuk dukungan terhadap pejabat publik yang berani mengadvokasi keberlanjutan lingkungan.

“Kami memberi apresiasi kepada Cak Imin atas keberaniannya menyuarakan penolakan keras terhadap praktik alih fungsi kawasan hutan yang dilakukan secara masif, tanpa disertai kajian lingkungan menyeluruh dan tanpa mekanisme mitigasi risiko bencana yang memadai” tutur Didik Setiawan Ketua Umum Laskar santri nusantara. Sabtu, (06/12/2025).

“Kritikan beliau terhadap kebijakan pengelolaan kehutanan menunjukkan integritas dan kepedulian terhadap nasib ekologis negeri ini sebuah sikap yang perlu diapresiasi, bukan dilemahkan”, lanjutnya.


Dari rilis yang dikeluarkan, Laskar Santri Nusantara menegaskan beberapa poin penting:

1. Kebijakan kehutanan harus berdasarkan prinsip kehati-hatian (precautionary principle).

Setiap izin alih fungsi hutan hanya dapat diberikan setelah dilakukan kajian lingkungan, penilaian daya dukung dan daya tampung lingkungan, serta perencanaan mitigasi risiko.

2. Alih fungsi hutan yang dilakukan secara masif tanpa kajian memadai membawa dampak serius terhadap lingkungan, korban bencana, dan kerugian sosial-ekonomi.

Peningkatan frekuensi bencana seperti longsor, banjir bandang, kekeringan, dan kebakaran hutan menjadi bukti nyata.

3. Pejabat publik yang bersuara lantang untuk keberlanjutan lingkungan seperti Cak Imin  layak mendapat dukungan.

Kritikan kebijakan bukan bentuk penghinaan, tetapi upaya demokratis untuk menjaga masa depan bangsa. Oleh karena itu, permintaan maaf kepada pejabat eksekutif atas kritik tersebut tidak relevan.

4. Laskar Santri Nusantara mendesak evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola kehutanan di seluruh Indonesia, serta penegakan sanksi terhadap pihak korporasi atau pejabat yang bertanggung jawab.

Transparansi perizinan, audit lingkungan berkala, dan partisipasi publik dalam pengawasan menjadi mutlak.

Alih fungsi hutan bukan harga yang harus terus dibayar dengan bencana dan transformasi industri harus diselaraskan dengan keberlanjutan ekologis.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunung Semeru Erupsi, 178 Pendaki Sempat Terjebak di Ranu Kumbolo

    Gunung Semeru Erupsi, 178 Pendaki Sempat Terjebak di Ranu Kumbolo

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id  – Terjadinya letusan di Gunung Semeru yang berada di kawasan Lumajang, Jawa Timur, Rabu (19/11/2025) petang kemarin membuat warga di kaki gunung tersebut panik. Terlebih lagi dengan debu vulkanik yang terus menyembur setinggi 2.000 meter di atas puncak. Kondisi yang lebih terbayang lagi, dengan adanya 178 pendaki yang tengah berkemah di kawasan Ranu […]

  • Cara Memilih Obligasi Negara (SBN) untuk Passive Income Risiko & Yield

    Cara Memilih Obligasi Negara (SBN) untuk Passive Income Risiko & Yield

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pilih obligasi negara yang jatuh tempo sesuai kebutuhan likuiditas Anda, misalnya 1‑3 tahun untuk aliran kas reguler, dan pastikan ratingnya tetap AAA agar risikonya minimal. Perhatikan kupon yang ditawarkan; biasanya kupon 2‑3 % lebih tinggi dari deposito dan dibayarkan secara berkala, sehingga cocok untuk passive income. Bandingkan juga harga beli di pasar sekunder—jika diperdagangkan di […]

  • Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp575 Triliun

    Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp575 Triliun

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan kunjungan kenegaraan ke Republik Korea menghasilkan capaian konkret berupa komitmen kerja sama bisnis dengan nilai yang sangat signifikan. Dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 2 April 2026, Seskab Teddy menjelaskan bahwa total nilai kesepakatan bisnis yang berhasil dihimpun […]

  • Panduan Membangun Personal Branding untuk Profesional 5 Cara Praktis

    Panduan Membangun Personal Branding untuk Profesional 5 Cara Praktis

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Personal branding bagi profesional dimulai dengan mengidentifikasi nilai unik serta keahlian yang ingin dikenal, lalu menampilkannya secara konsisten lewat profil online, konten, dan jaringan. Selanjutnya, perkuat kredibilitas dengan berbagi wawasan relevan secara rutin serta menampilkan testimoni atau kolaborasi yang menunjukkan hasil nyata. Membangun personal branding untuk profesional berarti Anda mengatur cara orang menilai […]

  • BPK RI Siap Menjadi Tuan Rumah Kongres Badan Pemeriksa Sedunia Tahun 2028

    BPK RI Siap Menjadi Tuan Rumah Kongres Badan Pemeriksa Sedunia Tahun 2028

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) menyampaikan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah XXVI International Congress of Supreme Audit Institutions (INCOSAI) atau Kongres Badan Pemeriksa Sedunia ke-26 yang akan diselenggarakan pada tahun 2028, di Bali, Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua BPK, Isma Yatun, dalam sesi pleno kedua INCOSAI ke-25 yang berlangsung […]

  • Strategi Negosiasi Bisnis Tingkat Lanjut untuk Kesepakatan Besar

    Strategi Negosiasi Bisnis Tingkat Lanjut untuk Kesepakatan Besar

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Gunakan pendekatan berbasis nilai bersama, yaitu mengidentifikasi apa yang paling penting bagi kedua pihak dan mengaitkannya dengan tujuan strategis masing‑masing; hal ini membuka ruang bagi solusi kreatif yang meningkatkan margin keuntungan bagi semua pihak. Selain itu, persiapkan data pasar dan alternatif BATNA secara detail sehingga Anda dapat menegosiasikan posisi tawar dengan kepercayaan diri […]

expand_less