Breaking News
light_mode
Beranda » News » Bisnis » Dirjen Pajak Mengungkap 282 Perusahaan Langgar Aturan Ekspor CPO

Dirjen Pajak Mengungkap 282 Perusahaan Langgar Aturan Ekspor CPO

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id  – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengatakan 282 perusahaan diduga melakukan praktik penggelapan dokumen atau under-invoicing ekspor minyak kelapa sawit (crude palm oil/ CPO ).

Pelanggaran aturan ekspor ini meliputi Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Bimo Wijayanto mengumpulkan hasil temuan 25 wajib pajak yang melanggar sepanjang tahun 2025, dan 257 wajib pajak yang melanggar selama periode 2021-2024.

Pada temuan 2025 dikatakan diketahui ada modus pemalsuan materi berlemak. Total nilai transaksi diestimasikan mencapai Rp2,08 triliun dengan potensi kerugian negara dari sisi pajak sekitar Rp140 miliar.

“Milestone awal ini modus penggelapan melalui pengakuan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)-nya itu Fatty Matter, yang ternyata itu bukan Fatty Matter. Ini merupakan Milestone awal,” urai Bimo saat konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (6/11).

Sementara pada tahun 2021-2024 ditemukan praktik manipulasi dokumen ekspor melalui laporan Palm Oil Mill Effluent (POME). Modus ini melibatkan pelaporan komoditas yang seharusnya bukan POME, sehingga nilai pajak yang melayani jauh lebih rendah dari yang seharusnya. Estimasi PEB dari modus ini dikatakan sekitar Rp45,9 triliun.

Berdasarkan hasil pengawasan DJP dan Bea Cukai terdapat volume ekspor bahan lemak pada tahun 2025 mencapai 73.287 ton, meningkat dibandingkan 31.403 ton pada tahun 2024, 22.151 ton pada tahun 2023, dan 19.383 ton pada tahun 2022.

Selain itu, ditemukan praktik manipulasi dokumen, under-invoicing, transfer pricing melalui afiliasi luar negeri, pengajuan restitusi PPN fiktif, dan penghindaran kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) untuk produk CPO.

Dari hasil pengembangan di Pelabuhan Tanjung Priok sendiri, jumlah kontainer ekspor yang diduga jalur lalu lintas meningkat signifikan, dari 25 kontainer menjadi 87 kontainer yang semuanya berasal dari PT MMS.

Tujuh dokumen PEB milik perusahaan itu melaporkan masalah lemak dengan berat total 1.802,71 ton senilai Rp28,79 miliar. Komoditas tersebut tidak dikenai Bea Keluar, Pungutan Ekspor, dan tidak termasuk dalam ketentuan larangan atau transaksi ekspor (Lartas).

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Bangun 104 Gedung Permanen

    Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Bangun 104 Gedung Permanen

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Sebanyak 166 Sekolah Rakyat (SR) akan diluncurkan serentak pada Senin, 12 Januari 2026. Peluncuran ini dibarengi dengan seremoni groundbreaking 104 Sekolah Rakyat permanen di seluruh Indonesia. Acara Peresmian 166 Titik Sekolah Rakyat dan Groundbreaking 104 Sekolah Rakyat Permanen Se-Indonesia akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Acara dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu […]

  • MoU ditandatangani, PT Berdikari Kebut Realisasi Hilirisasi Ayam Terintegrasi

    MoU ditandatangani, PT Berdikari Kebut Realisasi Hilirisasi Ayam Terintegrasi

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Langkah nyata untuk memperkuat kesejahteraan pangan dan memastikan setiap masyarakat mendapatkan akses protein hewani yang terus digulirkan secara merata. PT Berdikari (Persero), bagian dari Holding Pangan BUMN (ID FOOD), resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kemitraan strategis dengan tiga pemerintah daerah di Hotel Bidakara, Jakarta. Sinergi besar ini merangkul Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah […]

  • Berebut Takhta Keraton Surakarta: Tedjowulan vs Putra Mahkota

    Berebut Takhta Keraton Surakarta: Tedjowulan vs Putra Mahkota

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Perebutan takhta Keraton Surakarta mencuat beberapa hari setelah  SISKS Pakubuwono XIII Hangabehi  wafat, pada Minggu (2/11) lalu. Maha Menteri Keraton Surakarta, Kanjeng Gusti Panembahan Agung (KGPA) Tedjowulan mengklaim menjalankan fungsi ad interim Raja Keraton Surakarta sejak Pakubuwono XIII mangkat. “Untuk sementara Maha Menteri akan menjalankan fungsi ad interim hingga penerus Pakubuwono XIII […]

  • TNI AL: 23 Prajurit Marinir Gugur di Cisarua, Lima Berhasil Dievakuasi

    TNI AL: 23 Prajurit Marinir Gugur di Cisarua, Lima Berhasil Dievakuasi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyatakan duka mendalam atas gugurnya 23 Prajurit Jalasena dari Korps Marinir dalam bencana alam tanah longsor yang terjadi saat pelaksanaan Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-PNG di wilayah Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu (24/01). Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada […]

  • Percepat Penyaluran Pasokan Jagung SPHP, Mentan Ingin Ringankan Peternak

    Percepat Penyaluran Pasokan Jagung SPHP, Mentan Ingin Ringankan Peternak

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mempercepat penyaluran pasokan jagung melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk meringankan biaya pakan serta menjaga usaha peternakan tetap berjalan. “Pemerintah mempercepat penyaluran jagung melalui Program SPHP untuk membantu peternak unggas memperoleh bahan baku pakan dengan lebih mudah, menjaga keberlangsungan produksi dan mengurangi tekanan […]

  • Kebijakan Subsidi Pemerintah dan Dampaknya pada Anggaran – Buktinya

    Kebijakan Subsidi Pemerintah dan Dampaknya pada Anggaran – Buktinya

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan subsidi biasanya dipakai untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, namun pembiayaannya yang besar dapat menggerus defisit anggaran dan memaksa pemerintah mengalihkan dana atau menambah utang. Akibatnya, ruang fiskal menjadi lebih sempit dan prioritas pembangunan bisa terpengaruh. Kebijakan subsidi pemerintah menyalurkan dana publik ke sektor‑sektor strategis seperti energi, pangan, dan transportasi, yang secara langsung […]

expand_less