Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kepala Badan Gizi Butuh Minimal 6 Juta Peternak Baru untuk Pasok MBG

Kepala Badan Gizi Butuh Minimal 6 Juta Peternak Baru untuk Pasok MBG

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Kepala  Badan Gizi Nasional ( BGN ) Dadan Hindayana mengungkapkan kebutuhan besar terhadap pasokan bahan pangan hewani untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis ( MBG ).

Ia blak-blakan menyebut Indonesia membutuhkan minimal 6 juta peternak baru mulai tahun depan agar pasokan telur dan ayam tidak defisit.

“Kalau kita tidak ada peternak baru 6 juta minimal tahun depan kita akan kekurangan , itu baru dua kali seminggu memberikan telur ayam. Kalau keinginan Pak Presiden (Prabowo Subianto) tiap minggu maka kita butuh lebih banyak lagi,” ujar Dadan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (12/11/2025).

Menurut Dadan, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur umum MBG membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar.

Untuk satu SPPG saja, diperlukan empat kandang ayam petelur dan sembilan kandang ayam pedaging. Sementara itu, pakan ayam sebagian besar harus berasal dari jagung.

“Untuk empat kandang petelur saja butuh 18 hektare luas panen jagung karena pakannya 50 persen harus jagung,” jelas Dadan.

Selain ayam dan telur, setiap dapur SPPG juga membutuhkan kebun pisang seluas 1,5 hektar untuk menyediakan buah dua kali seminggu serta 32 kolam lele jika di wilayah itu masyarakat gemar mengonsumsi ikan lele.

Dadan menilai kebutuhan besar ini bisa menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar SPPG.

“Dan ini saya kira potensi ekonomi yang luar biasa yang bisa dibina oleh siapa pun untuk menemukan wirausaha baru di sekitar SPPG,” katanya.

Dadan menambahkan BGN akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia agar pendanaan untuk pembangunan peternakan dapat menyasar langsung masyarakat sekitar dapur MBG.

“Kemudian terkait yang pasok saya setuju semuanya berbasis lokal, dan kami nanti akan sampaikan ke Danantara agar uangnya membiayai masyarakat yang ada di sekitar SPPG,” ujar Dadan.

Ia menilai pendekatan berbasis lokal tersebut penting agar masyarakat desa menjadi bagian dari rantai pasok bahan pangan MBG, mulai dari peternak ayam, pembudidaya ikan, hingga petani jagung dan pisang.

“Kita juga butuh minimal 1 juta ayam pedaging baru, ayam pedaging untuk diternakkan. Kalau tidak, kita akan kekurangan juga. Demikian juga untuk sayuran dan lain-lain,” imbuhnya.

Program MBG yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo diperkirakan akan meningkatkan konsumsi protein hewani nasional secara signifikan.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebelumnya telah menyiapkan investasi sebesar Rp20 triliun untuk membangun peternakan ayam pedaging dan petelur di seluruh Indonesia.

Menteri Pertanian merangkap Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman mengatakan investasi ini merupakan bagian dari rencana besar hilirisasi sektor pangan dan pertanian yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Danantara Indonesia.

Program ini ditujukan agar tidak terjadi kekurangan pasokan ayam dan telur seiring dengan perluasan program MBG.

Amran menyebut kebutuhan tambahan untuk menopang program tersebut mencapai 700 ribu ton telur dan 1,1 juta ton ayam pedaging per tahun. Selain menjaga pasokan, proyek ini juga diharapkan dapat mendorong pemerataan perekonomian di desa dan menciptakan hingga 3 juta lapangan kerja baru dalam empat tahun ke depan.

Pemerintah menargetkan pembangunan peternakan ayam terintegrasi dapat dimulai pada awal tahun 2026 setelah selesainya studi kelayakan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menko PM Muhaimin Dorong Program Magang Nasional Terus Berlanjut dan Diperbesar 

    Menko PM Muhaimin Dorong Program Magang Nasional Terus Berlanjut dan Diperbesar 

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    JAKARTA, 22 September 2025 – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mendorong agar program magang nasional bagi fresh graduate tidak hanya menjadi uji coba, tetapi berlanjut sebagai program strategis untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja dan mengatasi mismatch di dunia kerja. Usai memimpin Rapat Tingkat Menteri (RTM) Koordinasi Ketenagakerjaan dan Transformasi PMI di […]

  • Santri of The Year 2025, Ajang Apresiasi untuk Santri dan Pesantren Inspiratif

    Santri of The Year 2025, Ajang Apresiasi untuk Santri dan Pesantren Inspiratif

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Islam Nusantara Center (INC) kembali menggelar ajang penghargaan Santri of The Year 2025, sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi santri dan pesantren yang berperan besar dalam pembangunan bangsa. Kegiatan yang telah dilaksanakan setiap tahun sejak 2017 ini kini memasuki tahun ke-8 penyelenggaraannya. Direktur Islam Nusantara Center Dr. M. Aly Taufiq menjelaskan, penyelenggaraan tahun […]

  • Gus Yahya Melawan  Pemberhentiannya: Klaim Dokumen Tak Sah, Tegaskan Tidak Akan Mundur

    Gus Yahya Melawan  Pemberhentiannya: Klaim Dokumen Tak Sah, Tegaskan Tidak Akan Mundur

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Dinamika kepemimpinan di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin hangat dengan beredarnya surat yang menyebutkan Yahya Cholil Staquf sudah tidak lagi menjabat sebagai ketua umum PBNU terhitung sejak Rabu (26/11/2025). “Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada butir 2 di atas, maka KH. Yahya Cholil Staquf tidak lagi berstatus sebagai Ketua Umum PBNU […]

  • Wapres Tinjau Lokasi Banjir di Bali, Tegaskan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Pengungsi

    Wapres Tinjau Lokasi Banjir di Bali, Tegaskan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Pengungsi

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    KEMENKO PMK – Wakil Presiden Republik Indonesia didampingi Kepala BNPB, Wakil Gubernur Bali, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Wali Kota Denpasar, Deputi Kantor Staf Presiden, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK, Staf Khusus Menko PMK, serta Asisten Deputi Penanggulangan Bencana Kemenko PMK, meninjau sejumlah titik terdampak banjir di Provinsi Bali, Jumat (12/9). […]

  • DPR Putuskan Semua Layanan BPJS PBI Dibayar Pemerintah Selama 3 Bulan ke Depan

    DPR Putuskan Semua Layanan BPJS PBI Dibayar Pemerintah Selama 3 Bulan ke Depan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, DPR dan pemerintah telah bersepakat bahwa seluruh layanan kesehatan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) harus dibayar pemerintah selama 3 bulan ke depan. Kesimpulan ini diambil usai kisruh penonaktifan BPJS PBI terhadap sejumlah peserta. “DPR dan pemerintah sepakat dalam jangka waktu 3 bulan ke […]

  • Penampakan Radiasi Matahari Memerah di RI Hari Ini, Hati-hati beraktivitas diluar rumah

    Penampakan Radiasi Matahari Memerah di RI Hari Ini, Hati-hati beraktivitas diluar rumah

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Suhu di beberapa wilayah di Jakarta ada yang mencapai 37 derajat Celcius di siang hari. Bagi Anda yang tinggal atau bekerja di Jakarta, pasti merasakan cuaca panas yang sangat menyengat dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, kondisi ini pun masih akan berlangsung setidaknya hingga akhir Oktober 2025. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaporkan berdasarkan data […]

expand_less