Breaking News
light_mode
Beranda » News » Presiden Prabowo Saksikan Langsung Penyerahan Aset Barang Rampasan Negara dari Tambang Ilegal kepada PT Timah

Presiden Prabowo Saksikan Langsung Penyerahan Aset Barang Rampasan Negara dari Tambang Ilegal kepada PT Timah

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Strategynews, Presiden Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung Penyerahan Aset Barang Rampasan Negara (BRN) kepada PT Timah Tbk., yang digelar di Smelter PT Tinindo Internusa, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Senin, 6 Oktober 2025. Penyerahan aset dilakukan secara berjenjang, dimulai dari Jaksa Agung kepada Wakil Menteri Keuangan, dilanjutkan dari Wakil Menteri Keuangan kepada CEO Danantara, dan akhirnya dari CEO Danantara kepada Direktur Utama PT Timah Tbk.

Presiden Prabowo menyaksikan momen bersejarah tersebut yang menandai langkah besar pemerintah dalam memulihkan kerugian negara akibat praktik tambang ilegal di kawasan PT Timah. “Pagi hari ini saya ke Bangka. Tadi bersama-sama kita menyaksikan penyerahan rampasan negara dari perusahaan-perusahaan swasta yang melaksanakan pelanggaran hukum,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media usai acara.

Barang rampasan yang diserahkan mencakup aset dalam jumlah besar dan beragam, antara lain:

– 108 unit alat berat; 99,04 ton produk kristal Sn (cristalyzer);
– 94,47 ton crude tin dalam 112 petakan/balok;
– Aluminium 15 bundle (15,11 ton) dan 10 jumbo bag (3,15 ton);
– Logam timah Rfe 29 bundle (29 ton);
– Mess karyawan 1 unit;
– Kendaraan 53 unit;
– Tanah 22 bidang seluas 238.848 m²;
– Alat pertambangan 195 unit;
– Logam timah 680.687,6 kg;
– 6 unit smelter, serta
– Uang tunai yang telah disetorkan ke kas negara senilai Rp202.701.078.370, USD3.156.053, JPY53.036.000, SGD524.501, EUR765, KRW100.000, dan AUD1.840.

Presiden Prabowo menyebut nilai aset yang berhasil disita dan diserahkan mencapai Rp6 hingga Rp7 triliun. Nilai tersebut belum termasuk tanah jarang (rare earth/monasit) yang nilainya bisa jauh lebih besar.

“Nilainya dari enam smelter dan barang-barang yang disita mendekati enam sampai tujuh triliun. Tapi, tanah jarang yang belum diurai, mungkin nilainya lebih besar, sangat besar, tanah jarang. Monasit ya, monasit itu satu ton itu bisa ratusan ribu dolar, 200 ribu dolar,” ungkap Presiden.

Presiden Prabowo juga menambahkan bahwa total kerugian negara akibat kegiatan tambang ilegal di kawasan PT Timah ini telah mencapai sekitar 300 triliun rupiah. Jumlah yang mencerminkan besarnya kebocoran kekayaan negara yang harus segera dihentikan.

“Kita bisa bayangkan kerugian negara dari enam perusahaan ini saja, kerugian negara total 300 T. Kerugian negara sudah berjalan 300 triliun, ini kita berhentikan” tegas Presiden.

  • Penulis: Jamil F.J.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Beri Lampu Hijau Sikat Anak Buah yang Salah, Ini Respon KPK

    Prabowo Beri Lampu Hijau Sikat Anak Buah yang Salah, Ini Respon KPK

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernah didatangi oleh KPK, yang membawa laporan akan menindak anak buahnya. Presiden mengatakan saat itu juga mempersilakan KPK melakukan penindakan dengan catatan harus sudah memiliki bukti yang kuat terhadap kesalahan anak buahnya. Merespons cerita presiden, pihak KPK pun memberikan penjelasan. Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan sikap presiden dalam […]

  • 2 Tangki Minyak Raksasa Pertamina Rampung Dibangun, Terbesar di Asia Tenggara!

    2 Tangki Minyak Raksasa Pertamina Rampung Dibangun, Terbesar di Asia Tenggara!

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta – Kilang Pertamina Internasional (KPI) telah menyelesaikan pembangunan 2 unit tangki raksasa baru. Hal ini dilakukan untuk memperkuat manajemen inventori minyak mentah dalam rangka mendukung akan beroperasinya unit-unit operasi utama hasil proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan Lawe-Lawe. Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani mengatakan bahwa 2 unit tangki baru ini berlokasi di […]

  • Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Melalui Strategi Bisnis Yang Tepat

    Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Melalui Strategi Bisnis Yang Tepat

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan kapasitas produksi suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Umumnya, pertumbuhan ekonomi diukur dengan menggunakan Produktivitas Domestik Bruto (PDB) yang rata-rata tumbuh sekitar 5 persen per tahun. Berdasarkan data, ini menunjukkan kemajuan ekonomi suatu negara. Perbedaan Strategi Jangka Pendek dan Jangka Panjang: Mana yang Tepat untuk Bisnis Anda? Dalam upaya […]

  • Arab Saudi Sambut Baik Pengakuan Palestina oleh Inggris, Australia hingga Kanada

    Arab Saudi Sambut Baik Pengakuan Palestina oleh Inggris, Australia hingga Kanada

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Riyadh – Kerajaan Arab Saudi pada Minggu (21/9/2025) menyatakan apresiasi atas langkah Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal yang secara resmi mengakui Negara Palestina. Riyadh menilai pengakuan ini sebagai bentuk komitmen nyata negara-negara sahabat untuk mendukung proses perdamaian serta mendorong terwujudnya solusi dua negara sesuai dengan resolusi internasional yang berlaku, dikutip dari laman Qatar News Agency, […]

  • Kolaborasi dengan Tiongkok, Kemenperin Pacu Industri Halal Nasional

    Kolaborasi dengan Tiongkok, Kemenperin Pacu Industri Halal Nasional

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Kementerian Perindustrian pacu pengembangan ekosistem industri halal melalui perluasan pasar ekspor. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai halal global, yang salah satu strateginya yaitu melalui kerja sama bidang industri halal antar negara. “Saat ini Indonesia menduduki peringkat ketiga dalam ekosistem halal dunia dan sebagai negara dengan populasi muslim terbesar, maka […]

  • Mengungkap Faktor Stabilitas Politik yang Mempengaruhi Investasi Asing

    Mengungkap Faktor Stabilitas Politik yang Mempengaruhi Investasi Asing

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Stabilitas politik adalah keadaan di mana pemerintahan dan sistem politik berjalan dengan lancar dan tidak mengalami gangguan signifikan. Umumnya, negara dengan stabilitas politik tinggi memiliki pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, dengan rata-rata pertumbuhan GDP sekitar 4-5% per tahun. Berdasarkan data, stabilitas politik sangat penting bagi kemakmuran suatu bangsa. Stabilitas politik merupakan faktor kunci […]

expand_less