Breaking News
light_mode
Beranda » News » Hukum » Ketuk Palu Putusan MK, Prabowo Diharap Tarik Polisi Aktif dari Jabatan Sipil

Ketuk Palu Putusan MK, Prabowo Diharap Tarik Polisi Aktif dari Jabatan Sipil

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id  – Setelah MK ketuk palu terkait jabatan sipil yang diisi oleh anggota polisi, berharap Presiden Prabowo Subianto segera menarik anggota Polri aktif yang kini masih menduduki jabatan sipil.

Harapan itu disampaikan Benny menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan bahwa polisi tak boleh menduduki jabatan sipil tanpa pensiun atau mundur dari institusi Polri terlebih dahulu.

“Presiden Prabowo adalah seorang presiden yang tunduk dan mematuhi konstitusi, apalagi putusan MK bersifat final dan mengikat,” kata Benny dalam keterangan tertulis, Jumat (14/11/2025).

“Karena itu, kita mengharapkan Presiden Prabowo segera tarik dan kembalikan anggota Polri yang masih aktif di kementerian dan lembaga atau badan,” lanjutnya.

Politikus Demokrat itu pun berpandangan bahwa putusan yang dikeluarkan MK terbilang adil dan memberikan kepastian hukum. Sebab, kata Benny, terdapat pilihan bagi anggota polisi untuk pensiun atau mundur dari institusi Polri jika tetap bertahan di posisi jabatan sipilnya.

“Jadi mereka diminta memilih apakah pensiun dini atau segera kembali ke organisasi induknya,” jelas Benny.

Benny menambahkan, putusan yang melarang Kapolri menunjuk anggotanya menduduki jabatan sipil ini sejalan dengan prinsip rule of law yang kerap disuarakan Presiden Prabowo.

Benny menilai, selama ini Prabowo memaknai pemerintahan bukan sekadar berdasarkan hukum, melainkan juga pembatasan kekuasaan oleh hukum. “Putusan MK ini menambah bobot tinggi pada Presiden Prabowo sebagai presiden yang ingin menegakkan prinsip rule of law dan demokrasi substantif dalam pemerintahan yang dipimpinnya,” pungkasnya.

Putusan MK dalam Sidang Pleno

Diberitakan sebelumnya, Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa anggota Polri aktif tidak boleh lagi menduduki jabatan sipil sebelum mengundurkan diri atau pensiun dari dinas kepolisian, termasuk jika penugasan itu berdasarkan arahan atau perintah Kapolri semata.

Putusan itu dibacakan dalam sidang pleno dengan perkara nomor 114/PUU-XXIII/2025 di Gedung MK, Jakarta, Kamis (13/11/2025). “Amar putusan, mengadili: 1. Mengabulkan permohonan para pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK Suhartoyo dalam pembacaan putusan.

Hakim Konstitusi Ridwan Mansyur menegaskan, frasa “mengundurkan diri atau pensiun dari dinas kepolisian” merupakan syarat mutlak bagi anggota Polri yang ingin menduduki jabatan sipil. Menurut MK, rumusan tersebut sudah jelas dan tidak memerlukan penafsiran tambahan karena bersifat expressis verbis atau disebut secara tegas dalam norma hukum.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adopsi Teknologi yang Efektif untuk Bisnis Kecil

    Adopsi Teknologi yang Efektif untuk Bisnis Kecil

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Adopsi teknologi adalah proses menerima dan mengintegrasikan teknologi baru dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya, 70% perusahaan melakukan adopsi teknologi untuk meningkatkan efisiensi. Adopsi teknologi dapat meningkatkan produktivitas dan kemampuan inovasi. Adopsi teknologi adalah proses mengintegrasikan teknologi baru ke dalam bisnis untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas layanan. Adopsi teknologi yang efektif memungkinkan bisnis kecil […]

  • Tak Sekadar Menghangatkan, Rebusan Jahe Dapat Menyembuhkan Apa Saja?

    Tak Sekadar Menghangatkan, Rebusan Jahe Dapat Menyembuhkan Apa Saja?

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Air rebusan  jahe tak kalah menarik dibandingkan minuman lainnya. Selain menghangatkan tubuh, air rebusan jahe membawa aneka manfaat kesehatan . Rebusan jahe bisa menyembuhkan apa saja? Jahe merupakan tanaman rimpang yang cukup populer sebagai pelengkap bumbu masakan dan bahan minuman. Jahe mampu memberikan efek hangat pada badan dan sensasi lega pada tenggorokan. Tak heran […]

  • Bantuan 30 Ton Beras dari UEA Batal Dikembalikan, Mendagri: Ada di Muhammadiyah

    Bantuan 30 Ton Beras dari UEA Batal Dikembalikan, Mendagri: Ada di Muhammadiyah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, bantuan beras sebanyak 30 ton dari non-government organization milik Uni Emirat Arab (UEA) ke korban banjir Medan, Sumatera Utara tidak jadi dikembalikan. Tito menyampaikan, atas kesepakatan masyarakat, 30 ton beras dari UEA tersebut disalurkan ke Muhammadiyah. “Beras ini diserahkan atas kesepakatan oleh masyarakat, kepada Muhammadiyah […]

  • Menghemat Biaya dengan Efisiensi Teknologi

    Menghemat Biaya dengan Efisiensi Teknologi

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Efisiensi teknologi merujuk pada kemampuan sistem atau alat untuk mencapai hasil maksimal dengan menggunakan sumber daya yang minimum. Umumnya, efisiensi teknologi dapat meningkatkan produktivitas sebesar 20-30%. Hal ini berdasarkan data bahwaImplementasi teknologi yang tepat dapat mengurangi biaya operasional. Efisiensi teknologi adalah penerapan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan menghemat biaya dalam berbagai aspek bisnis […]

  • Tren Smart Home System pada Perumahan Modern: Apa yang perlu diketahui

    Tren Smart Home System pada Perumahan Modern: Apa yang perlu diketahui

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Smart home kini menjadi standar kenyamanan di perumahan modern, dengan integrasi lampu, keamanan, dan kontrol suhu lewat satu aplikasi. Penghuni dapat menyesuaikan setting secara otomatis berdasarkan pola aktivitas atau jadwal, sehingga mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan keamanan. Karena kemudahan instalasi serta harga perangkat yang semakin terjangkau, adopsi sistem ini terus melaju cepat di […]

  • Nangis Minta Maaf, Nanik Deyang Sedih Banyak Siswa Keracunan MBG

    Nangis Minta Maaf, Nanik Deyang Sedih Banyak Siswa Keracunan MBG

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menangis usai meminta maaf atas kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ribuan anak sekolah di daerah-daerah Indonesia. Ia juga mengaku minta maaf atas nama seluruh dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Dari hati saya yang terdalam saya mohon maaf, atas nama […]

expand_less