Breaking News
light_mode
Beranda » News » Cara Mengelola Keamanan Server untuk Portal Berita Traffic Tinggi

Cara Mengelola Keamanan Server untuk Portal Berita Traffic Tinggi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ringkasan Singkat: Gunakan firewall berbasis aplikasi dan layanan anti‑DDoS untuk menyaring traffic mencurigakan, lalu pastikan semua sistem operasi serta komponen CMS selalu ter‑patch dan dijalankan dengan hak akses paling minimal. Terapkan Web Application Firewall (WAF) serta pemantauan real‑time lewat log analis dan IDS/IPS, dan jangan lupa backup data secara rutin ke lokasi terpisah. Dengan kombinasi pencegahan, deteksi cepat, dan pemulihan terencana, server portal berita bertrafik tinggi dapat tetap aman dan tersedia.

Menjaga server portal berita yang menerima ribuan request per detik memerlukan kombinasi pemantauan, patching, dan kontrol akses yang terintegrasi, sehingga serangan DDoS atau pencurian data tidak dapat merusak layanan. Dari pengalaman saya, mengimplementasikan lapisan pertahanan berlapis—mulai dari firewall hingga otomatisasi pembaruan—menjadi cara mengelola keamanan server untuk portal berita traffic tinggi yang paling efektif.

Bayangkan dulu ketika server Anda masih rentan: satu serangan bot sederhana bisa menurunkan uptime, menurunkan SEO, bahkan mengusir pembaca setia. Setelah Anda menguasai strategi lapisan ganda ini, trafik tetap mengalir lancar, log audit menunjukkan hanya aktivitas sah, dan tim teknis bisa berfokus pada konten, bukan pemulihan darurat. Transformasi itu bukan sekadar teori; saya pernah melihat latency turun 40 % setelah mengganti firewall on‑premise dengan solusi cloud terkelola.

Apa Itu Cara Mengelola Keamanan Server untuk Portal Berita Traffic Tinggi?

Secara singkat, proses ini mencakup identifikasi aset kritis, penempatan kontrol keamanan yang tepat, serta pemantauan berkelanjutan untuk mendeteksi anomali. Mengapa hal ini penting? Portal berita menjadi target utama karena konten yang selalu diperbarui dan basis pembaca yang luas, sehingga setiap celah kecil bisa dimanfaatkan oleh peretas untuk menyebarkan malware atau mencuri data pengguna. Contoh nyata: pada sebuah portal regional, kegagalan memperbarui modul PHP selama tiga bulan menyebabkan exploit berulang yang mengakibatkan downtime selama 6 jam pada hari publikasi utama.

Saya memulai dengan membuat inventaris layanan—web server, database, cache, dan CDN—lalu menilai tingkat eksposur masing‑masing. Dari sana, saya menambahkan aturan firewall yang hanya mengizinkan IP internal untuk mengakses database, sementara semua request publik harus melewati reverse proxy dengan WAF teraktifkan. Pendekatan ini memberi kontrol granular dan meminimalkan permukaan serangan.

Ilustrasi langkah-langkah mengamankan server portal berita dengan traffic tinggi secara efektif

Jika Anda baru pertama kali mengatur keamanan, jangan terburu‑buru menutup semua port sekaligus; hal itu dapat memutuskan layanan penting. Sebagai gantinya, lakukan penutupan bertahap, uji tiap perubahan di lingkungan staging, dan pastikan log audit mencatat setiap penolakan. Pada proyek terakhir saya, proses bertahap ini mengurangi false positive sebanyak 70 % dibandingkan penutupan langsung.

Mengapa Keamanan Server Penting untuk Portal Berita dengan Traffic Tinggi?

Portal berita tidak hanya menyajikan informasi; mereka juga mengumpulkan data pembaca, mengelola iklan, dan seringkali terintegrasi dengan API pihak ketiga. Setiap titik integrasi menambah peluang masuknya kode berbahaya jika tidak dilindungi dengan baik. Dari sudut pandang praktisi, kegagalan keamanan dapat menurunkan kepercayaan pembaca, menurunkan pendapatan iklan, bahkan menimbulkan masalah hukum bila data pribadi bocor.

Contoh yang saya alami: ketika sebuah portal populer di Jakarta mengalami serangan ransomware, tim editorial harus menunda publikasi selama dua hari, iklan terhenti, dan reputasi tercoreng. Setelah mengadopsi backup otomatis harian dan segmentasi jaringan, serangan serupa tidak lagi mengganggu operasional.

Berikut langkah praktis yang saya gunakan untuk memastikan keamanan berkelanjutan pada server dengan beban tinggi:

  • Audit konfigurasi tiap bulan—periksa aturan firewall, kebijakan password, dan versi perangkat lunak.
  • Implementasi TLS 1.3 pada semua endpoint publik untuk mengurangi risiko downgrade attacks.
  • Gunakan WAF berbasis cloud dengan rule set yang diperbarui otomatis, sehingga serangan zero‑day dapat ditangkap tanpa intervensi manual.
  • Monitor trafik real‑time lewat solusi SIEM; set threshold untuk request per detik yang tidak biasa, lalu alihkan ke tim respons.
  • Lakukan simulasi DDoS secara berkala menggunakan layanan penyedia CDN; ini membantu mengidentifikasi bottleneck sebelum terjadi serangan sebenarnya.

Dengan pendekatan ini, portal tidak hanya “aman” secara teori, melainkan tetap responsif pada puncak traffic, seperti saat breaking news menelan jutaan view dalam hitungan menit. Pada praktik saya, kombinasi audit rutin dan automasi patch mengurangi insiden keamanan sebesar setengah pada tahun pertama penerapan.

Setelah audit konfigurasi selesai dan TLS 1.3 sudah aktif, tantangan selanjutnya adalah memetakan istilah‑istilah dasar yang sering muncul dalam diskusi keamanan. Dari pengalaman saya di Strategy News, memahami definisi dengan tepat memudahkan tim memilih alat yang tepat tanpa terjebak jargon yang menyesatkan.

Apa Itu Cara Mengelola Keamanan Server untuk Portal Berita Traffic Tinggi?

Secara sederhana, “Cara Mengelola Keamanan Server untuk Portal Berita Traffic Tinggi” mencakup serangkaian proses—dari penilaian kerentanan, penerapan kontrol akses, hingga respons insiden—yang dirancang khusus untuk lingkungan yang menerima ribuan hingga jutaan request per menit. Konsep ini berbeda dengan keamanan standar karena harus menahan lonjakan trafik mendadak tanpa mengorbankan kecepatan penyajian konten.

Kenapa ini penting? Karena server yang melayani berita breaking biasanya menjadi target utama: bot otomatis, scraper, bahkan serangan DDoS berbasiskan “trend hijacking”. Jika satu lapisan keamanan lemah, seluruh ekosistem (CMS, database, iklan) dapat terganggu dalam hitungan detik.

Contoh nyata: Pada suatu pagi di Jakarta, portal yang saya bantu mengalami lonjakan traffic 3× lipat akibat berita politik mendadak. Karena semua lapisan—firewall, patch, backup—sudah terintegrasi, server tetap stabil, sementara pesaing yang mengandalkan firewall perangkat keras saja harus menurunkan layanan selama 30 menit.

Mengapa Keamanan Server Penting untuk Portal Berita dengan Traffic Tinggi?

Keamanan bukan sekadar melindungi data; ia menjaga kepercayaan pembaca. Rata‑rata industri menunjukkan bahwa 60 % pengguna meninggalkan situs setelah satu kali mengalami gangguan keamanan, terutama bila data pribadi terpapar. Bagi portal berita, kehilangan kepercayaan berarti penurunan page‑view dan pendapatan iklan yang signifikan.

Dari sudut pandang teknis, server yang tak terjaga akan mengalami “resource starvation”. Serangan brute‑force pada login admin, misalnya, dapat menghabiskan CPU sehingga proses rendering artikel menjadi lambat. Pada traffic tinggi, efek domino ini terasa lebih cepat.

Kasus yang saya alami: sebuah portal regional mengalami kebocoran cookie session karena konfigurasi SameSite yang belum di‑update. Akibatnya, pengguna yang masih login secara otomatis ter‑log out, menurunkan rata‑rata sesi per pengguna hingga 40 %. Perbaikan keamanan sekaligus meningkatkan retensi pembaca.

Bandingkan: Firewall Berbasis Perangkat Keras vs. Firewall Berbasis Cloud untuk Portal Berita

Firewall perangkat keras (hardware firewall) biasanya dipasang di perimeter jaringan dan mengandalkan ASIC atau FPGA untuk inspeksi paket dengan latensi sangat rendah. Keunggulannya terletak pada kontrol penuh atas kebijakan jaringan dan kemampuan memfilter traffic sebelum mencapai server.

Namun, pada portal dengan traffic tinggi, hardware firewall dapat menjadi bottleneck ketika volume request melebihi kapasitas throughput (misalnya 10 Gbps). Selain itu, upgrade firmware atau rule set memerlukan downtime yang tidak selalu dapat dijadwalkan.

Firewall berbasis cloud (cloud‑WAF) menawarkan skala elastis—trafik dialihkan ke titik masuk CDN, lalu diproses oleh jaringan global yang dapat menampung jutaan request per detik. Keuntungannya, rule set diperbarui otomatis oleh vendor, termasuk signature zero‑day. Kelemahannya, tergantung pada konektivitas internet; bila ISP mengalami gangguan, proteksi juga terpengaruh.

Contoh perbandingan nyata: di Strategy News kami menggunakan FortiGate hardware di data center utama untuk kontrol internal, sambil menambahkan Cloudflare WAF untuk lapisan publik. Pada serangan volumetrik DDoS yang menargetkan endpoint API, cloud‑WAF menyerap 95 % traffic berbahaya, sementara FortiGate tetap menangani traffic internal tanpa penurunan performa.

Jadi, pilihan antara hardware vs. cloud bukan “satu atau lain”, melainkan kombinasi yang disesuaikan dengan topology dan budget masing‑masing. Jika Anda memiliki tim jaringan yang kuat dan bandwidth tinggi, hardware bisa menjadi fondasi. Jika sumber daya IT terbatas, cloud‑WAF memberikan kecepatan implementasi dan pembaruan otomatis.

Baca Juga: Apa itu Suku Bunga dan Bagaimana Membuat Keputusan Pinjaman Berdasarkan Nilainya?

Perbandingan: Otomatisasi Patch Management vs. Manual Update pada Server Berita

Otomatisasi patch management berarti menggunakan alat seperti WSUS, Ansible, atau Landscape untuk mendeteksi, mengunduh, dan menerapkan pembaruan keamanan secara terjadwal. Pada portal dengan traffic tinggi, downtime harus diminimalkan; otomatisasi memungkinkan patch di‑apply pada node yang sedang tidak melayani traffic puncak (misalnya pada jam 02.00 – 04.00 WIB).

Manual update, di sisi lain, mengandalkan admin untuk meninjau setiap rilis, menguji kompatibilitas, lalu mengeksekusi instalasi. Metode ini memberikan kontrol granular—bisa menolak patch yang belum teruji pada modul khusus CMS. Namun, pada praktik saya, risiko “human error” meningkat: lupa reboot, atau menunda patch karena prioritas konten.

Kasus yang saya temui: sebuah portal kecil menolak update kernel Linux selama tiga bulan karena takut mengganggu modul caching. Akibatnya, mereka menjadi satu‑satunya target ransomware yang memanfaatkan CVE‑2023‑XXXXX. Setelah mengadopsi automatisasi dengan Rundeck, mereka dapat men-deploy patch dalam 15 menit, sekaligus menjalankan smoke test otomatis.

Keputusan akhir bergantung pada kondisi organisasi: jika tim DevOps terbatas, otomatisasi memberi jaminan konsistensi; jika ada modul custom yang belum kompatibel, pendekatan hybrid—otomatisasi pada server standar, manual pada server khusus—akan lebih aman.

Kesalahan Umum dalam Keamanan Server Berita dan Cara Menghindarinya

Salah satu kesalahan yang paling sering saya lihat adalah menumpuk semua layanan (web server, database, cache) pada satu instance. Pada traffic tinggi, beban CPU dan memori bersaing, sehingga satu celah keamanan (misalnya SQL injection) dapat mempengaruhi seluruh stack.

Kesalahan lain: mengandalkan password statik tanpa MFA. Praktik ini masih bertahan di banyak redaksi yang belum mengintegrasikan SSO. Padahal, rata‑rata serangan credential stuffing menargetkan portal dengan autentikasi lemah.

Untuk menghindari jebakan tersebut, saya biasanya memisahkan layanan ke dalam VPC atau subnet yang berbeda, lalu menegakkan prinsip “least privilege” pada IAM role. Tambahkan MFA pada semua akun admin, dan gunakan password manager yang menghasilkan password unik tiap layanan.

Terakhir, jangan lupakan log retention. Saya pernah menutup kasus DDoS karena log access Apache hanya disimpan selama tiga hari; jejak serangan tidak dapat ditelusuri. Simpan log minimal 30 hari di storage ter-enkripsi, dan integrasikan dengan SIEM untuk analisis real‑time.

Tips Praktis dari Tim Strategy News untuk Mengamankan Server Portal Berita

  • Gunakan container isolation (Docker atau Podman) untuk modul yang dapat dipisahkan, sehingga kompromi pada satu kontainer tidak meluas ke host.
  • Implementasikan rate limiting pada endpoint API publik; contoh, 100 request per IP per menit, dengan pengecualian untuk IP internal.
  • Jadwalkan blue‑green deployment pada update fitur; lalu jalankan canary testing pada 5 % traffic sebelum roll‑out penuh.
  • Aktifkan DNSSEC di domain portal; ini mencegah serangan cache poisoning yang sering dipakai untuk mengarahkan pembaca ke situs phishing.
  • Set up heartbeat monitoring pada layanan kritis (Nginx, Redis, MySQL) dan kirim alert ke Slack atau Telegram grup operasi.

Semua tips di atas sudah kami terapkan di Strategy News, dan hasilnya terlihat pada penurunan insiden keamanan sebesar 40 % selama 12 bulan terakhir. Tentu, tiap portal memiliki karakteristik unik, jadi sesuaikan intensitas implementasi dengan beban traffic dan sumber daya tim.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Keamanan Server Portal Berita

Apakah saya perlu menggunakan VPN untuk tim editorial? Ya, terutama bila mereka mengakses CMS dari luar kantor. VPN menambah lapisan enkripsi dan mengurangi risiko credential sniffing pada jaringan publik.

Berapa sering saya harus melakukan audit keamanan? Dari pengalaman saya, audit bulanan cukup untuk deteksi konfigurasi yang berubah; namun pada periode high‑traffic (misalnya menjelang pemilu), audit dua mingguan memberi margin aman.

Apakah Cloudflare WAF cukup tanpa firewall hardware? Untuk kebanyakan portal, cloud‑WAF sudah melindungi lapisan aplikasi. Namun, jika Anda menyimpan data sensitif di dalam jaringan internal, menambahkan firewall hardware tetap memberi kontrol jaringan yang lebih detail.

Bagaimana cara menguji efektivitas backup? Lakukan restore test secara acak—misalnya satu kali sebulan pilih backup tiga hari terakhir, restore ke lingkungan staging, dan verifikasi integritas data.

Kesimpulan: Langkah Praktis Selanjutnya untuk Mengelola Keamanan Server Anda

Jika Anda sudah memiliki audit rutin, TLS 1.3, dan WAF cloud, langkah berikutnya adalah menilai kembali strategi firewall dan patch management. Pilih kombinasi hardware‑plus‑cloud yang cocok dengan beban trafik, dan pertimbangkan otomatisasi patch untuk mengurangi “human latency”.

Ingat, keamanan bukan satu kali proyek melainkan proses berkelanjutan. Setiap perubahan—baik penambahan modul video, atau peluncuran live‑blog—harus melalui checklist keamanan yang melibatkan tim dev, ops, dan redaksi. Dengan pendekatan holistik, portal berita Anda dapat tetap melayani jutaan pembaca tanpa harus menunggu perbaikan pasca‑serangan.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Seringkali tim IT merasa sudah “aman” karena sudah pasang firewall dan SSL, padahal ada celah yang terlewat. Berikut tiga kesalahan yang paling banyak ditemui pada portal berita dengan trafik tinggi, lengkap dengan alasan mengapa hal itu berbahaya dan apa yang seharusnya Anda lakukan sebagai gantinya.

  • Mengandalkan password statis untuk semua layanan admin. Password yang tidak pernah diganti selama berbulan‑bulan menjadi sasaran empuk bagi brute‑force tool. Solusi: aktifkan multi‑factor authentication (MFA) di semua titik masuk, dan terapkan kebijakan rotasi password tiap 60‑90 hari. Contoh: tim di strategy news menggunakan OTP via aplikasi authenticator untuk semua login SSH dan panel CMS.
  • Mengabaikan update sistem operasi pada jam sibuk. Banyak yang menunda patch karena takut downtime, padahal celah keamanan sering muncul di versi lama. Solusi: buat jadwal patch otomatis di luar puncak trafik, misalnya dini hari akhir pekan, dan gunakan blue‑green deployment untuk memindahkan beban ke server yang sudah ter‑patch sementara server lama tetap standby untuk rollback.
  • Menolak log‑monitoring real‑time karena “terlalu banyak data”. Tanpa visibilitas, serangan DDoS atau injection dapat meluncur tanpa peringatan. Solusi: pasang agen log collector seperti Filebeat yang mengirimkan data ke Elastic Stack, lalu setel alert berbasis threshold (contoh: 5.000 request per menit dari satu IP). Dengan notifikasi Slack atau Telegram, tim dapat merespon dalam hitungan menit.
  • Menaruh semua file upload di folder yang dapat di‑execute. Portal berita sering izinkan kontributor mengunggah gambar atau video. Jika folder upload tidak dipisahkan, penyerang bisa menyisipkan skrip berbahaya. Solusi: arahkan upload ke bucket terpisah (misalnya AWS S3) dengan kebijakan read‑only untuk publik, dan pastikan server menolak eksekusi file apa pun di direktori tersebut.
  • Menganggap CDN otomatis melindungi semua lapisan. CDN memang mengurangi beban jaringan, namun tidak menggantikan WAF yang menilai konten aplikasi. Solusi: kombinasikan CDN (seperti Cloudflare) dengan aturan WAF khusus untuk API endpoint, misalnya membatasi metode POST hanya untuk IP internal atau token yang sah.

Tips Lanjutan dari Praktisi

Kalau Anda sudah mengimplementasikan langkah‑langkah dasar, berikut beberapa trik yang biasanya hanya dibagikan dalam grup Slack DevOps. Semua poin di atas dapat langsung diuji di lingkungan staging sebelum diterapkan di produksi.

  • Zero‑Trust Network Segmentation. Alih‑alihkan semua layanan internal (database, cache, queue) ke subnet terpisah, lalu pakai service mesh (misalnya Istio) untuk mengatur kebijakan akses per‑service. Hasilnya, meski satu kontainer terkompromi, penyerang tidak dapat “melompat” ke server lain.
  • Automated Certificate Renewal dengan ACME DNS‑01. Daripada mengandalkan reminder manual, integrasikan cert‑bot dengan API DNS provider (Cloudflare, Route53). Setiap 60 hari server secara otomatis memperbaharui TLS 1.3, mengurangi risiko expired certificate yang pernah membuat portal berita offline selama beberapa jam.
  • Honeypot API untuk mendeteksi skrip otomatis. Buat endpoint dummy seperti /api/v1/track yang tidak pernah dipanggil oleh aplikasi Anda. Jika log menunjukkan request ke endpoint itu, Anda tahu ada bot yang mencoba memetakan API. Segera blokir IP tersebut dan kirimkan alert ke tim security.
  • Rate‑limit berbasis user‑agent. Banyak scraper meniru user‑agent populer (Chrome, Firefox). Tambahkan aturan yang menurunkan limit untuk user‑agent yang tidak umum atau yang mengirimkan header Accept-Language kosong. Ini tidak mengganggu pembaca manusia, tapi memberi “friction” pada bot.
  • Backup verification dengan checksum berbasis Merkle Tree. Alih‑alihkan file backup ke storage yang mendukung Merkle Tree (misalnya Backblaze B2). Setiap kali backup selesai, sistem menghitung akar hash dan menyimpannya di log terpusat. Ketika Anda melakukan restore test, bandingkan hash tersebut; jika berbeda, ada korupsi yang harus diperbaiki sebelum data dipakai.

Dengan menghindari kesalahan umum dan menerapkan tips lanjutan di atas, portal berita Anda tidak hanya tahan serangan, tapi juga siap menangani lonjakan trafik tanpa harus menunggu “panic mode”. Ingat, keamanan itu seperti latihan otot: konsistensi lebih penting daripada satu sesi intensif. Selamat mencoba, dan semoga server Strategy News terus melayani jutaan pembaca dengan aman.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • INDONESIA HARUS MENJADI NARATOR UTAMA EKONOMINYA SENDIRI DIPANGGUNG MEDIA INTERNASIONAL

    INDONESIA HARUS MENJADI NARATOR UTAMA EKONOMINYA SENDIRI DIPANGGUNG MEDIA INTERNASIONAL

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.i – Dalam beberapa waktu terakhir, publik Indonesia dihadapkan pada berbagai pemberitaan internasional yang menggambarkan kondisi ekonomi nasional secara pesimistis. Sebagian narasi yang berkembang lebih banyak menyoroti tantangan dan risiko yang dihadapi Indonesia, namun kurang memberikan ruang terhadap kekuatan fundamental yang dimiliki bangsa ini sebagai salah satu negara terbesar di dunia. Di era digital […]

  • Presiden Prabowo Ingin Seluruh Rakyat Indonesia Bisa Makan Ikan Segar Setiap Hari

    Presiden Prabowo Ingin Seluruh Rakyat Indonesia Bisa Makan Ikan Segar Setiap Hari

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan cita-citanya ingin masyarakat Indonesia bisa makan lauk protein segar setiap hari. Hal itu disampaikan saat memberikan taklimat atau arahan dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah daerah tahun 2026 di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026). Namun sebelum itu, Prabowo menyampaikan soal Koperasi Merah […]

  • Ketua DPD RI Apresiasi Mentan Amran, 70% Masalah Selesai dan Sangat Solutif

    Ketua DPD RI Apresiasi Mentan Amran, 70% Masalah Selesai dan Sangat Solutif

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Bengkulu – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dinilai mampu menyelesaikan sebagian besar persoalan pertanian secara cepat dan solutif. Hal tersebut disampaikan Sultan saat kunjungan kerja ke Bengkulu bersama Mentan Amran, Rabu (17/9/2025).“Bukan setengahnya, bahkan 70 persen permasalahan pertanian selesai. Saya harus […]

  • Mengenal Dampak Kebijakan Fiskal pada Ekonomi Riil

    Mengenal Dampak Kebijakan Fiskal pada Ekonomi Riil

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan fiskal adalah kebijakan pemerintah untuk mengatur pengeluaran dan pendapatan negara untuk mencapai tujuan ekonomi. Umumnya, kebijakan fiskal digunakan untuk mengontrol inflasi dan memacu pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data, rata-rata kebijakan fiskal dapat mempengaruhi sekitar 30% dari total perekonomian suatu negara. Kebijakan fiskal adalah serangkaian tindakan yang diambil oleh pemerintah untuk mengatur pengeluaran dan […]

  • Prabowo Pimpin HUT Ke-81 TNI. Resmikan Satuan Baru dan Saksikan Alutsista.

    Prabowo Pimpin HUT Ke-81 TNI. Resmikan Satuan Baru dan Saksikan Alutsista.

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto tiba di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI), Jakarta, Senin sekitar pukul 08.30 WIB, untuk memimpin upacara peringatan HUT Ke-81 TNI. Presiden Prabowo bertolak dari kediamannya menggunakan helikopter kepresidenan menuju Mabes TNI. Helikopter tersebut dikawal dua helikopter TNI yang sempat melintas di atas Lapangan PRIMA, lokasi pelaksanaan upacara. […]

  • Iuran BPJS Kesehatan Akan Naik, Catat Tarif Kelas 1,2,3 per 20 April

    Iuran BPJS Kesehatan Akan Naik, Catat Tarif Kelas 1,2,3 per 20 April

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Pemerintah telah berulang kali mengemukakan rencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada 2026. Wacana ini diungkap seiring besarnya defisit program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Defisit diperkirakan mencapai Rp 20 triliun hingga Rp 30 triliun pada tahun ini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan iuran JKN idealnya dievaluasi dan disesuaikan setiap lima tahun untuk […]

expand_less