Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Cuaca Panas Landa Ciputat Tangsel, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Cuaca Panas Landa Ciputat Tangsel, BMKG Jelaskan Penyebabnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tangerang Selatan, Strategynews.id – Cuaca panas melanda wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, dengan suhu udara mencapai 36 derajat celsius pada Senin (27/4/2026).

Berdasarkan data pengamatan Stasiun Meteorologi BMKG di Balai Besar Wilayah II, cuaca panas dipengaruhi sejumlah faktor meteorologis yang terjadi secara bersamaan.

Kepala Balai Besar BMKG Wilayah II, Hartanto, mengatakan, posisi matahari yang saat ini berada di sekitar garis khatulistiwa membuat intensitas radiasi matahari yang diterima wilayah Jawa bagian barat menjadi maksimal.

“Sudut datang sinar matahari hampir tegak lurus, sehingga radiasi yang diterima permukaan menjadi lebih besar,” ujar Hartanto, Senin.

Tidak hanya itu, kondisi juga diperparah oleh tingkat kelembapan udara yang relatif tinggi di wilayah tropis. Kondisi tersebut membuat keringat lebih sulit menguap dari permukaan kulit.

“Tubuh merasa jauh lebih panas dari suhu yang tertera di termometer. Fenomena ini sering disebut sebagai Indeks Reaksi Tubuh atau feels like temperature,” kata dia.

Selain itu, minimnya tutupan awan turut membuat radiasi matahari langsung mencapai permukaan bumi tanpa hambatan.

“Tidak ada “penghalang” bagi radiasi matahari untuk langsung mencapai permukaan bumi,” imbuh dia.

Kondisi tersebut kemudian diserap oleh aspal dan beton yang kemudian dipancarkannya kembali sehingga suhu terasa lebih panas. Faktor lain yang berperan adalah kondisi perkotaan di Ciputat yang padat bangunan dan kendaraan.

Minimnya ruang terbuka hijau membuat panas lebih mudah terperangkap di permukaan. Kondisi tersebut dikenal sebagai fenomena urban heat island, di mana wilayah perkotaan cenderung lebih panas dibandingkan daerah sekitarnya.

“Emisi gas buang dari kendaraan di jam-jam sibuk juga berkontribusi pada peningkatan suhu mikro di lingkungan sekitar,” kata Hartanto.

Di sisi lain, Indonesia saat ini juga tengah memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau atau pancaroba.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp575 Triliun

    Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp575 Triliun

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan kunjungan kenegaraan ke Republik Korea menghasilkan capaian konkret berupa komitmen kerja sama bisnis dengan nilai yang sangat signifikan. Dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 2 April 2026, Seskab Teddy menjelaskan bahwa total nilai kesepakatan bisnis yang berhasil dihimpun […]

  • Local Government Studies (LOGOS) kritisi kinerja Menteri Pekerjaan Umum

    Local Government Studies (LOGOS) kritisi kinerja Menteri Pekerjaan Umum

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    strategynews.id, Jakarta – Kritikan tajam terhadap Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dodi disuarakan oleh Lembaga Local Government Studies setelah kebijakan rotasi dan pemberhentian ratusan pejabat dinilai arogan serta menimbulkan keresahan di internal kementerian. Dalam dua bulan terakhir, Menteri Dodi tercatat sudah dua kali melakukan perombakan besar-besaran. Pada 26 Mei 2026, sebanyak 520 pejabat eselon II dan […]

  • Nangis Minta Maaf, Nanik Deyang Sedih Banyak Siswa Keracunan MBG

    Nangis Minta Maaf, Nanik Deyang Sedih Banyak Siswa Keracunan MBG

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menangis usai meminta maaf atas kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ribuan anak sekolah di daerah-daerah Indonesia. Ia juga mengaku minta maaf atas nama seluruh dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Dari hati saya yang terdalam saya mohon maaf, atas nama […]

  • Restrukturisasi Perusahaan Lebih Efektif dengan Pendekatan Berbasis Data

    Restrukturisasi Perusahaan Lebih Efektif dengan Pendekatan Berbasis Data

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Restrukturisasi perusahaan adalah proses mengubah struktur atau operasional perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan keuntungan. Umumnya, proses ini melibatkan pengurangan biaya dan peningkatan manajemen. Berdasarkan data, sekitar 70% perusahaan melakukan restrukturisasi setiap 5 tahun sekali. Restrukturisasi perusahaan adalah proses perubahan strategis dan operasional dalam sebuah perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, profitabilitas, dan daya saing. Proses […]

  • Kisah Sukses Usaha Saya di Tengah Kebijakan Ekonomi yang Kunjung Mengkhawatirkan

    Kisah Sukses Usaha Saya di Tengah Kebijakan Ekonomi yang Kunjung Mengkhawatirkan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan ekonomi adalah serangkaian keputusan dan strategi yang digunakan pemerintah untuk mengatur dan mengembangkan sistem ekonomi suatu negara. Umumnya, kebijakan ekonomi bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi inflasi, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas. Berdasarkan data, pemerintah Indonesia telah menetapkan kebijakan ekonomi yang berfokus pada pengembangan infrastruktur, peningkatan investasi, dan percepatan pertumbuhan […]

  • Transformasi Ekonomi Nasional: Menkop Ferry Tekankan Peran Koperasi Capai Pertumbuhan 8%

    Transformasi Ekonomi Nasional: Menkop Ferry Tekankan Peran Koperasi Capai Pertumbuhan 8%

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Great Institute menyelenggarakan seminar Great Lecture dengan tema Transformasi Ekonomi Nasional: Pertumbuhan Inklusif Menuju 8%. Acara ini menghadirkan tokoh-tokoh penting dalam bidang ekonomi nasional, antara lain, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Didik Madiyono, Direktur GREAT Intitute Syahganda […]

expand_less