Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ketua DPD RI Apresiasi Mentan Amran, 70% Masalah Selesai dan Sangat Solutif

Ketua DPD RI Apresiasi Mentan Amran, 70% Masalah Selesai dan Sangat Solutif

  • account_circle Azam
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bengkulu – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dinilai mampu menyelesaikan sebagian besar persoalan pertanian secara cepat dan solutif. Hal tersebut disampaikan Sultan saat kunjungan kerja ke Bengkulu bersama Mentan Amran, Rabu (17/9/2025).“Bukan setengahnya, bahkan 70 persen permasalahan pertanian selesai. Saya harus mengapresiasi setinggi-tingginya. Pak Menteri ini solutif, beliau eksekutor, tidak hanya omon-omon saja, beliau turun langsung memberi solusi,” kata Sultan.

Menurutnya, keberadaan Amran sangat penting dalam mengawal program prioritas Presiden di bidang ketahanan pangan. Ia menilai Mentan Amran merupakan menteri yang paling diandalkan dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

“Beliau ini adalah menteri yang paling diandalkan dengan program prioritas presiden. Hampir semua program ketahanan pangan menjadi tanggung jawab beliau. Kita beruntung didatangi oleh salah satu menteri yang selalu kami banggakan, menteri yang memang concern dengan program prioritas Presiden, yaitu memastikan ketahanan pangan kita betul-betul aman terjamin,” lanjutnya.

Sultan juga menekankan bahwa Mentan Amran tidak hanya fokus pada penyediaan kebutuhan pokok petani seperti benih, pupuk, alat mesin pertanian, dan irigasi, tetapi juga mendorong program hilirisasi. Ia menyebut hilirisasi akan memberikan efek ganda yang besar bagi kesejahteraan petani.

“Mulai dari jagung, beras, bibit, pupuk, alsintan, irigasi, semua dipenuhi. Tapi yang lebih penting adalah hilirisasi, karena program hilirisasi pertanian itu akan menambah multiplier effect yang tinggi sekali. Nilai tambah akan berlipat-lipat. Kita punya kopi, kelapa, CPO, dan lahan yang bisa ditingkatkan dengan pilihan-pilihan tanaman baru. Itu semua bisa berjalan dengan perhatian Presiden melalui Pak Menteri Pertanian,” jelasnya.

Sementara itu, Mentan Amran menegaskan bahwa target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden bisa dicapai lebih cepat dari yang direncanakan.

“Alhamdulillah target Bapak Presiden itu swasembada 4 tahun. Moga-moga tidak ada aral melintang, swasembada tahun ini bisa dicapai. Mudah-mudahan tidak ada perubahan iklim yang ekstrem tiga bulan ke depan. Insya Allah swasembada kita bisa jadi kenyataan,” ujarnya.

Amran juga menyinggung pentingnya hilirisasi dan keberlanjutan bahan baku untuk mendukung program biofuel di masa mendatang.

“Nah, hilirisasi kita mulai dengan replanting dan penanaman baru seperti kopi dan kelapa. Tahun ini kita mulai tanam, sekaligus mendiskusikan langkah tindak lanjut untuk pengembangan biofuel. Yang terpenting adalah kepastian bahan baku, sehingga saat membangun pabrik ada jaminan keberlanjutannya,” jelasnya.

Apresiasi Ketua DPD RI dan penegasan Mentan Amran ini menjadi sinyal kuat dukungan bersama dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mempercepat transformasi pertanian tradisional menuju modern

  • Penulis: Azam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenko PMK dan UNICEF Inisiasi Penyusunan RAN Indonesia Bebas Timbal

    Kemenko PMK dan UNICEF Inisiasi Penyusunan RAN Indonesia Bebas Timbal

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama UNICEF Indonesia menginisiasi langkah strategis penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) Indonesia Bebas Timbal melalui kegiatan Kick-Off Meeting dan Pembentukan Technical Working Group (TWG) yang dilaksanakan di Jakarta, pada Senin (10/11/2025). Kegiatan ini menjadi titik awal penguatan komitmen lintas kementerian dan lembaga dalam […]

  • 13,5 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, Mensos: Tak Ada yang Dikurangi, Tapi Direalokasi

    13,5 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, Mensos: Tak Ada yang Dikurangi, Tapi Direalokasi

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Kementerian Sosial menegaskan penonaktifan 13,5 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bukanlah bentuk pengurangan subsidi BPJS Kesehatan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan penonaktifan kepesertaan PBI JK itu merupakan realokasi kepada warga yang lebih miskin dan rentan. Pria yang biasa disapa Gus Ipul itu mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan setelah […]

  • Menkeu Purbaya: KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

    Menkeu Purbaya: KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga pada triwulan III tahun 2025 dan terus mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi dengan terus mewaspadai berbagai risiko global. KSSK yang terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan […]

  • Nangis Minta Maaf, Nanik Deyang Sedih Banyak Siswa Keracunan MBG

    Nangis Minta Maaf, Nanik Deyang Sedih Banyak Siswa Keracunan MBG

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menangis usai meminta maaf atas kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ribuan anak sekolah di daerah-daerah Indonesia. Ia juga mengaku minta maaf atas nama seluruh dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Dari hati saya yang terdalam saya mohon maaf, atas nama […]

  • Kemenag Luncurkan Aplikasi Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan

    Kemenag Luncurkan Aplikasi Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Kementerian Agama hari ini meluncurkan Early Warning System (EWS) Si-Rukun atau Sistem Deteksi Dini Indonesia Rukun. Ini merupakan aplikasi berbasis website yang bisa diakses melalui laman https://pkubpusat.kemenag.go.id/ews/login. Sistem ini disiapkan sebagai langkah preventif untuk mencegah dan mengatasi Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan (KSBK). Aplikasi ini diharapkan bisa memudahkan warga untuk melapor jika mendeteksi potensi konflik […]

  • Percepat Program KNMP, Menteri Trenggono Cek Kampung-Kampung Nelayan di Kepri

    Percepat Program KNMP, Menteri Trenggono Cek Kampung-Kampung Nelayan di Kepri

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    JAKARTA, (27/8) – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono meninjau sejumlah calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kepulauan Riau. Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan calon lokasi sekaligus sebagai upaya percepatan realisasi program strategis tersebut. Adapun calon lokasi yang ditinjau yakni di Desa Cemaga Utara di Kabupaten Natuna; Desa Sembulang, Pulau Rempang, […]

expand_less