Breaking News
light_mode
Beranda » News » KLH/BPLH Tanam Solusi: Menteri LH Tegaskan Aksi Tanam Pohon Produktif Delegasi COP30 untuk Imbangi Emisi Penerbangan

KLH/BPLH Tanam Solusi: Menteri LH Tegaskan Aksi Tanam Pohon Produktif Delegasi COP30 untuk Imbangi Emisi Penerbangan

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bogor, Strategynews.id- Menyongsong Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP30) di Belém, Brasil pada 6 –21 November 2025, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan kepemimpinan hijau Indonesia dengan menggalang aksi tanam pohon produktif oleh Delegasi Republik Indonesia. Aksi di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Sukamakmur, Kabupaten Bogor, dipimpin langsung Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq bersama dengan Wakil Menteri LH/Wakol Kepala BPLH, Diaz Hendropriyono.

Kegiatan ini sebagai langkah untuk mengimbangi emisi penerbangan jarak jauh sekaligus memperkuat ketahanan ekologi dan ekonomi masyarakat. Perjalanan Jakarta São Paulo menempuh sekitar 16.000 km; satu perjalanan pulang-pergi dapat menghasilkan emisi sekitar 2,6 ton CO₂e per orang. Dengan penanaman berkelanjutan, setiap pohon dewasa berkontribusi menyerap rata-rata 30-50 kg CO₂ per tahun, sehingga aksi kolektif yang konsisten akan menghadirkan penyerapan signifikan dari waktu ke waktu.

“Gerakan ini menunjukkan bahwa setiap langkah diplomasi internasional yang kita tempuh selalu diiringi dengan aksi nyata di dalam negeri. Inilah makna sejati dari Think Globally Act Locally,” jelas Menteri Hanif.

Menteri Hanif menegaskan keberangkatan Delegasi RI ke COP30 harus selalu dibarengi tanggung jawab ekologis yang nyata. Penanaman di KHDTK Sukamakmur melibatkan kementerian/lembaga, mitra pembangunan, dunia usaha, akademisi, pemerhati lingkungan, serta kelompok masyarakat setempat memperlihatkan kolaborasi pentaheliks yang menjadi fondasi transisi menuju pembangunan rendah karbon.

“Keberhasilan agenda iklim tidak berhenti pada dokumen dan forum internasional, melainkan tercermin dari kesinambungan aksi di lapangan. Karena itu, KLH/BPLH mendorong agar penanaman pohon menjadi bagian dari setiap agenda perjalanan dinas,” tegas Menteri Hanif.

Di lokasi KHDTK Sukamakmur  yang berlanskap berkontur miring, rawan erosi dan longsor, KLH/BPLH menanam Multi-Purpose Tree Species (MPTS) alpukat, durian, mangga, dan jambu. Jenis-jenis pohon ini dapat memperkuat perlindungan tanah dan air, memperbaiki kesuburan tanah, mendukung mitigasi perubahan iklim, sekaligus membuka peluang nilai tambah ekonomi bagi warga. Karena itu, penanaman di KHDTK Sukamakmur bukan sekadar upaya menurunkan emisi, tetapi juga langkah adaptasi untuk mengurangi risiko bencana selaras dengan target rehabilitasi lahan kritis, pengelolaan hutan lestari, dan peningkatan kesejahteraan lokal.

Dengan pendekatan ini, setiap misi diplomatik juga merupakan misi lingkungan: jejak karbon perjalanan diimbangi tanggung jawab ekologis yang terukur. Ke depan, KLH/BPLH akan terus memperkuat sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat dalam membangun budaya sadar iklim dari perubahan perilaku sehari-hari hingga kepemimpinan hijau agar manfaatnya dirasakan lintas generasi serta mendukung reputasi Indonesia sebagai negara hutan tropis yang berkomitmen pada aksi iklim yang berkeadilan, inklusif, dan efektif.

  • Penulis: Jamil F.J.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp575 Triliun

    Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp575 Triliun

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan kunjungan kenegaraan ke Republik Korea menghasilkan capaian konkret berupa komitmen kerja sama bisnis dengan nilai yang sangat signifikan. Dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 2 April 2026, Seskab Teddy menjelaskan bahwa total nilai kesepakatan bisnis yang berhasil dihimpun […]

  • Presiden Prabowo: Targetkan Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 82 Juta Penerima Manfaat

    Presiden Prabowo: Targetkan Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 82 Juta Penerima Manfaat

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan capaian penting program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dalam 11 bulan pelaksanaan telah menjangkau hampir 30 juta penerima manfaat. Hal itu disampaikan Presiden saat menutup Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Golden Ballroom, The Sultan Hotel, Jakarta, Senin (29/9/2025). Menurut Presiden, program MBG tidak hanya […]

  • Dukung Percepatan Penanganan Bencana Sumatra, BRIN Kembangkan Platform Integrasi Data Kebencanaan

    Dukung Percepatan Penanganan Bencana Sumatra, BRIN Kembangkan Platform Integrasi Data Kebencanaan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengerahkan 101 personel dari 13 unit kerja untuk mendukung percepatan penanganan banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Seluruh personel tersebut tergabung dalam Task Force Reaksi Cepat Tanggap Bencana, sebuah operasi terpadu yang menggabungkan kemampuan riset, analisis data, serta dukungan teknis lintas […]

  • Grafik tren suku bunga BI rate 2020‑2024 beserta pengaruhnya terhadap suku bunga KPR di Indonesia

    Perkembangan Suku Bunga BI Rate dan Implikasinya ke KPR: Studi Kasus

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kenaikan BI Rate dalam beberapa bulan terakhir meningkatkan suku bunga KPR, sehingga cicilan bulanan bagi peminjam baru cenderung lebih tinggi. Bagi yang sudah memiliki KPR dengan suku bunga mengambang, beban pembayaran akan menyesuaikan sesuai kebijakan bank, sementara nasabah dengan bunga tetap tidak terdampak. Fluktuasi suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) secara langsung memengaruhi […]

  • Menghadapi Keterjangkitan: Manajemen Risiko di Era Ketergantungan Digital

    Menghadapi Keterjangkitan: Manajemen Risiko di Era Ketergantungan Digital

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Manajemen risiko adalah proses identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko yang dapat mempengaruhi kegiatan atau proses bisnis. Umumnya, perusahaan besar memiliki tim khusus untuk menangani manajemen risiko. Berdasarkan data, sekitar 60% perusahaan mengalami kerugian karena tidak memiliki manajemen risiko yang efektif. Manajemen risiko adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang dapat […]

  • Cara Membangun Budaya Kerja Inklusif dan Kolaboratif lewat Cerita Tim

    Cara Membangun Budaya Kerja Inklusif dan Kolaboratif lewat Cerita Tim

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan kolaboratif dimulai dengan kebijakan yang jelas tentang keberagaman serta kepemimpinan yang memberi contoh nyata, seperti mengundang semua suara dalam rapat dan menghargai kontribusi tiap orang. Selanjutnya, bangun mekanisme umpan balik terbuka dan program pelatihan lintas‑tim sehingga setiap anggota merasa dihargai, aman untuk berinovasi, dan termotivasi bekerja bersama. […]

expand_less