Jakarta, Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto menyinggung masalah pembabatan hutan saat membicarakan masalah banjir hingga longsor di sejumlah wilayah. Adapun wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Mulanya, Prabowo menyampaikan bahwa bencana alam juga menjadi pengingat bahwa dunia kini mengalami perubahan iklim dan pemanasan global akibat kerusakan lingkungan.
“(Musibah) ini mengingatkan kita bahwa dunia penuh dengan tantangan perubahan iklim, pemanasan global. Kerusakan lingkungan ini menjadi tantangan yang harus kita hadapi,” kata Prabowo, saat berpidato dalam acara Hari Guru Nasional 2026 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (28/11/2025).
Bahkan, ia menyarankan para guru untuk menambah silabus maupun pelajaran terkait pentingnya menjaga lingkungan dan hutan.
“Mungkin perlu kita tambah dalam silabus, dalam mata pelajaran juga, kesadaran akan sangat pentingnya kita menjaga lingkungan alam kita, menjaga hutan-hutan kita,” ucap Prabowo.
“Benar-benar mencegah pembabatan pohon-pohon, perusakan hutan-hutan, juga sungai-sungai harus kita jaga agar bersih sehingga dapat menyalurkan air yang bisa tiba-tiba datang. Saudara, ini nanti usaha bersama kita, tiap rumah ikut berperan secara keseluruhan,” ujar Prabowo.
Di momen yang sama, Prabowo mendoakan agar korban bencana banjir di sejumlah titik diringankan duka dan penderitaannya. Ia pun mengungkapkan bahwa pemerintah sudah bergerak dan bereaksi cepat atas musibah yang terjadi.
Pemerintah sudah mengirim bantuan pada Jumat pagi melalui jalur udara. Bantuan itu diangkut oleh 4 pesawat untuk tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Prabowo Singgung Pembabatan Hutan Saat Bicara Banjir dan Longsor di Aceh hingga Sumbar
Date:
Share post:

