PT JOSAN GLOBAL SEAFOOD MENYAMBUT GEMBIRA DIBUKANYA KEMBALI EKSPOR UDANG INDONESIA KE ARAB SAUDI
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta. Strategynews.id – PT Josan Global Seafood menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, khususnya Otoritas Makanan dan Obat-obatan Saudi (SFDA), atas keputusan pencabutan moratorium atau tindakan impor udang asal Indonesia yang sebelumnya diberlakukan sejak September 2025.
Keputusan tersebut menjadi kabar baik bagi industri perikanan nasional sekaligus membuktikan bahwa produk perikanan Indonesia memenuhi standar keamanan pangan internasional setelah melalui proses verifikasi, sertifikasi, dan dialog teknis yang intensif antara pemerintah Indonesia dan otoritas Arab Saudi.
Direktur PT Josan Global Seafood, Dian Krisna, menyatakan bahwa dibukanya kembali akses pasar Arab Saudi merupakan momentum penting bagi kebangkitan sektor perikanan nasional di tengah tantangan ekonomi global.
Atas nama PT Josan Global Seafood, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang telah memberikan kembali kepercayaan kepada produk perikanan Indonesia. Keputusan ini menunjukkan bahwa kualitas, keamanan, dan sistem pengawasan mutu perikanan Indonesia telah mendapatkan pengakuan internasional, ujar Dian Krisna.
Menurutnya, Arab Saudi merupakan pasar yang sangat strategis bagi produk perikanan Indonesia, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi Saudi, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan jutaan jamaah haji dan umrah yang datang setiap tahun dari berbagai negara.
Dian Krisna berharap hubungan perdagangan kedua negara dapat terus ditingkatkan dengan membuka peluang yang lebih luas bagi berbagai komoditas perikanan Indonesia, tidak hanya udang tetapi juga ikan segar, ikan beku, produk olahan perikanan, cumi, gurita, dan hasil laut lainnya.
“Kami berharap Pemerintah Arab Saudi dapat membuka pintu lebih lebar bagi produk perikanan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji dan umrah. Indonesia memiliki industri perikanan yang kuat, sumber daya laut yang melimpah, serta sistem pengawasan mutu yang semakin baik. Peluang ini akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi nelayan, pembudidaya, pengolah hasil laut, eksportir, hingga pelaku UMKM perikanan di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Momentum ini juga hadir ketika beberapa negara produsen makanan laut di kawasan Asia Tenggara menghadapi berbagai kendala perdagangan dan isu lingkungan yang mempengaruhi akses pasar mereka. Oleh karena itu, Indonesia mempunyai kesempatan untuk memperkuat posisinya sebagai mitra utama pemasok produk perikanan berkualitas bagi Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah.
PT Josan Global Seafood menegaskan komitmennya untuk selalu menjaga kualitas, keamanan pangan, ketertelusuran produk (traceability), serta kepatuhan terhadap standar internasional guna menjaga nama baik Indonesia di pasar global.
“Kami percaya bahwa menjaga kualitas adalah bentuk tanggung jawab kami kepada konsumen internasional sekaligus kontribusi nyata dalam meningkatkan devisa negara. Setiap produk yang kami ekspor membawa nama baik Indonesia,” tegas Dian Krisna.
Lebih lanjut, Dian menilai bahwa Indonesia memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap perputaran ekonomi haji dan umrah dunia. Setiap tahun jutaan jamaah Indonesia berangkat ke Tanah Suci dan menjadi salah satu penyumbang aktivitas ekonomi terbesar sektor haji dan umrah.
Oleh karena itu, sudah sewajarnya apabila berbagai syarikah, perusahaan katering, dapur penyedia konsumsi jamaah, hotel, dan rantai pasok makanan di Arab Saudi memberikan prioritas lebih besar terhadap komoditas unggulan Indonesia, termasuk produk perikanan dan hasil laut.
“Kami meyakini hubungan Indonesia dan Arab Saudi tidak hanya dibangun atas dasar perdagangan, tetapi juga hubungan historis, keagamaan, dan persaudaraan yang sangat kuat. Oleh karena itu, kami berharap produk-produk Indonesia dapat memperoleh porsi yang semakin besar dalam rantai pasok kebutuhan haji dan umrah,” ujarnya.
Saat ini puluhan perusahaan perikanan Indonesia telah terdaftar dan memperoleh persetujuan ekspor dari SFDA. Hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kapasitas produksi, standar kualitas, dan kesiapan industri yang mampu memenuhi kebutuhan pasar Arab Saudi secara berkelanjutan.
PT Josan Global Seafood optimistis bahwa moratorium pencabutan ini akan menjadi titik awal peningkatan ekspor perikanan Indonesia ke Timur Tengah, memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok seafood terpercaya dunia, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat pesisir, pelaku usaha, dan perekonomian nasional.
“Saatnya produk laut Indonesia menjadi tuan rumah di pasar Timur Tengah dan menjadi pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Arab Saudi serta jutaan jamaah haji dan umrah dari seluruh dunia.”
Tentang PT Josan Global Seafood
PT Josan Global Seafood merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan ekspor hasil perikanan Indonesia dengan komitmen menghadirkan produk berkualitas tinggi, aman, berkelanjutan, dan memenuhi standar internasional. Perusahaan berkomitmen mendukung peningkatan ekspor nasional, kesejahteraan nelayan, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan maritim dunia.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar