Breaking News
light_mode
Beranda » Tech & Edu » Hilirisasi Pertanian Kunci Kesejahteraan Petani

Hilirisasi Pertanian Kunci Kesejahteraan Petani

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Strategy News, Pembangunan pertanian yang berhasil adalah menjadikan petani sebagai ruh utama kedaulatan pangan nasional kita. Kata kuncinya kesejahteraan. Bagaimana mewujudkan petani sejahtera? Hasil panen harus lebih banyak dari biaya produksi.

Sawah tanam padi seluas satu hektare saat ini menghasilkan enam ton GKP dengan harga Rp 6.500 x 6.000 ‎= Rp 39 juta. Sementara itu biaya produksi kisaran Rp 16 juta hingga Rp 19 juta. Itu artinya petani untung Rp 20 juta dalam satu musim tanam atau tiga bulan. Ini namanya petani sejahtera.

Tapi pratiknya tidak mudah. Hasil di atas didapat jika loss panen di bawah 5%. Bagaimana caranya? Gunakan mesin pemanen bukan tenaga manusia. Artinya alat mesin pertanian menjadi kunci akhir di sawah untuk menjaga keberhasilan panen semua.

Mayoritas negara maju menerapkan modernisasi alsintan. Tidak ada negara maju tanpa mekanisasi pertanian. China bahkan sudah pada level Revolusi Industri Pertanian saat ini di mana skala petani dan perusahaan sudah menjadikan mesin untuk mendorong kesejahteraan petani.

Pertanian di Prancis pun demikian. Lahan seluas 50 hektare hanya dikelola oleh 50 orang dengan bantuan alsintan. Bisa dibilang pemuda tani sanggup menjadi petani hampir semua jenis tanaman.

Hasilnya bahkan dipasarkan dalam bentuk pasar tani di sawahnya. Orang-orang pun berdatangan membeli langsung produk yang dihasilkan dengan memetik sendiri atau membeli di pasar tani di kawasan yang sama. Kuncinya? Mereka memakai alsintan yang memadai.

Jepang menghargai petani mereka dengan utuh, mulai subsidi produksi sampai gagal panen pun dilindungi agar petani tetap sejahtera. Amerika Serikat menjadikan petani penerima subsidi besar dari APBN, di mana akibat perang dagang China-AS, Presiden Donald Trump memberikan subsidi hulu-hilir sampai hingga Rp 216 triliun. Petani adalah basis pendukung Trump di AS. Penting bagi petani agar harga terjaga dan mereka bisa terus meningkatkan ekspor.

China juga mendeklarasikan bahwa pertanian adalah pondasi dasar ekonomi mereka. Untuk itu, melindungi pertanian sama dengan melindungi negara mereka sendiri dan petani dari ancaman kemiskinan serta menjanjikan masa depan yang lebih baik. Artinya kesejahteraan petani menjadi kunci bagi China untuk pondasi pangan mereka tidak goyah. China merupakan salah satu pemain kunci pertanian global.

Jepang, AS, dan China sudah jauh melangkah dalam hilirisasi pertanian mereka, sehingga petani mereka sejahtera. Anggaran besar untuk menjaga dari hulu sampai hilir produk pertanian mereka tetap bagus dan berkualitas ekspor.

Apa Langkah Kita?
Anggaran pertanian saat ini Rp 164 triliun dan masih fokus kepada hulu dengan anggaran besar cetak sawah dan menggenjot produksi pada level swasembada. Mudah sebenarnya menaikkan produksi. Bagaimana caranya? Sebanyak 63% tergantung pupuk dan saat ini sudah 90% teratasi.

Kemudian 6%-7 % faktor alsintan, 12% faktor ketersediaan air dan jaringan irigasi, 10% faktor manusia, serta 3% faktor alam dan eksternal. Lahan Indonesia seluas 6,2 hektare dengan potensi lahan panen 3,2 juta hektare. Saat ini data BPS menunjukkan panen mencapai 52 juta ton GKP setara 32 juta ton beras.

Soal produksi tidak susah. Setelah swasembada kita mau apa? Tentu petani sejahtera. Ukurannya? Nilai Tukar Petani (NTP) bisa tembus 120 point. Artinya produksi menguntungkan dan bisa menabung. Inilah yang kita harapkan, petani sejahtera.

Hilirisasi adalah proses pengolahan atau pemanfaatan produk atau sumber daya alam menjadi produk yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Istilah ini sering digunakan dalam konteks industri dan ekonomi, terutama dalam pengembangan industri berbasis sumber daya alam.

Apa tujuan utama hilirisasi? Meningkatkan nilai tambah dengan mengolah produk mentah menjadi produk jadi atau setengah jadi sehingga nilai tambah produk tersebut meningkat.

Hilirisasi dapat meningkatkan pendapatan negara atau perusahaan melalui ekspor produk yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Sisi lain hilirisasi dapat meningkatkan kemandirian dan mengurangi ketergantungan pada produk impor.

Kapan Indonesia mampu menghadirkan Revolusi Industri Pertanian? Kondisi saat ini sudah lebih baik dibandingkan 10 tahun lalu, maraknya pengembangan alsintan berbasis otomatisasi, robotik dan internet of things (IoT) serta drone sudah mulai digunakan oleh kalangan petani maju. Ujung akhir hilirisasi adalah efisiensi dan peningkatan produksi di mana dua hal itu bisa dilakukan dengan pengembangan teknologi pertanian.

Keberpihakan politik kebijakan sudah dinyatakan, kedaulatan pangan. Politik anggaran semakin bertambah, setelah 10 tahun terakhir anggaran pertanian hanya 1%, saat ini sudah naik 5%.

Produksi komoditas, khususnya beras tercapai, walau bahan pokok lain masih berat. Waktunya fokus ke riset untuk menghasilkan berbagai temuan baru dan implementasi dalam dunia pertanian. Pemuda pasti akan tertarik jika bertani bisa dilaksanakan dari rumah dengan HP seperti main game bersama dengan temannya.

  • Penulis: Jamil F.J.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Kebijakan Impor Terhadap Industri Tekstil Nasional: Solusi UMKM

    Dampak Kebijakan Impor Terhadap Industri Tekstil Nasional: Solusi UMKM

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pembatasan tarif impor biasanya menurunkan tekanan harga pada produsen lokal, sehingga mereka dapat meningkatkan margin dan menambah kapasitas produksi. Namun, kebijakan yang terlalu protektif sering memperlambat adopsi teknologi baru karena kurangnya persaingan, yang pada akhirnya dapat mengurangi daya saing industri tekstil Indonesia di pasar global. Import tarif dan kuota yang berubah-ubah mengubah harga […]

  • Grafik inflasi global terbaru menunjukkan tren kenaikan harga barang dan jasa

    Inflasi Global: 5 Fakta Tersembunyi di Balik Tingkat Inflasi Dunia yang Tidak Bisanya Kamu Ketahui

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Inflasi global adalah peningkatan harga umum barang dan jasa di seluruh dunia yang berdampak pada kemampuan pembeli untuk membeli barang dan jasa. Inflasi global umumnya dipengaruhi oleh faktor ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi yang cepat, kenaikan harga bahan mentah, dan perubahan politik. Berdasarkan data OECD, inflasi global rata-rata mencapai 3,5% pada tahun 2022. Pembukaan: […]

  • Mengenal 12 Shio dalam Astrologi China, “Shio Kelinci Dikenal Sopan”

    Mengenal 12 Shio dalam Astrologi China, “Shio Kelinci Dikenal Sopan”

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Dalam budaya Tionghoa, shio atau zodiak China menjadi bagian penting yang diyakini dapat memengaruhi kepribadian, relasi, hingga peruntungan seseorang. Berbeda dengan zodiak Barat yang dihitung berdasarkan bulan lahir, shio didasarkan pada tahun kelahiran dalam siklus 12 tahunan. Mengutip China Highlights, setiap tahun dalam kalender lunar diberi nama sesuai dengan salah satu dari 12 hewan. Ke-12 […]

  • Investasi Strategis untuk Pemula dengan Modal Terbatas yang Menguntungkan

    Investasi Strategis untuk Pemula dengan Modal Terbatas yang Menguntungkan

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Investasi strategis adalah kegiatan pengelolaan dana dengan tujuan meningkatkan nilai aset jangka panjang. Umumnya, investasi strategis melibatkan analisis mendalam terhadap pasar dan keuangan perusahaan. Berdasarkan data, rata-rata investor memperoleh keuntungan sekitar 10% per tahun. Investasi strategis adalah pendekatan yang sistematis dan terstruktur dalam memilih dan mengelola investasi untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang. […]

  • Menkeu Purbaya Bakal Bubarkan Satgas BLBI: Bikin Ribut-Hasilnya Tak Banyak

    Menkeu Purbaya Bakal Bubarkan Satgas BLBI: Bikin Ribut-Hasilnya Tak Banyak

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News- Menteri Keuangan ( Menkeu ) Purbaya Yudhi Sadewa berencana membubarkan Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia ( BLBI ) karena hanya membuat ribut. Nanti saya lihat seperti apa ini, tapi saya sih melihatnya kelamaan, hasilnya enggak banyak-banyak amat,” ujar Purbaya via Zoom saat mengisi Media Gathering Kemenkeu 2025 di Novotel Bogor, […]

  • Regulasi Ketenagakerjaan Terbaru: Aturan Pesangon dan Kontrak – Pilih

    Regulasi Ketenagakerjaan Terbaru: Aturan Pesangon dan Kontrak – Pilih

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peraturan terbaru menurunkan standar pesangon menjadi satu bulan upah untuk setiap tahun masa kerja, ditambah tunjangan hari tua 2 % dari total upah. Sementara itu, jenis kontrak kerja menjadi lebih fleksibel: PKWT dapat berlanjut hingga tiga tahun dengan perpanjangan otomatis, dan aturan pemutusan hubungan kerja (PHK) kini mengharuskan prosedur mediasi terlebih dahulu. Kedua perubahan […]

expand_less