Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Kisah Tribhuwana Tunggadewi, Perempuan Pertama Jadi Raja Majapahit Paling Terkenal

Kisah Tribhuwana Tunggadewi, Perempuan Pertama Jadi Raja Majapahit Paling Terkenal

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Tribhuwana Tunggadewi merupakan raja perempuan pertama di di Kerajaan Majapahit. Saat naik tahta, dia menjadikan perempuan memiliki peran penting. Sejumlah daerah kekuasaan Kerajaan Majapahit mulai dipercayakan kepada para pemimpin perempuan yang di masyarakat Jawa kala itu masih dianggap tabu.

Prasasti Waringin Pitu menuturkan mengenai sosok perempuan penguasa daerah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Total 14 kerajaan di daerah sembilan di daerah dipimpin oleh perempuan. Para perempuan itu memimpin beberapa daerah kekuasaan Majapahit seperti Daha, Jagaraga, hingga Keling.

Sosok Tribhuwana Tunggadewi sendiri merupakan anak perempuan pendiri Kerajaan Majapahit Raden Wijaya. Tribhuwana Tunggadewi yang bergelar maharaja masih dalam bimbingan sang ibunya Gayatri Rajapatni. Hal ini dikisahkan pada Prasasti Genen II yang berangka tahun 1329 Masehi.

Sejak era Tribhuwana Tunggadewi itulah di Kerajaan Majapahit bermunculan tokoh-tokoh dan pejabat dari kaum perempuan, yang memegang peranan penting. Dikutip dari buku “Sandyakala di Timur Jawa 1042 – 1257 M : Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Hindu dari Mataram Kuno II hingga Majapahit” tulisan Prasetya Ramadhan, yang mengisahkan bagaimana peran Gajah Mada saat pemerintahan Tribhuwana Tunggadewi.

Selain sebagai raja, Tribhuwana Tunggadewi juga sebagai salah satu Dewan Pertimbangan Agung. Pada prasasti Gajah Mada, anggota dewan ini disebut Bhatara Saptaprabhu, yang terdiri dari tujuh orang, termasuk di antaranya sang raja perempuan pertama Majapahit itu.

Tokoh perempuan di Majapahit juga konon banyak disebut sebagai penguasa. Prasasti Waringin Pitu dari 1369 Saka atau 1447 Masehi menyebut kerajaan daerah yang menjadi kekuasaan Kerajaan Majapahit.

Dari 14 kerajaan daerah di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit juga dipimpin oleh para perempuan yakni, Jayawarddhani Jayeswari yang berkuasa di Daha, Dyah Wijayaduhita Wijayendudewi yang berkuasa di Jagaraga, Dyah Wijayakumura Rajasawarddhana menguasai Kahuripan. Kemudian Dyah Suragharini Manggalawarddhani menguasai Tanjungpura, Pajang yang dikuasai oleh Dyah Sureswari, Dyah Sudharmmini Rajanandaneswari menguasai Kembang Jenar. Berikutnya daerah Wengker yang dikuasai oleh Dyah Suryyawikrama Girisawarddhana, Kabalan yang dikuasai oleh Dyah Sawitri Mahamisi.

Selanjutnya, Dyah Suraprabhawa Singhawikramawarddhana menguasai Tumapel, Dyah Sripura Rajasawarddhanadewi penguasa Singhapura, Dyah Samarawijaya Wijayaparakrama menguasai Metahun, Dyah Pureswari Rajasawarddhanendudewi menguasai daerah Wirabhumi.

KemudianDyah Wijayakrama Girindrawardhana menguasai Keling, dan Dyah Suyadita Kamalawarnnadewi menguasai Kalinggapura. Penguasa daerah yang merupakan kerabat dekat raja banyak yang masih berhubungan sebagai saudara sepupu. Di antara mereka ada juga yang terikat perkawinan. Sementara khusus kerajaan daerah Lasem, wilayah ini didominasi oleh penguasa perempuan. Daerah ini melingkupi bagian utara Kerajaan Majapahit dan sebelah barat negara daerah Matahun, yaitu daerah Lasem sekarang. Bahkan menurut Negarakertagama dan Pararaton semua penguasa Lasem adalah perempuan.

Beberapa di antaranya bergelar Bhre Lasem, Sri Rajasadhitedudewi sebagai Bhre Lasem I, adik perempuan Hayam Wuruk. Kusumawardhani sebagai Bhre Lasem II yang dalam Pararaton dusebur Bhre Lasem sang ayu atau Bhre Lasem yang cantik. Nagarawarddhani sebagai Bhre Lasem III yang dikenal dengan Bhre Lasem sang alemu atau Bhre Lasem yang gemuk. Selanjutnya yang disebut sebagai Bhre Lasem adalah putri Bhre Wirabhumi, sedangkan Bhre Lasem terakhir adalah putri Bhre Pandan Salas, yang diperistri Bhre Tumapel.

  • Penulis: Jamil F.J.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Ipul Ajak Kades Se-Malang Hidupkan Puskesos dan Mutakhirkan Data

    Gus Ipul Ajak Kades Se-Malang Hidupkan Puskesos dan Mutakhirkan Data

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Malang, Strategynews.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak pemerintah daerah Kabupaten Malang khususnya kepala desa, operator data, dan pilar-pilar sosial untuk fokus pada layanan sosial, yaitu dengan menghidupkan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dan ikut memutakhirkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Fokus kepada layanan, terutama layanan sosial. Jadi begini Pak Kades, saya […]

  • Menteri ESDM Lantik Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian ESDM

    Menteri ESDM Lantik Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian ESDM

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 September 2025 — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia hari ini melantik beberapa pejabat tinggi di lingkungan Kementerian ESDM. Acara pelantikan berlangsung di Gedung Chairul Saleh, Kantor Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM. Pejabat yang dilantik antara lain: Dengan adanya pejabat baru ini, Kementerian ESDM berharap dapat lebih baik dalam menjalankan program-program […]

  • Menkomdigi Menekankan Teknologi Indonesia Tumbuh Bermakna dan Inklusif

    Menkomdigi Menekankan Teknologi Indonesia Tumbuh Bermakna dan Inklusif

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menekankan bahwa momentum perkembangan teknologi di Indonesia diiringi dengan memastikan pertumbuhan yang bermakna dan inklusif. Menurut dia, teknologi harus mendorong inovasi, dan menjadi sarana pemberdayaan masyarakat sebagaimana dalam hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, memperkuat ekonomi digital nasional dan […]

  • Prabowo Soroti Pusat Rehabilitasi Narkoba di RI Kurang: Harus Segera Ditambah

    Prabowo Soroti Pusat Rehabilitasi Narkoba di RI Kurang: Harus Segera Ditambah

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Presiden Prabowo Subianto menyoroti minimnya fasilitas rehabilitasi narkoba di Indonesia. Dia mengaku akan menambah pusat rehabilitasi di berbagai daerah. “Saya kira perlu tambahan pusat-pusat rehabilitasi ya. Ada beberapa kabupaten yang belum punya, kita harus segera nanti lengkapi,” kata Prabowo kepada wartawan di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025). Dia menilai […]

  • RI Siaga 1! BMKG Ingatkan Ancaman Badai Mirip Seroja, La Nina OTW

    RI Siaga 1! BMKG Ingatkan Ancaman Badai Mirip Seroja, La Nina OTW

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Indonesia bersiap menghadapi aktivitas La Nina dan aktivitas badai Seroja dalam beberapa tahun ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi aktivitas tersebut bakal terjadi selama periode November 2025 hingga Maret 2026 mendatang. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan pihaknya mendeteksi adanya potensi La Nina lemah. Aktivitas […]

  • Menkeu Purbaya Bakal Bubarkan Satgas BLBI: Bikin Ribut-Hasilnya Tak Banyak

    Menkeu Purbaya Bakal Bubarkan Satgas BLBI: Bikin Ribut-Hasilnya Tak Banyak

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News- Menteri Keuangan ( Menkeu ) Purbaya Yudhi Sadewa berencana membubarkan Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia ( BLBI ) karena hanya membuat ribut. Nanti saya lihat seperti apa ini, tapi saya sih melihatnya kelamaan, hasilnya enggak banyak-banyak amat,” ujar Purbaya via Zoom saat mengisi Media Gathering Kemenkeu 2025 di Novotel Bogor, […]

expand_less