Breaking News
light_mode
Beranda » News » Hukum » Bea Balik Nama Mobil Bekas Dihapus

Bea Balik Nama Mobil Bekas Dihapus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Strategynews.id – Kabar gembira buat Anda yang membeli mobil bekas. Pemerintah telah menghapus komponen bea balik nama dalam pengurusan balik nama kendaraan bermotor.

Penghapusan bea balik nama ini merupakan amanat Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Tertulis pada Pasal 12 ayat (1) Undang-Undang No. 1 Tahun 2022, Objek BBNKB adalah penyerahan pertama atas Kendaraan Bermotor. Artinya, yang kena BBNKB adalah kendaraan baru, tidak termasuk kendaraan bekas.

“BBNKB hanya diberikan atas penyerahan pertama Kendaraan Bermotor, sedangkan untuk penyerahan kedua dan seterusnya atas Kendaraan Bermotor tersebut (kendaraan bekas) bukan merupakan objek BBNKB,” demikian dikutip dari penjelasan Pasal 12 Ayat (1) Undang-Undang No.1 Tahun 2022.

Meski demikian, itu tidak serta merta membuat biaya balik nama jadi gratis. Pembeli tetap harus membayar komponen pajak lainnya.

Anda harus mengetahui, ketika melakukan balik nama mobil bekas, biayanya bukan hanya bea balik nama.

Setidaknya ada enam komponen pajak lain yang dikenakan saat balik nama seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), opsen PKB, SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan), biaya administrasi STNK, dan biaya administrasi TNKB.

Ada juga biaya pemeliharaan bila kendaraan bermotor terdaftar di wilayah berbeda.

Untuk PKB dan opsen PKB, itu tergantung dari jenis kendaraannya. Kemudian SWDKLLJ untuk mobil biasanya dikenakan tarif Rp143 ribu. Selanjutnya biaya administrasi STNK tarifnya Rp200 ribu.

Kemudian penerbitan TNKB dengan tarif Rp100 ribu, lalu biaya penerbitan BPKB mobil dengan tarif Rp375 ribu, sedangkan mutasi kendaraan roda empat dikenakan tarif Rp250 ribu.

Kendati demikian, penghapusan bea balik nama ini tetap menghasilkan keuntungan.

Besaran biaya bea balik nama kendaraan akan tergantung pada tipe dan juga mereknya. Biaya bea balik nama itu sekitar 1 persen dari harga beli. Contoh untuk mobil Rp200 juta, maka biaya BBNKB sekitar Rp2 juta.

Artinya mobil dengan harga beli Rp200 juta, penghematan biaya bea balik namanya sebesar Rp2 juta.Biaya juga akan berbeda bila harga belinya lebih tinggi.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Dampak Pemilu pada Stabilitas Ekonomi Negara

    Mengenal Dampak Pemilu pada Stabilitas Ekonomi Negara

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Dampak pemilu adalah perubahan sosial, politik, dan ekonomi yang terjadi setelah pelaksanaan pemilu. Umumnya, pemilu dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi, dengan rata-rata sekitar 70% warga negara menggunakan hak pilih mereka. Berdasarkan data, pemilu juga dapat mempengaruhi stabilitas politik dan ekonomi suatu negara. Dampak pemilu pada stabilitas ekonomi negara adalah fenomena yang […]

  • Cerita Pak Budi: Keuntungan dan Risiko Investasi Land Bank Wajib Tahu

    Cerita Pak Budi: Keuntungan dan Risiko Investasi Land Bank Wajib Tahu

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Investasi di land bank biasanya memberi peluang apresiasi nilai tanah jangka panjang, terutama di area yang sedang berkembang atau dekat infrastruktur baru. Namun, risikonya meliputi likuiditas rendah, biaya pemeliharaan, serta ketidakpastian regulasi dan perubahan tata guna lahan yang dapat menurunkan nilai investasi. Investasi land bank menjanjikan potensi apresiasi nilai lahan yang tinggi, tetapi […]

  • Ilustrasi langkah hukum mengatasi wanprestasi dalam kerjasama bisnis: mediasi, gugatan, dan penyelesaian sengketa

    Tata Cara Hukum Penyelesaian Sengketa Bisnis di Indonesia: Kiat Ahli

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Di Indonesia, penyelesaian sengketa bisnis umumnya dimulai dengan mediasi atau konsiliasi melalui lembaga seperti Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen, kemudian dilanjutkan ke arbitrase bila disepakati. Jika upaya di luar pengadilan tak berhasil, pihak dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga atau Pengadilan Tinggi sesuai nilai perkara, mengikuti prosedur dalam Kitab Undang‑Undang Hukum Perdata dan Undang‑Undang […]

  • Kiai Sepuh Lirboyo Peringatkan Dugaan Khianat dan Intervensi di Muktamar ke-35 NU: “Pilih Pemimpin Buruk Berdosa Hingga Kiamat!”

    Kiai Sepuh Lirboyo Peringatkan Dugaan Khianat dan Intervensi di Muktamar ke-35 NU: “Pilih Pemimpin Buruk Berdosa Hingga Kiamat!”

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kediri. Strategynews.id – Sejumlah Kiai Sepuh Nahdlatul Ulama (NU) kembali menggelar pertemuan tertutup selama lebih dari satu jam di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026). Pertemuan sebagai kelanjutkan pertemuan di PBNU ini melahirkan Tausiyah Moral yang bersikap tegas, keras, dan tajam merespons maraknya indikasi pengondisian, intimidasi, hingga isu karantina peserta di Asrama Haji […]

  • Memahami Sistem Pemilu Proporsional Tertutup: Mekanisme, Kelebihan, dan Kekurangannya

    Memahami Sistem Pemilu Proporsional Tertutup: Mekanisme, Kelebihan, dan Kekurangannya

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Sistem pemilu proporsional tertutup kembali menjadi perbincangan publik menjelang penyelenggaraan Pemilu. Dalam sistem ini, pemilih memberikan suara hanya kepada partai politik, bukan secara langsung kepada calon legislatif. Dalam praktiknya, partai politik menyusun daftar nama calon legislatif berdasarkan urutan tertentu sebelum pemilu. Nantinya, jumlah kursi yang didapat partai akan diisi oleh calon-calon berdasarkan urutan tersebut, tanpa […]

  • Perkembangan Transportasi Publik Modern di Kota-Kota Besar—Praktis

    Perkembangan Transportasi Publik Modern di Kota-Kota Besar—Praktis

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Di kota‑kota besar Indonesia, transportasi publik modern kini didominasi oleh jaringan BRT, LRT, serta layanan ridesharing berbasis aplikasi yang terintegrasi. Pendekatan ini meningkatkan kapasitas penumpang, mempersingkat waktu perjalanan, dan mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke moda yang lebih ramah lingkungan. Perkembangan transportasi publik modern di kota‑kota besar kini menggabungkan armada bus ber‑low‑floor, sistem […]

expand_less