Breaking News
light_mode
Beranda » News » Menteri PU: Penguatan pompanisasi jadi solusi atasi sawah kekeringan

Menteri PU: Penguatan pompanisasi jadi solusi atasi sawah kekeringan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta. Strategynews.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan keterangan kepada wartawan seusai meninjau persawahan terdampak kekeringan di Bekasi dan Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026).

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan pompanisasi dan penguatan jaringan irigasi menjadi solusi untuk mengalirkan air ke persawahan yang masih terdampak kekeringan di tengah El Nino yang panjang.

“Sumber airnya ada, sungai, dan sungai itu enggak kering juga,” kata Dody seusai meninjau kondisi empat titik persawahan di Bekasi dan Cirebon, Jawa Barat, Sabtu.

Ia menjelaskan hasil peninjauan di sejumlah titik menunjukkan persoalan tidak selalu disebabkan ketiadaan sumber air, tetapi juga belum tersalurkannya air dari sumber yang tersedia menuju lahan pertanian.

Menurut Dody, pada kondisi tersebut air sungai dapat dipompa dan dialirkan menuju saluran irigasi sekunder maupun tersier agar dapat menjangkau sawah.

Salah satu kondisi itu ditemukan di Desa Kedongdong, Cirebon, Jawa Barat.

Seusai melakukan peninjauan, Dody mengatakan posisi sumber air di desa tersebut berada lebih rendah dibandingkan persawahan sehingga pengaliran air secara gravitasi tidak memungkinkan.

Ia menilai pompa bertenaga listrik dapat menjadi pilihan karena jaringan listrik tersedia di sekitar lokasi. Penggunaan listrik juga dinilai Dody dapat mengurangi beban petani dibandingkan pompa berbahan bakar solar.

“Kalau di situ saya lihat banyak tiang listrik, jadi bisa pakai listrik. Pasang saja pompa yang bertenaga listrik,” ucap dia.

Air hasil pemompaan selanjutnya dapat disalurkan melalui pipa menuju saluran sekunder yang telah tersedia. Sementara itu, jaringan tersier yang mengalirkan air lebih dekat ke lahan pertanian masih perlu dibangun.

Dody mengatakan pembangunan saluran tersier sederhana dapat dilakukan dengan melibatkan petani.

“Ajak petani itu bikin bersama-sama. Murah itu, enggak mahal,” ungkap Dody.

Sebagai contoh, dengan skema pompanisasi dan jaringan tersebut, ia memperkirakan hampir 400 hektare sawah di kawasan yang ditinjaunya di Kedongdong dapat memperoleh aliran air.

“Hampir 400 hektar bisa dialiri dengan mudah,” katanya.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (tengah) meninjau kondisi saluran sungai irigasi saat kunjungan lapangan terkait penanganan kekeringan di Bekasi dan Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026).

Untuk penanganan jangka lebih panjang, Dody menyebut pembangunan sumur bor maupun embung juga dapat dipertimbangkan pada kawasan yang terus mengalami kesulitan mengalirkan air dari sumber yang lebih rendah.

Khusus kawasan sekitar 400 hektare yang ia contohkan di Desa Kedongdong, Dody memperkirakan dua atau tiga sumur bor dapat menjadi salah satu pilihan.

Alternatif lainnya, ialah pembangunan embung pada lokasi dengan ketersediaan lahan yang memungkinkan.

Namun, ia mengatakan pilihan penanganan permanen masih harus dikaji lebih lanjut sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.

“Kalau strategi ke depan memang kita perlu waktu untuk mengkajinya lebih dalam lagi,” ucap Dody.

Kementerian PU mencatat hingga 24 September 2026 penanganan kekeringan telah dilakukan di 3.288 lokasi secara nasional, termasuk 358 lokasi di area persawahan.

Penanganan di sektor pertanian tersebut mencakup sekitar 141.440 hektare sawah.

Sebelumnya, Kementerian PU juga melaporkan bentuk penanganan di sektor pertanian meliputi pemompaan air sungai menuju sawah, normalisasi saluran irigasi utama dan sekunder, pembuatan saluran darurat, pengaturan giliran air, optimalisasi saluran, serta pemasangan pipa.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Membeli Lahan untuk Proyek Komersial dan Industri: ROI Tinggi

    Tips Membeli Lahan untuk Proyek Komersial dan Industri: ROI Tinggi

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pastikan lokasi memiliki akses transportasi utama dan jaringan utilitas yang memadai, karena hal itu menurunkan biaya operasional dan memudahkan distribusi. Selalu verifikasi status kepemilikan serta izin tata‑guna tanah melalui Badan Pertanahan Nasional, sehingga risiko sengketa dapat diminimalisir. Evaluasi pula potensi pertumbuhan ekonomi kawasan dengan memeriksa rencana tata ruang dan proyek infrastruktur yang akan […]

  • Ketum PBNU Rangkul Seluruh Pengurus NU Siapkan Muktamar Ke-35 sesuai Konstitusional

    Ketum PBNU Rangkul Seluruh Pengurus NU Siapkan Muktamar Ke-35 sesuai Konstitusional

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengajak seluruh pengurus NU di semua tingkatan untuk bersama-sama menyiapkan Muktamar ke-35 NU secara sah, bermartabat, dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Ajakan tersebut disampaikan Gus Yahya saat membacakan Surat Pernyataan Nomor: 4937/PB.23/A.II.07.08/99/12/2025 tentang […]

  • Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama

    Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar melantik Basnang Said sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren di operation room kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Basnang Said ditetapkan sebagai Dirjen Pesantren atas Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 114/TPA Tahun 2026, yang ditetapkan di Jakarta pada 10 September 2026. Menag Nasaruddin meminta Basnang segera membangun […]

  • Hentikan Impor Gula Rafinasi, Wamentan Sudaryono Tuai Apresiasi dari Komisi IV DPR RI

    Hentikan Impor Gula Rafinasi, Wamentan Sudaryono Tuai Apresiasi dari Komisi IV DPR RI

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Azam
    • 0Komentar

     Jakarta – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, memberikan apresiasi atas langkah tegas Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono yang menghentikan impor gula rafinasi. Menurutnya, kebijakan ini merupakan keputusan strategis untuk melindungi petani tebu nasional sekaligus memperkuat kemandirian pangan Indonesia. “Pak Wamen, saya apresiasi karena sudah menghentikan impor gula rafinasi. Ke depan, saya […]

  • Suzuki Ganti Logo Baru Setelah 22 Tahun Masuk Era Digitalisasi

    Suzuki Ganti Logo Baru Setelah 22 Tahun Masuk Era Digitalisasi

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Suzuki Motor Corporation ( SMC ) menjelaskan perubahan logo perusahaan setelah 22 tahun adalah bagian dari digitalisasi. Meski perubahannya tidak signifikan, logo baru ini diharapkan bisa membantu mempermudah masyarakat mengidentifikasi merek Suzuki. “Perubahan logo ini adalah bagian dari digitalisasi, kalau kita melihat logo yang lama dari handphone atau website terlihat mepet jadi […]

  • Ilustrasi langkah hukum mengatasi wanprestasi dalam kerjasama bisnis: mediasi, gugatan, dan penyelesaian sengketa

    5 Langkah Tata Cara Hukum Penyelesaian Sengketa Bisnis di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Biasanya sengketa bisnis diselesaikan lewat mediasi atau konsiliasi di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), atau melalui proses litigasi di Pengadilan Niaga. Jika memilih arbitrase, putusan bersifat final dan dapat dieksekusi langsung. Pilihan jalur tergantung pada klausul penyelesaian sengketa dalam perjanjian serta kebutuhan akan kecepatan dan kepastian hukum. Dalam praktik, tata cara hukum penyelesaian […]

expand_less